Search for:
TRAINING PERJANJIAN KERJA DAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Apakah Anda Seorang:

  • Pengusaha atau pemilik bisnis: Pelatihan ini akan membantu mereka memahami peraturan hukum terkait hubungan kerja, kepentingan karyawan, serta tanggung jawab dan kewajiban mereka sebagai pengusaha.
  • Manajer sumber daya manusia (SDM): Pelatihan ini penting bagi para manajer SDM untuk mempelajari peraturan ketenagakerjaan, prosedur pengelolaan kontrak kerja, serta cara mengelola hubungan industrial dengan efektif.
  • Karyawan dan serikat pekerja: Pelatihan ini memberikan pemahaman kepada karyawan tentang hak-hak mereka dalam perjanjian kerja, prosedur penyelesaian sengketa, dan bagaimana bekerja sama dengan manajemen untuk meningkatkan kondisi kerja.
  • Ahli hukum ketenagakerjaan: Pelatihan ini bermanfaat bagi para ahli hukum yang bekerja dalam bidang ketenagakerjaan. Mereka perlu memahami hukum ketenagakerjaan yang berlaku serta perubahan terkini dalam peraturan ketenagakerjaan.
  • Tenaga pendidik dan pelatih: Pelatihan ini berguna bagi mereka yang berperan dalam memberikan pelatihan atau pendidikan di bidang perjanjian kerja dan hubungan industrial. Mereka perlu memahami konsep-konsep dasar dan perkembangan terbaru dalam industri tersebut untuk memberikan informasi yang akurat kepada peserta pelatihan.

Catatan: Daftar ini tidaklah menyeluruh, dan terdapat pihak lain yang juga dapat diuntungkan dengan mengikuti pelatihan perjanjian kerja dan hubungan industrial, tergantung pada peran dan kebutuhan masing-masing individu atau organisasi.

Fakta Mengenai Training Perjanjian Kerja Dan Hubungan Industrial:

Training perjanjian kerja dan hubungan industrial merupakan program pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang peraturan, konsep, dan praktik terkait hubungan kerja antara pengusaha dan karyawan dalam konteks industri. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari hukum ketenagakerjaan, prosedur perjanjian kerja, manajemen konflik, hingga negosiasi antara serikat pekerja dan manajemen. Dalam pelatihan ini, peserta akan diberikan informasi dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjaga hubungan kerja yang seimbang dan harmonis, serta memahami hak dan kewajiban masing-masing pihak. training perjanjian kerja dan hubungan industrial juga membantu peserta untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, negosiasi, dan penyelesaian sengketa, sehingga mereka dapat berkontribusi secara positif dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan adil.

Dengan mengikuti training perjanjian kerja dan hubungan industrial, peserta akan dapat memahami berbagai aspek yang terkait dengan hubungan kerja dalam lingkungan industri. Mereka akan belajar tentang peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, hak dan kewajiban karyawan serta pengusaha, serta prosedur penyelesaian sengketa yang dapat diambil. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana mengelola hubungan industrial yang baik antara manajemen dan serikat pekerja, termasuk negosiasi, komunikasi efektif, dan pembentukan perjanjian kerja yang saling menguntungkan. Dengan demikian, pelatihan ini membantu peserta untuk menjadi lebih terampil dalam menghadapi situasi kompleks yang terjadi dalam hubungan kerja, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif bagi semua pihak yang terlibat.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Meningkatkan pemahaman tentang peraturan ketenagakerjaan: Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang hukum dan peraturan yang mengatur hubungan kerja, baik bagi pengusaha maupun karyawan. Peserta akan mempelajari hak dan kewajiban yang terkait dengan perjanjian kerja serta perlindungan hukum yang diberikan kepada karyawan.
  • Mengembangkan keterampilan manajemen hubungan industrial: Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dalam mengelola hubungan industrial yang sehat antara pengusaha dan karyawan. Peserta akan belajar tentang komunikasi efektif, negosiasi, penyelesaian konflik, dan cara membangun kerjasama yang produktif di tempat kerja.
  • Meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban karyawan: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran karyawan tentang hak-hak mereka dalam perjanjian kerja. Peserta akan mempelajari tentang hak atas upah yang adil, jaminan sosial, keselamatan kerja, dan perlindungan lainnya sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.
  • Memperkuat pengetahuan tentang prosedur penyelesaian sengketa: Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang prosedur penyelesaian sengketa yang berlaku dalam hubungan kerja. Peserta akan mempelajari cara menangani sengketa, baik melalui mediasi, arbitrase, atau melalui jalur hukum, serta cara mencapai solusi yang adil dan seimbang.
  • Mendorong kesadaran tentang pentingnya hubungan kerja yang saling menguntungkan: Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan pemahaman tentang pentingnya hubungan kerja yang saling menguntungkan antara pengusaha dan karyawan. Peserta akan diajak untuk memahami bahwa kerjasama dan saling pengertian antara kedua belah pihak dapat menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada kesuksesan perusahaan.

Definisi Perjanjian Kerja Dan Hubungan Industrial:

Training-Finance.jpg

Perjanjian kerja adalah kesepakatan yang terjadi antara seorang pengusaha atau perusahaan dengan seorang karyawan, yang mengatur hak, kewajiban, dan syarat-syarat kerja yang harus dipatuhi oleh kedua belah pihak. Perjanjian kerja mencakup berbagai aspek, seperti gaji, jam kerja, cuti, perlindungan karyawan, dan hak-hak lainnya yang dijamin oleh hukum ketenagakerjaan. Tujuan dari perjanjian kerja adalah untuk menciptakan kerangka kerja yang jelas dan saling menguntungkan bagi pengusaha dan karyawan, serta menjaga hubungan kerja yang harmonis.

Hubungan industrial mengacu pada interaksi antara pengusaha dan karyawan, serta serikat pekerja yang mewakili mereka, dalam konteks lingkungan kerja dan industri. Hubungan industrial mencakup berbagai kegiatan, seperti negosiasi perjanjian kerja, penyelesaian sengketa, manajemen konflik, dan komunikasi antara kedua belah pihak. Tujuan dari hubungan industrial adalah untuk menciptakan lingkungan kerja yang stabil, adil, dan berkesinambungan, di mana kepentingan pengusaha dan karyawan dapat diakomodasi dan diperjuangkan secara seimbang. Melalui hubungan industrial yang baik, diharapkan dapat tercapai kesepakatan yang saling menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat dan meningkatkan kesejahteraan di tempat kerja.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Perjanjian Kerja Dan Hubungan Industrial ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Perjanjian Kerja Dan Hubungan Industrial baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Perjanjian Kerja Dan Hubungan Industrial ini adalah sebagai berikut:

  • Pengenalan tentang perjanjian kerja dan hubungan industrial
  • Definisi perjanjian kerja dan hubungan industrial
  • Tujuan dan manfaat pelatihan ini
  • Landasan hukum dan peraturan ketenagakerjaan
  • Pengenalan hukum ketenagakerjaan yang berlaku di negara atau wilayah terkait
  • Hak dan kewajiban pengusaha dan karyawan sesuai dengan hukum ketenagakerjaan
  • Prosedur perjanjian kerja
  • Tahapan dan komponen dalam perjanjian kerja
  • Persyaratan legal dan administratif yang harus dipenuhi dalam pembuatan perjanjian kerja
  • Hak dan kewajiban karyawan
  • Hak-hak karyawan dalam perjanjian kerja, seperti upah, jaminan sosial, cuti, dan perlindungan karyawan
  • Tanggung jawab dan kewajiban karyawan terkait dengan tugas dan perilaku di tempat kerja
  • Hak dan kewajiban pengusaha
  • Kewajiban pengusaha terkait dengan upah, keselamatan kerja,
  • perlindungan karyawan, dan peraturan ketenagakerjaan lainnya
  • Tanggung jawab pengusaha dalam memastikan kepatuhan terhadap perjanjian kerja
  • Manajemen hubungan industrial
  • Komunikasi efektif antara pengusaha dan karyawan
  • Negosiasi perjanjian kerja dan penyelesaian sengketa
  • Peran dan fungsi serikat pekerja
  • Pengenalan tentang serikat pekerja dan perannya dalam hubungan industrial
  • Kolaborasi dan kemitraan antara serikat pekerja dan manajemen
  • Penyelesaian sengketa dan mediasi
  • Proses penyelesaian sengketa dalam hubungan kerja
  • Pentingnya mediasi dan cara mengelola konflik di tempat kerja
  • Perubahan dalam perjanjian kerja dan adaptasi kebijakan
  • Cara menghadapi perubahan kondisi kerja dan mengubah perjanjian kerja yang ada
  • Peran manajemen dalam memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan kebijakan terkini
  • Praktik terbaik dalam hubungan industrial
  • Studi kasus dan contoh-contoh nyata dalam pengelolaan hubungan industrial yang sukses
  • Tips dan strategi untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif
  • Materi atau outline ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan hukum ketenagakerjaan yang berlaku di negara atau wilayah masing-masing.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

TRAINING PERJANJIAN KERJA & OUTSOURCING

Apakah Anda Seorang:

  • Pengusaha atau pemilik bisnis: Mereka perlu memahami peraturan dan ketentuan hukum terkait perjanjian kerja dan outsourcing agar dapat membuat kontrak yang sesuai dengan hukum, melindungi kepentingan bisnis mereka, dan mematuhi peraturan ketenagakerjaan.
  • Manajer sumber daya manusia (SDM): Manajer SDM bertanggung jawab untuk mengelola tenaga kerja di perusahaan. Mereka perlu mengikuti pelatihan ini untuk mempelajari tentang pengaturan perjanjian kerja, hak dan kewajiban karyawan, serta implikasi hukum terkait penggunaan layanan outsourcing.
  • Karyawan atau pekerja: Pekerja harus memahami hak dan kewajiban mereka yang diatur dalam perjanjian kerja. Pelatihan ini akan membantu mereka untuk mengetahui hak-hak mereka, misalnya hak cuti, gaji, jam kerja, dan perlindungan hukum.
  • Konsultan atau penyedia jasa outsourcing: Pelatihan ini penting bagi konsultan atau penyedia jasa outsourcing yang memberikan layanan kepada perusahaan lain. Mereka perlu memahami peraturan ketenagakerjaan dan perjanjian kerja agar dapat menyediakan layanan yang sesuai dengan peraturan dan kebutuhan klien mereka.
  • Pengacara atau profesional hukum: Para profesional hukum yang berpraktik di bidang ketenagakerjaan dan perjanjian kerja juga akan mendapatkan manfaat dari pelatihan ini. Ini akan membantu mereka memperbarui pengetahuan hukum mereka dan memahami perkembangan terbaru dalam peraturan ketenagakerjaan.

Namun, perlu dicatat bahwa kebutuhan pelatihan dapat berbeda tergantung pada peran dan tanggung jawab masing-masing individu dalam konteks perjanjian kerja dan outsourcing.

Fakta Mengenai Training Perjanjian Kerja & Outsourcing:

Training Perjanjian Kerja & Outsourcing adalah program pendidikan atau pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan yang mendalam tentang peraturan dan praktik terkait perjanjian kerja serta penggunaan layanan outsourcing. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai aspek hukum, hak dan kewajiban, serta implikasi praktis dalam konteks perjanjian kerja antara pengusaha dan karyawan. Selain itu, pelatihan ini juga mengacu pada penggunaan layanan outsourcing, yaitu pemberian sebagian aktivitas bisnis kepada pihak ketiga, sehingga peserta dapat memahami proses, keuntungan, serta risiko yang terkait dengan penggunaan model bisnis ini. Dalam Training Perjanjian Kerja & Outsourcing , peserta akan diajarkan mengenai penyusunan kontrak, hak-hak karyawan, pembayaran upah, perlindungan hukum, serta peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam mengelola perjanjian kerja dan penggunaan layanan outsourcing secara efektif.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Memberikan pemahaman yang mendalam tentang peraturan dan praktik terkait perjanjian kerja dan penggunaan layanan outsourcing kepada peserta. (Parafrase: Meningkatkan pemahaman peserta mengenai peraturan dan praktik terkait perjanjian kerja dan penggunaan layanan outsourcing.)
  • Memperkuat pengetahuan peserta mengenai aspek hukum, hak dan kewajiban, serta implikasi praktis dalam konteks perjanjian kerja antara pengusaha dan karyawan. (Parafrase: Memperdalam pengetahuan peserta tentang aspek hukum, hak dan kewajiban, serta dampak praktis dalam perjanjian kerja antara pengusaha dan karyawan.)
  • Meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun kontrak yang sesuai dengan hukum dan melindungi kepentingan bisnis mereka. (Parafrase: Meningkatkan keterampilan peserta dalam menyusun kontrak yang sah dan mengamankan kepentingan bisnis.)
  • Menyediakan pemahaman yang jelas tentang hak-hak karyawan, termasuk hak cuti, gaji, jam kerja, dan perlindungan hukum lainnya. (Parafrase: Memberikan gambaran yang komprehensif tentang hak-hak karyawan, termasuk hak cuti, gaji, jam kerja, dan perlindungan hukum.)
  • Mengajarkan peserta mengenai proses, keuntungan, dan risiko yang terkait dengan penggunaan layanan outsourcing dalam konteks bisnis. (Parafrase: Mengedukasi peserta tentang proses, manfaat, dan risiko yang terkait dengan penggunaan layanan outsourcing dalam lingkungan bisnis.)

Definisi Perjanjian Kerja & Outsourcing:

TRAINING PERJANJIAN KERJA & OUTSOURCING

Perjanjian Kerja adalah kesepakatan formal antara pengusaha atau pemilik bisnis dengan karyawan, yang mengatur hubungan kerja, hak dan kewajiban kedua belah pihak, serta ketentuan terkait syarat kerja, gaji, cuti, dan perlindungan hukum. Perjanjian kerja bertujuan untuk memberikan kerangka hukum yang jelas dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak dalam menjalankan hubungan kerja.

Outsourcing merupakan praktik bisnis di mana perusahaan mempercayakan sebagian aktivitas atau fungsi bisnisnya kepada pihak ketiga. Layanan outsourcing dapat mencakup berbagai aspek, seperti perekrutan karyawan, administrasi kepegawaian, manajemen proyek, atau produksi barang dan jasa. Tujuan dari outsourcing adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, atau memperoleh keahlian khusus dari pihak yang memiliki keahlian dan sumber daya yang dibutuhkan. Dalam konteks ini, perusahaan mengadakan perjanjian atau kontrak dengan penyedia jasa outsourcing untuk memastikan adanya kesepakatan mengenai lingkup layanan, kualitas, waktu, dan harga yang disepakati.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Perjanjian Kerja & Outsourcing ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Perjanjian Kerja & Outsourcing baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Perjanjian Kerja & Outsourcing ini adalah sebagai berikut:

Pengenalan tentang Perjanjian Kerja dan Outsourcing:
a. Definisi dan konsep dasar Perjanjian Kerja dan Outsourcing.
b. Perbedaan antara perjanjian kerja dan kontrak outsourcing.
c. Keuntungan dan risiko terkait dengan penggunaan layanan outsourcing.

Aspek Hukum dalam Perjanjian Kerja:
a. Landasan hukum perjanjian kerja di Indonesia.
b. Persyaratan sahnya perjanjian kerja.
c. Kewajiban dan hak-hak pengusaha dan karyawan.
d. Proses penyelesaian sengketa perjanjian kerja.

Penyusunan Perjanjian Kerja:
a. Komponen penting dalam perjanjian kerja.
b. Pengaturan mengenai gaji, tunjangan, dan fasilitas kerja.
c. Klausa tentang waktu kerja, cuti, dan izin.
d. Konfidensialitas dan perlindungan kekayaan intelektual.

Pengantar tentang Outsourcing:
a. Definisi dan tujuan dari layanan outsourcing.
b. Jenis-jenis outsourcing yang umum digunakan.
c. Manfaat dan keuntungan dalam menggunakan layanan outsourcing.

Pengelolaan Layanan Outsourcing:
a. Identifikasi kebutuhan outsourcing.
b. Seleksi penyedia jasa outsourcing yang tepat.
c. Penyusunan kontrak atau perjanjian outsourcing.
d. Pengawasan dan evaluasi kinerja penyedia jasa outsourcing.

Peraturan dan Kewajiban dalam Outsourcing:
a. Perlindungan hukum bagi karyawan yang dilibatkan dalam outsourcing.
b. Peraturan ketenagakerjaan yang berlaku dalam konteks outsourcing.
c. Tanggung jawab pengusaha terhadap karyawan outsourced.

Manajemen Risiko dalam Outsourcing:
a. Identifikasi risiko yang mungkin muncul dalam outsourcing.
b. Strategi pengelolaan risiko untuk meminimalkan dampak negatif.
c. Kontrak dan ketentuan yang mengatur pemecahan masalah dan sengketa dalam outsourcing.

Etika dan Tanggung Jawab Sosial dalam Perjanjian Kerja dan Outsourcing:
a. Prinsip-prinsip etika yang harus diperhatikan dalam hubungan kerja.
b. Dampak sosial dan lingkungan dari penggunaan layanan outsourcing.
c. Implementasi praktik CSR (Corporate Social Responsibility) dalam perjanjian kerja dan outsourcing.

Studi Kasus dan Diskusi:
a. Analisis kasus nyata terkait perjanjian kerja dan outsourcing.
b. Diskusi kelompok untuk menganalisis masalah dan solusi dalam kasus-kasus tersebut.

Pertanyaan dan Jawaban:
a. Sesi tanya jawab untuk menjawab pertanyaan dan kebutuhan peserta terkait materi yang telah diajarkan.

Harap dicatat bahwa materi pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan konteks organisasi atau peserta yang akan mengikuti pelatihan.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

TRAINING PERENCANAAN DIKLAT DAN EVALUASI PROGRAM DIKLAT

Apakah Anda Seorang:

  • Staf Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM): Pelatihan ini cocok bagi staf yang bertanggung jawab atas pengembangan karyawan dan program pelatihan di sebuah organisasi. Mereka perlu mempelajari perencanaan dan evaluasi program diklat agar dapat merancang program yang efektif dan mengukur dampaknya.
  • Manajer atau Koordinator Diklat: Para manajer dan koordinator diklat bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengelola program diklat di perusahaan. Pelatihan ini akan membantu mereka dalam perencanaan program diklat, pemilihan metode dan instruktur yang tepat, serta evaluasi hasilnya.
  • Praktisi Sumber Daya Manusia (HR): Bagi praktisi HR yang terlibat dalam pelaksanaan program diklat, pelatihan perencanaan dan evaluasi program diklat sangat penting. Mereka perlu memahami aspek-aspek penting dalam merancang dan mengevaluasi program diklat yang berkualitas.
  • Instruktur atau Trainer: Pelatihan ini juga penting bagi instruktur atau trainer yang bertugas memberikan pelatihan kepada karyawan. Mereka perlu mempelajari metode perencanaan yang baik untuk merancang program yang efektif dan mengukur hasil pelatihan secara obyektif.
  • Pimpinan Organisasi: Pimpinan organisasi juga perlu memahami pentingnya perencanaan dan evaluasi program diklat. Dengan memahami proses ini, mereka dapat mengambil keputusan yang tepat terkait investasi pelatihan, mengukur dampaknya, dan memastikan program diklat mendukung tujuan strategis organisasi.

Namun, penting untuk dicatat bahwa siapa pun yang terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, atau evaluasi program diklat dapat mendapatkan manfaat dari pelatihan ini, terlepas dari peran spesifik mereka dalam organisasi.

Fakta Mengenai Pelatihan Perencanaan Diklat Dan Evaluasi Program Diklat:

Training perencanaan diklat dan evaluasi program diklat adalah program pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta terkait perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pelatihan atau diklat di sebuah organisasi. Dalam Training perencanaan diklat dan evaluasi program diklat, peserta akan mempelajari langkah-langkah sistematis untuk merancang program diklat yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan organisasi serta peserta diklat. Mereka akan belajar tentang bagaimana mengidentifikasi tujuan, merancang kurikulum, memilih metode pengajaran yang tepat, serta mengukur dan mengevaluasi hasil pelatihan.

Selain itu, dalam Training perencanaan diklat dan evaluasi program diklat, peserta juga akan diberikan pengetahuan dan keterampilan terkait evaluasi program diklat. Mereka akan mempelajari berbagai metode dan teknik evaluasi, baik yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif, untuk mengukur efektivitas dan dampak dari program diklat. Evaluasi program diklat sangat penting untuk mengevaluasi apakah program tersebut mencapai tujuan yang telah ditetapkan, apakah ada perbaikan atau perubahan yang perlu dilakukan, serta untuk mengidentifikasi keberhasilan atau kegagalan dalam implementasi program. Pelatihan ini akan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk merancang dan mengevaluasi program diklat yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Mengembangkan kemampuan peserta dalam merencanakan program diklat yang efektif: Peserta akan belajar bagaimana mengidentifikasi kebutuhan pelatihan, merancang kurikulum yang sesuai, memilih metode pengajaran yang tepat, dan menyusun rencana pelaksanaan yang efektif untuk mencapai tujuan program diklat.
  • Meningkatkan keterampilan peserta dalam evaluasi program diklat: Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan peserta pemahaman dan keterampilan dalam melakukan evaluasi program diklat. Mereka akan belajar berbagai metode evaluasi, seperti survei, wawancara, observasi, dan analisis data, untuk mengukur keberhasilan program diklat, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta mengevaluasi dampaknya terhadap peserta dan organisasi.
  • Memastikan program diklat sesuai dengan kebutuhan organisasi: Peserta akan diajarkan tentang pentingnya mengidentifikasi kebutuhan pelatihan yang relevan dengan tujuan dan strategi organisasi. Pelatihan ini akan membantu mereka dalam menyusun program diklat yang sesuai dengan kebutuhan spesifik organisasi dan peserta diklat.
  • Meningkatkan efektivitas program diklat: Salah satu tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan efektivitas program diklat. Peserta akan belajar bagaimana memilih metode pengajaran yang sesuai dengan materi dan peserta, mengelola sumber daya yang tersedia dengan efisien, dan merancang program yang mendukung transfer pengetahuan dan keterampilan ke tempat kerja.
  • Mengukur dan meningkatkan kinerja program diklat: Pelatihan ini juga bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengukur kinerja program diklat. Peserta akan mempelajari bagaimana mengumpulkan data evaluasi, menganalisis hasil, dan menggunakan informasi tersebut untuk meningkatkan program diklat di masa mendatang.

Dengan mencapai tujuan-tujuan tersebut, pelatihan perencanaan diklat dan evaluasi program diklat diharapkan dapat membantu organisasi menciptakan dan menjalankan program diklat yang efektif, berdampak, dan sesuai dengan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia.

Definisi Perencanaan Diklat Dan Evaluasi Program Diklat:

TRAINING PERENCANAAN DIKLAT DAN EVALUASI PROGRAM DIKLAT

Perencanaan diklat adalah proses merancang program pelatihan yang terstruktur dan sistematis untuk memenuhi kebutuhan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di suatu organisasi. Dalam perencanaan diklat, langkah-langkah yang meliputi identifikasi kebutuhan pelatihan, penentuan tujuan yang jelas, desain kurikulum yang tepat, pemilihan metode pengajaran yang efektif, serta pengaturan jadwal dan sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan program tersebut. Tujuan dari perencanaan diklat adalah untuk memastikan bahwa program diklat yang dirancang dapat memberikan manfaat maksimal dan membantu peserta mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan.

Evaluasi program diklat adalah proses mengumpulkan informasi dan menganalisis data untuk mengevaluasi efektivitas, keberhasilan, dan dampak dari program pelatihan yang telah dilaksanakan. Evaluasi program diklat melibatkan pengukuran sejauh mana program tersebut mencapai tujuan yang telah ditetapkan, mengevaluasi kekuatan dan kelemahan program, serta mengidentifikasi peluang perbaikan di masa depan. Dengan melakukan evaluasi program diklat, organisasi dapat memperoleh wawasan tentang efektivitas program, mengukur pengaruhnya terhadap kinerja peserta dan organisasi, serta membuat keputusan yang lebih baik terkait pengembangan sumber daya manusia. Evaluasi program diklat juga membantu memastikan bahwa investasi yang dilakukan dalam pelatihan memberikan hasil yang diharapkan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi organisasi.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Perencanaan Diklat Dan Evaluasi Program Diklat ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Perencanaan Diklat Dan Evaluasi Program Diklat baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Perencanaan Diklat Dan Evaluasi Program Diklat ini adalah sebagai berikut:

  • Pengantar tentang Perencanaan Diklat dan Evaluasi Program Diklat: Penjelasan mengenai konsep dasar, tujuan, manfaat, dan prinsip-prinsip perencanaan diklat serta evaluasi program diklat.
  • Identifikasi Kebutuhan Pelatihan: Metode untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan, baik melalui analisis jabatan, wawancara, survei, atau evaluasi kinerja.
  • Penentuan Tujuan Diklat: Proses penentuan tujuan spesifik dan terukur untuk setiap program diklat yang akan dirancang.
  • Desain Kurikulum: Pembahasan tentang langkah-langkah merancang kurikulum yang mencakup struktur program, pemilihan topik, konten, metode pengajaran, dan urutan pembelajaran.
  • Pemilihan Metode Pengajaran: Penjelasan mengenai berbagai metode pengajaran yang efektif, seperti ceramah, diskusi, studi kasus, simulasi, dan praktik langsung.
  • Pengembangan Materi Pelatihan: Panduan dalam mengembangkan materi pelatihan yang relevan, terstruktur, dan mendukung tujuan pembelajaran.
  • Penjadwalan dan Pengelolaan Sumber Daya: Strategi untuk mengatur jadwal pelatihan, mengalokasikan sumber daya, dan memastikan ketersediaan fasilitas dan materi yang diperlukan.
  • Evaluasi Pelatihan: Metode dan instrumen evaluasi yang dapat digunakan untuk mengukur efektivitas program diklat, baik sebelum, selama, maupun setelah pelatihan.
  • Analisis Hasil Evaluasi: Cara menganalisis data evaluasi, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan program, serta merumuskan rekomendasi perbaikan.
  • Pemantauan dan Pengembangan Berkelanjutan: Strategi untuk memantau dan memperbaiki program diklat secara berkelanjutan, serta pentingnya adaptasi program sesuai dengan perubahan kebutuhan organisasi dan peserta diklat.

Materi-materi tersebut akan membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan yang diperlukan dalam merencanakan dan mengevaluasi program diklat yang efektif dan berdampak positif.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

TRAINING PERANCANGAN PELATIHAN

Apakah Anda Seorang:

  • Manajer SDM (Sumber Daya Manusia): Manajer SDM bertanggung jawab untuk merencanakan, mengembangkan, dan melaksanakan program pelatihan di perusahaan. Mereka perlu mengikuti pelatihan perancangan pelatihan agar dapat merancang program pelatihan yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
  • Pengembang Pelatihan: Pengembang pelatihan adalah profesional yang bertugas merancang dan mengembangkan materi pelatihan. Mereka perlu mengikuti pelatihan perancangan pelatihan agar dapat mempelajari strategi dan metode terbaru dalam merancang program pelatihan yang efektif.
  • Konsultan Pelatihan: Konsultan pelatihan bekerja dengan berbagai organisasi untuk membantu merancang dan mengimplementasikan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan klien. Mengikuti pelatihan perancangan pelatihan akan membantu mereka meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam merancang program pelatihan yang efektif.
  • Instruktur Pelatihan: Instruktur pelatihan bertanggung jawab untuk memberikan pelatihan kepada peserta. Mereka perlu mengikuti pelatihan perancangan pelatihan agar dapat memahami strategi dan metode terbaik dalam merancang program pelatihan yang menarik dan efektif.
  • Profesional HR (Sumber Daya Manusia): Profesional HR seperti HR Business Partner atau HR Generalist juga dapat mengambil manfaat dari pelatihan perancangan pelatihan. Mereka terlibat dalam pengelolaan dan pelaksanaan program pelatihan di perusahaan. Mengikuti pelatihan perancangan pelatihan akan membantu mereka dalam merancang dan melaksanakan program pelatihan yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan organisasi.

Perlu dicatat bahwa meskipun ada kelompok orang yang secara khusus disebutkan di atas, pelatihan perancangan pelatihan dapat bermanfaat bagi siapa pun yang terlibat dalam merancang, mengembangkan, dan mengelola program pelatihan di perusahaan atau organisasi.

Fakta Mengenai Training Perancangan Pelatihan:

Training perancangan pelatihan adalah proses belajar dan pengembangan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman kepada peserta mengenai bagaimana merancang dan mengembangkan program pelatihan yang efektif. Dalam Training perancangan pelatihan, peserta akan mempelajari konsep, teori, dan prinsip-prinsip dasar dalam merancang program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan peserta pelatihan. Mereka juga akan mempelajari metode dan teknik dalam mengidentifikasi kebutuhan pelatihan, merancang kurikulum, memilih metode pengajaran yang tepat, dan mengevaluasi efektivitas program pelatihan.

Dalam pelatihan perancangan pelatihan, peserta juga akan mendapatkan pemahaman tentang penggunaan teknologi dan alat bantu modern dalam merancang program pelatihan, seperti penggunaan e-learning, simulasi, atau platform pembelajaran daring. Selain itu, peserta akan mempelajari strategi untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan pemangku kepentingan lain, seperti manajer, instruktur, atau konsultan, dalam merancang dan melaksanakan program pelatihan. Pelatihan perancangan pelatihan memberikan landasan yang kuat bagi para profesional di bidang sumber daya manusia (SDM) atau pengembangan organisasi untuk mengembangkan program pelatihan yang efektif dan relevan dengan kebutuhan organisasi.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Meningkatkan keterampilan perencanaan: Tujuan utama pelatihan perancangan pelatihan adalah meningkatkan keterampilan peserta dalam merencanakan program pelatihan yang efektif. Peserta akan mempelajari metode dan teknik dalam mengidentifikasi kebutuhan pelatihan, merancang kurikulum, dan memilih strategi pengajaran yang tepat.
  • Mengoptimalkan penggunaan sumber daya: Pelatihan perancangan pelatihan bertujuan untuk membantu peserta dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang tersedia, seperti waktu, anggaran, dan tenaga kerja, dalam merancang program pelatihan. Peserta akan mempelajari bagaimana mengalokasikan sumber daya secara efisien untuk mencapai hasil yang optimal.
  • Memastikan relevansi dan kebutuhan: Salah satu tujuan pelatihan perancangan pelatihan adalah memastikan bahwa program pelatihan yang dirancang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan peserta pelatihan. Peserta akan mempelajari strategi dalam mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan memastikan bahwa materi pelatihan relevan dengan tuntutan pekerjaan dan tujuan organisasi.
  • Meningkatkan efektivitas pembelajaran: Tujuan penting pelatihan perancangan pelatihan adalah meningkatkan efektivitas pembelajaran peserta. Peserta akan mempelajari strategi pengajaran yang efektif, metode evaluasi, dan alat bantu pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan materi pelatihan.
  • Menyediakan pemahaman tentang teknologi terkini: Pelatihan perancangan pelatihan juga bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang penggunaan teknologi terkini dalam merancang program pelatihan. Peserta akan mempelajari penggunaan alat bantu dan platform pembelajaran modern, seperti e-learning atau simulasi, untuk meningkatkan efektivitas pelatihan.

Dengan mencapai tujuan-tujuan ini, pelatihan perancangan pelatihan dapat membantu para profesional di bidang pelatihan dan pengembangan untuk merancang dan melaksanakan program pelatihan yang efektif dan berdampak positif bagi organisasi dan peserta pelatihan.

Definisi Perancangan Pelatihan:

TRAINING PERANCANGAN PELATIHAN

Perancangan pelatihan adalah proses yang melibatkan perencanaan, pengembangan, dan merancang program pelatihan yang efektif untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan peserta pelatihan. Dalam perancangan pelatihan, dilakukan identifikasi kebutuhan pelatihan, pengumpulan informasi tentang peserta, serta merumuskan tujuan dan hasil yang diinginkan. Selanjutnya, peserta akan merancang kurikulum pelatihan, memilih metode dan strategi pengajaran yang sesuai, serta mengevaluasi efektivitas program pelatihan. Perancangan pelatihan bertujuan untuk memastikan bahwa program pelatihan yang dirancang relevan, efisien, dan mampu mencapai hasil pembelajaran yang diinginkan.

Dalam perancangan pelatihan, penting untuk memahami kebutuhan organisasi serta karakteristik peserta pelatihan agar program yang dirancang dapat disesuaikan dengan baik. Proses ini melibatkan pemilihan metode dan teknik pengajaran yang sesuai, seperti ceramah, diskusi kelompok, studi kasus, atau simulasi, yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran. Evaluasi program pelatihan juga merupakan komponen penting dalam perancangan pelatihan, untuk memastikan bahwa tujuan dan hasil pembelajaran tercapai. Dengan demikian, perancangan pelatihan memainkan peran krusial dalam mengembangkan program pelatihan yang tepat sasaran dan berdampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia di suatu organisasi.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Perancangan Pelatihan ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Perancangan Pelatihan baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Perancangan Pelatihan ini adalah sebagai berikut:

  • Pendahuluan dan tujuan pelatihan perancangan pelatihan.
  • Konsep dasar perancangan pelatihan dan peranannya dalam pengembangan sumber daya manusia.
  • Analisis kebutuhan pelatihan: metode dan teknik untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan di dalam organisasi.
  • Perencanaan program pelatihan: merumuskan tujuan pelatihan, menyusun kurikulum, dan mengembangkan rencana pembelajaran.
  • Strategi dan metode pengajaran: memilih metode, teknik, dan pendekatan pengajaran yang sesuai dengan tujuan pelatihan.
  • Penggunaan teknologi dalam perancangan pelatihan: memanfaatkan alat bantu dan platform pembelajaran modern, seperti e-learning dan simulasi.
  • Pengembangan materi pelatihan: membuat konten pelatihan yang relevan, jelas, dan menarik.
  • Evaluasi efektivitas pelatihan: merancang dan melaksanakan evaluasi untuk mengukur dampak dan keberhasilan program pelatihan.
  • Manajemen pelatihan: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian program pelatihan.
  • Peran pemangku kepentingan dalam perancangan pelatihan: berkomunikasi dan berinteraksi dengan manajer, instruktur, dan konsultan pelatihan.

Materi-materi ini memberikan landasan bagi peserta untuk memahami prinsip-prinsip perancangan pelatihan dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan dalam merancang program pelatihan yang efektif.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

TRAINING PENANGGULANGAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK

Apakah Anda Seorang:

  • Tenaga kesehatan: Dokter, perawat, bidan, psikolog, dan tenaga medis lainnya dapat mempelajari cara mengidentifikasi, menangani, dan memberikan dukungan kepada korban kekerasan perempuan dan anak.
  • Tenaga pendidik: Guru, pengajar, dan staf sekolah perlu dilatih untuk mengenali tanda-tanda kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan sekolah, serta tahu cara menangani dan melaporkannya.
  • Tenaga sosial dan konselor: Para pekerja sosial, konselor, dan pendamping masyarakat yang bekerja dengan kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak harus memiliki pemahaman yang baik tentang kekerasan yang dialami oleh kelompok tersebut, serta dapat memberikan layanan dan dukungan yang tepat.
  • Penegak hukum: Polisi, jaksa, hakim, dan petugas penegak hukum lainnya perlu memiliki pengetahuan tentang hukum yang berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta keterampilan untuk menangani laporan, penyidikan, dan pengadilan kasus kekerasan tersebut.
  • Masyarakat umum: Mengingat bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah masalah yang melibatkan seluruh masyarakat, setiap individu juga sebaiknya mengikuti pelatihan penanggulangan kekerasan. Ini akan membantu dalam meningkatkan kesadaran, mengenali tanda-tanda kekerasan, dan memberikan dukungan kepada korban.

Perlu dicatat bahwa daftar ini tidak menyeluruh dan semua orang, terlepas dari profesi atau latar belakang, dapat mendapatkan manfaat dari pelatihan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Fakta Mengenai Training Penanggulangan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak:

Training penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan suatu program yang dirancang untuk memberikan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan kepada peserta agar mereka dapat mengenali, mencegah, dan menangani kekerasan yang dialami oleh perempuan dan anak-anak. Training penanggulangan kekerasan, peserta akan diberikan informasi tentang jenis-jenis kekerasan yang mungkin terjadi, tanda-tanda dan dampaknya, serta langkah-langkah yang perlu diambil dalam menangani kasus-kasus kekerasan. Selain itu, Training penanggulangan kekerasan juga akan membahas tentang hak-hak perempuan dan anak, prosedur hukum yang terkait, dan cara memberikan dukungan emosional serta bantuan praktis kepada korban.

Peserta pelatihan akan diperkenalkan dengan berbagai strategi dan metode yang efektif dalam penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak. Mereka akan belajar tentang pendekatan yang sensitif, mendengarkan secara empatik, dan memberikan layanan yang terfokus pada korban. Selain itu, pelatihan ini juga akan membantu peserta memahami pentingnya kerjasama lintas sektor, seperti dengan tenaga kesehatan, pendidik, pekerja sosial, dan penegak hukum, dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan. Dengan demikian, pelatihan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak bertujuan untuk menciptakan jaringan yang kuat dalam masyarakat untuk melindungi hak dan kesejahteraan mereka.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Meningkatkan kesadaran: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap kekerasan yang dialami oleh perempuan dan anak-anak, termasuk jenis-jenis kekerasan, tanda-tanda, dan dampaknya. Peserta akan memperoleh pemahaman yang mendalam tentang pentingnya mengenali dan menghadapi kekerasan tersebut.
  • Meningkatkan pengetahuan: Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang lengkap tentang hukum, kebijakan, dan prosedur yang terkait dengan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Peserta akan mempelajari langkah-langkah yang perlu diambil dalam menangani kasus kekerasan, termasuk proses pelaporan, penyelidikan, dan dukungan kepada korban.
  • Meningkatkan keterampilan: Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan peserta dalam mengidentifikasi, memberikan pertolongan pertama, dan memberikan dukungan emosional kepada korban kekerasan. Peserta juga akan dilatih dalam mengkomunikasikan isu kekerasan dengan sensitivitas dan empati, serta mengenal teknik penanganan yang tepat.
  • Mendorong kerjasama lintas sektor: Pelatihan ini bertujuan untuk mendorong kerjasama antara berbagai sektor, seperti kesehatan, pendidikan, sosial, dan hukum, dalam upaya penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Peserta akan memahami pentingnya kolaborasi untuk memberikan perlindungan yang holistik dan komprehensif kepada korban kekerasan.
  • Membangun jaringan dan sumber daya: Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta membangun jaringan dan memperluas sumber daya dalam penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Peserta akan diperkenalkan dengan organisasi dan lembaga yang berfokus pada pencegahan kekerasan, serta mendapatkan informasi tentang layanan dan program yang tersedia bagi korban kekerasan.

Dengan mencapai tujuan-tujuan ini, pelatihan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak diharapkan dapat membantu mengurangi insiden kekerasan, meningkatkan perlindungan bagi korban, dan memperkuat kesadaran masyarakat tentang isu ini.

Definisi Penanggulangan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak:

TRAINING PENANGGULANGAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK

Penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak merujuk pada serangkaian tindakan yang dilakukan untuk mencegah, menghentikan, dan menangani kekerasan yang dialami oleh perempuan dan anak-anak. Kekerasan tersebut dapat meliputi kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, eksploitasi, pemerkosaan, pernikahan anak, dan berbagai bentuk perlakuan kasar atau diskriminasi yang ditujukan kepada mereka. Penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah, lembaga non-pemerintah, tenaga kesehatan, pendidik, dan masyarakat umum, yang bekerja sama dalam menyediakan perlindungan, dukungan, dan layanan bagi korban, serta melakukan upaya pencegahan, pendidikan, dan penegakan hukum untuk menghentikan siklus kekerasan ini.

Penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak bertujuan untuk mengubah pola pikir dan norma sosial yang membenarkan kekerasan, serta untuk memastikan bahwa korban mendapatkan perlindungan yang tepat, layanan medis, dukungan psikologis, dan akses ke sistem hukum yang adil. Upaya penanggulangan melibatkan pendidikan, pelatihan, advokasi, dan perubahan kebijakan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan setara bagi perempuan dan anak-anak. Dalam hal ini, penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi sebuah perjuangan bersama untuk mempromosikan hak asasi manusia, menghormati martabat dan kebebasan individu, serta menciptakan masyarakat yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Penanggulangan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Penanggulangan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Penanggulangan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak ini adalah sebagai berikut:

Pengenalan tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak:

  • Definisi dan jenis-jenis kekerasan
  • Tanda-tanda dan dampak kekerasan
  • Statistik dan prevalensi kekerasan

Kerangka hukum dan kebijakan:

  • Undang-undang dan peraturan yang terkait dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak
  • Peran lembaga dan mekanisme perlindungan hukum
  • Perlunya pematuhan dan implementasi kebijakan yang melindungi perempuan dan anak-anak

Penanganan kasus kekerasan:

  • Langkah-langkah dalam memberikan pertolongan pertama bagi korban kekerasan
  • Prosedur pelaporan, penyidikan, dan pengadilan
  • Pendekatan sensitif dan responsif terhadap korban

Psikologi dan dukungan psikososial:

  • Dampak psikologis kekerasan terhadap perempuan dan anak
  • Keterkaitan antara trauma dan kesehatan mental
  • Strategi dan keterampilan dalam memberikan dukungan psikososial kepada korban

Pencegahan kekerasan:

  • Pendidikan dan kampanye kesadaran masyarakat
  • Peran keluarga, pendidik, dan masyarakat dalam pencegahan kekerasan
  • Penguatan peran perempuan dan anak dalam melawan kekerasan

Kerjasama lintas sektor:

  • Kolaborasi antara tenaga kesehatan, pendidik, pekerja sosial, dan penegak hukum dalam penanggulangan kekerasan
  • Pertukaran informasi dan koordinasi dalam memberikan pelayanan terpadu
  • Mengatasi hambatan dan memperkuat jaringan kerjasama

Hak-hak perempuan dan anak:

  • Hak asasi manusia yang relevan dalam konteks kekerasan
  • Hak atas kesetaraan, kebebasan, dan perlindungan
  • Pemberdayaan perempuan dan anak untuk mengadvokasi hak-hak mereka

Pendekatan gender dalam penanggulangan kekerasan:

  • Membedah aspek gender dan konstruksi sosial dalam kekerasan
  • Mengenali dan mengatasi ketimpangan kekuasaan yang menyebabkan kekerasan
  • Menerapkan pendekatan gender-sensitif dalam pencegahan dan penanganan kasus

Praktik terbaik dalam penanggulangan kekerasan:

  • Studi kasus dan pengalaman yang berhasil dalam penanggulangan kekerasan
  • Pelajaran dan strategi yang dapat diterapkan dalam konteks lokal
  • Evaluasi dan pemantauan program untuk memperbaiki intervensi

Sumber daya dan layanan pendukung:

  • Layanan kesehatan, rehabilitasi, dan bantuan hukum untuk korban kekerasan
  • Program perlindungan dan penampungan bagi perempuan dan anak-anak yang terancam kekerasan
  • Pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi korban untuk mengatasi dampak kekerasan

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

TRAINING PEMULIHAN DAN PENGUATAN PSIKOSOSIAL UNTUK PEREMPUAN DAN ANAK

Apakah Anda Seorang:

  • Tenaga profesional dalam bidang kesehatan mental dan psikologi, seperti psikolog, psikiater, konselor, dan terapis.
  • Petugas sosial dan pekerja sosial yang bekerja dengan perempuan dan anak, termasuk pekerja sosial di bidang perlindungan anak, perlindungan perempuan, atau kekerasan domestik.
  • Tenaga kesehatan, seperti dokter umum atau bidan, yang berhubungan langsung dengan perempuan dan anak untuk memberikan dukungan psikososial dalam konteks kesehatan fisik.
  • Guru, konselor sekolah, atau staf pendidikan lainnya yang bekerja dengan anak-anak dan remaja di lingkungan pendidikan.
  • Anggota organisasi non-pemerintah (NGO) yang fokus pada pelayanan dan perlindungan perempuan dan anak, termasuk tenaga kerja lapangan dan pekerja sukarelawan.

Namun, penting untuk dicatat bahwa kebutuhan pelatihan pemulihan dan penguatan psikososial dapat berbeda tergantung pada konteks lokal dan spesifik populasi yang dituju.

Fakta Mengenai Training Pemulihan Dan Penguatan Psikososial Untuk Perempuan dan Anak:

Training pemulihan dan penguatan psikososial untuk perempuan dan anak adalah proses pendidikan dan pengembangan keterampilan yang ditujukan untuk membantu individu dalam mengatasi dampak psikologis dan sosial yang diakibatkan oleh trauma, kekerasan, atau situasi yang mengganggu kesejahteraan mereka. Training pemulihan dan penguatan psikososial bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan kepada peserta agar mereka dapat memberikan dukungan yang efektif dan terapeutik kepada perempuan dan anak yang membutuhkan. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang isu-isu khusus yang dihadapi oleh perempuan dan anak, seperti kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, penelantaran, atau pengungsi.

Dalam Training pemulihan dan penguatan psikososial, peserta akan mempelajari strategi pemulihan dan penguatan psikososial yang meliputi pendekatan terapeutik, teknik konseling, manajemen stres, pemecahan masalah, dan peningkatan resiliensi. Mereka juga akan diberikan informasi tentang hak-hak perempuan dan anak serta mekanisme perlindungan yang tersedia. Pelatihan ini dapat dilakukan melalui lokakarya, sesi diskusi, simulasi, studi kasus, dan pengalaman praktis lainnya. Tujuan akhirnya adalah untuk mempersiapkan peserta agar mampu menjadi fasilitator yang kompeten dan sensitif dalam memberikan dukungan, mempromosikan pemulihan, dan memperkuat kesejahteraan psikososial perempuan dan anak dalam situasi yang membutuhkan.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Meningkatkan pemahaman peserta tentang dampak psikologis dan sosial yang dialami oleh perempuan dan anak yang mengalami trauma, kekerasan, atau situasi yang mengganggu kesejahteraan mereka.
  • Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta agar mereka dapat memberikan dukungan yang efektif dan terapeutik kepada perempuan dan anak yang membutuhkan, sehingga membantu dalam proses pemulihan dan peningkatan kesejahteraan psikososial mereka.
  • Meningkatkan kesadaran peserta terhadap isu-isu khusus yang dihadapi oleh perempuan dan anak, seperti kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, penelantaran, atau pengungsi, sehingga peserta dapat menghadapinya dengan lebih sensitif dan responsif.
  • Mengajarkan strategi pemulihan dan penguatan psikososial kepada peserta, seperti pendekatan terapeutik, teknik konseling, manajemen stres, pemecahan masalah, dan peningkatan resiliensi, agar mereka dapat membantu perempuan dan anak mengatasi kesulitan yang mereka alami.
  • Memperkenalkan peserta dengan hak-hak perempuan dan anak serta mekanisme perlindungan yang tersedia, sehingga mereka dapat memberikan informasi dan membantu perempuan dan anak dalam melindungi diri mereka sendiri, mengakses layanan yang sesuai, dan mendapatkan perlindungan yang diperlukan.

Definisi Pemulihan Dan Penguatan Psikososial Untuk Perempuan dan Anak:

TRAINING PEMULIHAN DAN PENGUATAN PSIKOSOSIAL UNTUK PEREMPUAN DAN ANAK

Pemulihan dan penguatan psikososial untuk perempuan dan anak adalah proses mendukung dan memperkuat kesejahteraan psikologis dan sosial mereka yang telah mengalami trauma, kekerasan, atau situasi yang merugikan. Tujuan dari pemulihan ini adalah untuk membantu perempuan dan anak dalam mengatasi dampak emosional dan sosial yang terkait dengan pengalaman negatif yang mereka alami. Selain itu, pemulihan ini juga bertujuan untuk membangun kembali kepercayaan diri, kemandirian, dan hubungan yang sehat.

Selama proses pemulihan dan penguatan psikososial, perempuan dan anak diberikan dukungan melalui berbagai metode seperti konseling, pendekatan terapeutik, manajemen stres, dan peningkatan resiliensi. Melalui pendekatan ini, mereka belajar mengelola emosi, mengatasi trauma, dan membangun keterampilan serta strategi untuk menghadapi situasi yang menantang. Pemulihan ini juga melibatkan pemberian pengetahuan dan pemahaman tentang hak-hak mereka, serta memberikan akses kepada layanan perlindungan yang diperlukan. Dengan demikian, pemulihan dan penguatan psikososial bertujuan untuk membantu perempuan dan anak meraih kesejahteraan psikologis dan sosial yang optimal setelah mengalami pengalaman yang sulit.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Pemulihan Dan Penguatan Psikososial Untuk Perempuan dan Anak ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Pemulihan Dan Penguatan Psikososial Untuk Perempuan dan Anak baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Pemulihan Dan Penguatan Psikososial Untuk Perempuan dan Anak ini adalah sebagai berikut:

  • Pengenalan tentang pemulihan dan penguatan psikososial: Konsep dasar, prinsip-prinsip, dan manfaatnya dalam konteks perempuan dan anak.
  • Dampak trauma dan kekerasan terhadap perempuan dan anak: Menjelaskan efek psikologis dan sosial dari trauma serta bagaimana hal ini mempengaruhi kesejahteraan perempuan dan anak.
  • Teknik konseling dan pendekatan terapeutik: Membahas pendekatan dan strategi konseling yang efektif dalam membantu perempuan dan anak mengatasi trauma dan mengembangkan kesehatan mental yang lebih baik.
  • Manajemen stres dan pemecahan masalah: Memberikan keterampilan dalam mengelola stres dan membantu perempuan dan anak mengatasi tantangan sehari-hari.
  • Peningkatan resiliensi: Mengajarkan teknik untuk membangun ketahanan mental dan emosional dalam menghadapi kesulitan.
  • Komunikasi yang efektif: Melatih peserta dalam keterampilan komunikasi yang empatik, mendengarkan dengan baik, dan membangun hubungan yang saling mendukung dengan perempuan dan anak.
  • Pemahaman hak-hak perempuan dan anak: Menjelaskan hak-hak yang dimiliki perempuan dan anak serta pentingnya melindungi dan mempromosikan hak-hak ini.
  • Mekanisme perlindungan dan akses ke layanan: Menginformasikan peserta tentang lembaga dan mekanisme yang dapat memberikan perlindungan dan akses kepada perempuan dan anak yang mengalami kekerasan atau trauma.
  • Pemulihan sosial dan reintegrasi: Membahas pentingnya mendukung perempuan dan anak dalam mengembalikan kehidupan sosial dan memperkuat hubungan dengan komunitas setelah mengalami pengalaman traumatis.
  • Peran dan tanggung jawab peserta dalam membantu perempuan dan anak: Menjelaskan peran peserta sebagai fasilitator pemulihan dan penguatan psikososial, serta pentingnya etika, keberlanjutan, dan kolaborasi dalam bekerja dengan perempuan dan anak yang membutuhkan dukungan.

Materi-materi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan khusus dan konteks lokal, serta bisa melibatkan studi kasus, diskusi kelompok, peran bermain, dan latihan keterampilan praktis.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

PELATIHAN PENGEMBANGAN SISTEM HRD SESUAI SISTEM ISO 9001-2008

Apakah Anda Seorang:

  • Manajer SDM (Sumber Daya Manusia): Sebagai pemimpin departemen SDM, mereka bertanggung jawab untuk mengimplementasikan dan memastikan kesesuaian sistem HRD dengan standar ISO 9001-2008.
  • Staf HRD: Para staf HRD bertanggung jawab langsung dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pengembangan SDM sesuai dengan sistem HRD yang diatur oleh standar ISO 9001-2008.
  • Supervisor atau Manajer Departemen: Mereka yang memiliki peran penting dalam pengembangan dan pengelolaan tim kerja. Pelatihan ini dapat membantu mereka dalam mengoptimalkan sistem HRD di bawah pengawasan mereka.
  • Karyawan HRD: Karyawan HRD yang terlibat langsung dalam kegiatan pengembangan SDM harus mengikuti pelatihan ini untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang sistem HRD dan persyaratan ISO 9001-2008.
  • Auditor Internal: Auditor internal bertanggung jawab untuk melakukan audit internal dalam rangka memverifikasi kesesuaian sistem HRD dengan standar ISO 9001-2008. Pelatihan ini akan membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melaksanakan tugas audit internal dengan baik.
  • Namun, perlu dicatat bahwa informasi ini didasarkan pada sistem ISO 9001-2008, yang saat ini sudah tidak terbaru. Standar yang lebih baru, seperti ISO 9001-2015 atau ISO 9001-2018, mungkin lebih relevan untuk diikuti. Disarankan untuk merujuk pada standar terbaru dan mengidentifikasi siapa yang perlu mengikuti pelatihan sesuai dengan versi standar yang digunakan.

Fakta Mengenai Pelatihan Pengembangan Sistem HRD Sesuai Sistem ISO 9001-2008:

sebuah program pelatihan yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam mengembangkan sistem Manajemen Sumber Daya Manusia (HRD) yang sesuai dengan persyaratan standar ISO 9001-2008. Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari berbagai aspek terkait sistem HRD, seperti perencanaan kebutuhan SDM, pengembangan kompetensi karyawan, penilaian kinerja, dan manajemen pelatihan. Selain itu, peserta juga akan diperkenalkan dengan persyaratan standar ISO 9001-2008 yang terkait dengan HRD, termasuk pemahaman tentang dokumentasi, pemantauan dan pengukuran kinerja, serta audit internal. Dengan demikian, pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam memahami dan mengimplementasikan praktik HRD yang sesuai dengan standar ISO 9001-2008, sehingga organisasi dapat mencapai peningkatan kualitas dan keunggulan kompetitif melalui pengelolaan sumber daya manusia yang efektif.

Dalam pelatihan ini, peserta akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang bagaimana mengembangkan sistem HRD yang sesuai dengan standar ISO 9001-2008. Mereka akan mempelajari langkah-langkah yang perlu diambil dalam merancang dan mengimplementasikan kebijakan HRD yang efektif, serta memahami pentingnya dokumentasi dan pemantauan untuk memastikan kesesuaian dengan persyaratan standar. Peserta juga akan diajarkan tentang pentingnya penilaian kinerja karyawan dan bagaimana melaksanakannya dengan tepat, serta pentingnya pengembangan kompetensi karyawan sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja. Selain itu, peserta juga akan belajar tentang pelaksanaan audit internal HRD yang dapat membantu dalam mengidentifikasi potensi perbaikan dan memastikan kelancaran sistem HRD. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan menjadi lebih terampil dan siap dalam mengelola sistem HRD yang sesuai dengan standar ISO 9001-2008, sehingga dapat membantu organisasi mencapai tujuan dan meningkatkan performa SDM secara keseluruhan.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Meningkatkan pemahaman tentang sistem HRD: Peserta akan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pengembangan sistem HRD dan bagaimana menerapkannya sesuai dengan persyaratan standar ISO 9001-2008.
  • Memperkuat keterampilan dalam merancang kebijakan HRD: Peserta akan meningkatkan keterampilan dalam merancang dan mengimplementasikan kebijakan HRD yang efektif untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas sumber daya manusia.
  • Meningkatkan pemahaman tentang persyaratan ISO 9001-2008: Peserta akan mempelajari persyaratan standar ISO 9001-2008 yang terkait dengan HRD dan bagaimana memenuhi persyaratan tersebut melalui implementasi sistem yang tepat.
  • Mengembangkan kemampuan penilaian kinerja: Peserta akan belajar tentang pentingnya penilaian kinerja dan bagaimana melaksanakannya dengan benar dalam konteks pengembangan sistem HRD.
  • Meningkatkan kualitas audit internal HRD: Peserta akan memperoleh keterampilan dalam melaksanakan audit internal HRD untuk memastikan kesesuaian dengan standar ISO 9001-2008 dan mengidentifikasi area perbaikan potensial.

Dengan demikian, pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman peserta tentang pengembangan sistem HRD yang sesuai dengan standar ISO 9001-2008, dengan harapan dapat meningkatkan efektivitas manajemen SDM dan mencapai keunggulan kompetitif bagi organisasi.

Definisi Pengembangan Sistem HRD Sesuai Sistem ISO 9001-2008:

PELATIHAN PENGEMBANGAN SISTEM HRD SESUAI SISTEM ISO 9001-2008

Pelatihan “Pengembangan Sistem HRD Sesuai Sistem ISO 9001-2008″ adalah sebuah program yang dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam mengembangkan sistem Manajemen Sumber Daya Manusia (HRD) yang sesuai dengan persyaratan standar ISO 9001-2008. Dalam pelatihan ini, peserta akan belajar tentang langkah-langkah yang diperlukan untuk merancang dan mengimplementasikan kebijakan HRD yang efektif, serta memahami pentingnya pemantauan kinerja, pengembangan kompetensi karyawan, dan audit internal. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membantu peserta dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengoptimalkan sistem HRD sesuai dengan standar ISO 9001-2008, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas dan keunggulan kompetitif melalui manajemen sumber daya manusia yang efektif.

Pelatihan “Pengembangan Sistem HRD Sesuai Sistem ISO 9001-2008” merupakan suatu program yang bertujuan untuk memberikan peserta pemahaman dan keterampilan dalam mengembangkan sistem HRD yang sesuai dengan persyaratan standar ISO 9001-2008. Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari bagaimana merancang dan menerapkan kebijakan HRD yang efektif, serta memahami pentingnya pemantauan kinerja, pengembangan kompetensi karyawan, dan audit internal. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengoptimalkan sistem HRD sesuai dengan standar ISO 9001-2008, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan daya saing melalui pengelolaan sumber daya manusia yang efektif.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Pengembangan Sistem HRD Sesuai Sistem ISO 9001-2008 ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Pengembangan Sistem HRD Sesuai Sistem ISO 9001-2008 baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Pengembangan Sistem HRD Sesuai Sistem ISO 9001-2008 ini adalah sebagai berikut:

  • Pengenalan tentang Standar ISO 9001-2008: Penjelasan mengenai konsep dasar, tujuan, dan persyaratan utama dari standar ISO 9001-2008 yang terkait dengan HRD.
  • Peran dan Tanggung Jawab Manajemen SDM: Menjelaskan peran dan tanggung jawab manajemen dalam mengembangkan sistem HRD yang sesuai dengan standar ISO 9001-2008.
  • Perencanaan Kebutuhan SDM: Mengenai proses perencanaan kebutuhan tenaga kerja, pemetaan kompetensi, dan pengembangan rencana penggantian tenaga kerja.
  • Pengembangan Kompetensi Karyawan: Membahas strategi dan metode pengembangan kompetensi karyawan, termasuk pelatihan, pengalaman kerja, dan pembelajaran berkelanjutan.
  • Penilaian Kinerja: Mempelajari tentang metode dan alat penilaian kinerja karyawan, serta penggunaannya untuk pengembangan individu dan perbaikan sistem HRD.
  • Manajemen Pelatihan: Fokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pelatihan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan pengembangan karyawan.
  • Dokumentasi Sistem HRD: Membahas kebutuhan dokumentasi yang diperlukan dalam mengimplementasikan sistem HRD sesuai dengan persyaratan ISO 9001-2008.
  • Pengukuran Kinerja HRD: Mengenai pengukuran dan pemantauan kinerja sistem HRD untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi dari kegiatan pengembangan SDM.
  • Audit Internal HRD: Penjelasan tentang pentingnya audit internal HRD sebagai alat untuk memverifikasi kesesuaian dengan standar ISO 9001-2008 dan mengidentifikasi peluang perbaikan.
  • Perbaikan Berkelanjutan: Memahami konsep perbaikan berkelanjutan dalam konteks HRD, termasuk tindakan perbaikan, tindakan pencegahan, dan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act).

Materi atau outline ini dapat disesuaikan dan dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi yang mengikuti pelatihan.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

TRAINING PAYROLL ADMINISTRATION SYSTEM

Apakah Anda Seorang:

  • Staf HR (Sumber Daya Manusia): Pelatihan ini penting bagi staf HR yang bertanggung jawab dalam mengelola gaji dan tunjangan karyawan. Mereka perlu memahami sistem administrasi gaji untuk memproses upah dengan benar, menghitung potongan, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan.
  • Staf Keuangan dan Akuntansi: Bagi staf keuangan dan akuntansi, pelatihan sistem administrasi gaji sangat penting. Mereka akan bertanggung jawab untuk mencatat dan melaporkan biaya gaji, memastikan akurasi penghitungan gaji, serta memahami dampak pajak dan potongan terhadap keuangan perusahaan.
  • Manajer dan Pimpinan Tim: Para manajer dan pimpinan tim juga sebaiknya mengikuti pelatihan payroll administration system. Mereka perlu memahami proses penggajian untuk memverifikasi dan menyetujui gaji karyawan di bawah pengawasan mereka. Pelatihan ini akan membantu mereka dalam memahami berbagai aspek terkait penggajian.
  • Karyawan Departemen HR dan Keuangan: Selain staf HR dan keuangan, karyawan departemen HR dan keuangan juga dapat mengikuti pelatihan ini. Meskipun mereka mungkin tidak terlibat langsung dalam proses administrasi gaji, pemahaman mereka tentang sistem administrasi gaji akan memungkinkan mereka untuk memberikan dukungan yang efektif kepada tim dan menjawab pertanyaan karyawan terkait gaji.
  • Pengusaha dan Pemilik Usaha: Jika Anda adalah seorang pengusaha atau pemilik usaha, sangat disarankan untuk mengikuti pelatihan payroll administration system. Pemahaman yang baik tentang sistem administrasi gaji akan membantu Anda memastikan bahwa gaji karyawan diproses dengan benar, kepatuhan perpajakan terpenuhi, dan keuangan perusahaan tetap terkelola dengan baik.

Perlu diingat bahwa daftar ini hanya memberikan beberapa contoh kelompok orang yang sebaiknya mengikuti pelatihan sistem administrasi gaji. Setiap organisasi memiliki kebutuhan yang berbeda, dan pemilihan peserta pelatihan harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik perusahaan.

Fakta Mengenai Training Payroll Administration System:

Training sistem administrasi gaji (payroll administration system) adalah program pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam mengelola dan mengelola proses penggajian di sebuah perusahaan. Training sistem administrasi gaji biasanya mencakup pengetahuan tentang peraturan perpajakan terkait gaji, penghitungan upah, pemrosesan tunjangan, dan manajemen data karyawan. Dalam Training sistem administrasi gaji, peserta akan diberikan informasi dan panduan praktis tentang penggunaan sistem administrasi gaji yang dapat membantu mereka dalam melakukan tugas-tugas terkait gaji dengan lebih efisien dan akurat.

Peserta pelatihan akan mempelajari bagaimana mengoperasikan sistem administrasi gaji yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, termasuk mengelola informasi karyawan, menghitung gaji yang benar, memproses potongan, mengelola tunjangan, dan melaporkan data gaji. Mereka juga akan diajarkan tentang kepatuhan peraturan perpajakan terkait gaji, seperti peraturan penghasilan, pemotongan pajak, dan kontribusi asuransi sosial. Selain itu, pelatihan ini juga dapat mencakup topik seperti manajemen data karyawan, kebijakan perusahaan terkait gaji, serta masalah-masalah praktis yang mungkin timbul dalam proses administrasi gaji. Dengan mengikuti pelatihan sistem administrasi gaji, peserta akan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan tugas-tugas penggajian dengan lebih baik dan membantu memastikan kepatuhan dan akurasi dalam proses penggajian perusahaan.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Memperoleh pemahaman yang mendalam tentang sistem administrasi gaji: Peserta akan mengembangkan pengetahuan yang komprehensif tentang konsep, prinsip, dan proses yang terlibat dalam pengelolaan gaji. Hal ini meliputi pemahaman tentang peraturan perpajakan terkait gaji, penghitungan upah, pemrosesan tunjangan, dan manajemen data karyawan.
  • Meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan gaji: Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta mengembangkan keterampilan dalam mengoperasikan sistem administrasi gaji dengan baik. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang sistem, peserta dapat meningkatkan efisiensi dalam mengelola informasi karyawan, menghitung gaji yang benar, memproses potongan, mengelola tunjangan, dan melaporkan data gaji dengan tingkat akurasi yang tinggi.
  • Memastikan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan: Salah satu tujuan utama dari pelatihan ini adalah memastikan bahwa peserta memahami dan menerapkan peraturan perpajakan yang relevan terkait gaji. Mereka akan belajar tentang peraturan penghasilan, pemotongan pajak, kontribusi asuransi sosial, serta pelaporan yang diperlukan agar perusahaan tetap mematuhi ketentuan perpajakan yang berlaku.
  • Mengurangi risiko kesalahan dan sengketa: Dengan pemahaman yang lebih baik tentang sistem administrasi gaji, peserta akan dapat mengurangi risiko kesalahan dalam penggajian. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghindari kesalahan penghitungan gaji, kelewat potongan, atau ketidakpatuhan terhadap aturan perpajakan. Hal ini membantu mengurangi kemungkinan terjadinya sengketa atau konflik dengan karyawan terkait gaji.
  • Meningkatkan pengelolaan keuangan perusahaan: Pelatihan payroll administration system juga bertujuan untuk membantu peserta memahami dampak penggajian terhadap keuangan perusahaan. Mereka akan belajar tentang bagaimana mencatat dan melaporkan biaya gaji dengan akurat, mengelola anggaran gaji, serta memahami faktor-faktor yang mempengaruhi keuangan perusahaan terkait gaji karyawan.
  • Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan dapat mencapai tujuan-tujuan ini dan menjadi lebih kompeten dalam mengelola sistem administrasi gaji dengan efisien dan efektif.

Definisi Payroll Administration System:

PAYROLL word on blue binder place on weekly time sheet and payroll summary report, human resources concept

Sistem administrasi gaji (payroll administration system) adalah suatu sistem atau proses yang digunakan oleh sebuah perusahaan untuk mengelola dan mengatur pembayaran gaji karyawan. Sistem ini mencakup berbagai aspek terkait penggajian, termasuk penghitungan gaji, pemrosesan potongan, pengelolaan tunjangan, dan pelaporan data gaji. Sistem administrasi gaji bertujuan untuk memastikan bahwa proses penggajian dilakukan dengan akurat, efisien, dan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Dengan menggunakan sistem ini, perusahaan dapat mengotomatiskan dan memudahkan proses penggajian, menghindari kesalahan manusiawi, serta mengelola informasi gaji karyawan dengan lebih terorganisir dan aman.

Sistem administrasi gaji juga memungkinkan perusahaan untuk memantau dan mengelola berbagai komponen terkait gaji, seperti tunjangan, potongan, dan kontribusi perpajakan. Sistem ini sering kali didukung oleh perangkat lunak khusus yang memungkinkan perusahaan untuk menyimpan dan memanipulasi data gaji dengan efisien. Dengan menggunakan sistem administrasi gaji, perusahaan dapat memperoleh informasi yang diperlukan untuk membuat laporan keuangan, memenuhi persyaratan perpajakan, serta memastikan kepatuhan terhadap hukum ketenagakerjaan terkait gaji.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Payroll Administration System ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Payroll Administration System baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Payroll Administration System ini adalah sebagai berikut:

Pengantar Sistem Administrasi Gaji

  • Definisi dan pentingnya sistem administrasi gaji
  • Tujuan dan manfaat penggunaan sistem administrasi gaji

Peraturan Perpajakan Terkait Gaji

  • Pemahaman tentang peraturan penghasilan
  • Pemotongan pajak dan kontribusi asuransi sosial
  • Pelaporan dan kepatuhan perpajakan

Pengelolaan Informasi Karyawan

  • Pencatatan data karyawan secara lengkap dan akurat
  • Pengelolaan informasi pribadi dan pekerjaan karyawan

Penghitungan Gaji

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi penghitungan gaji
  • Penggunaan formula dan parameter penggajian
  • Perhitungan lembur, bonus, dan insentif lainnya

Potongan Gaji dan Tunjangan

  • Potongan yang diperlukan (misalnya, pajak, pinjaman, asuransi)
  • Tunjangan karyawan (misalnya, tunjangan transportasi, tunjangan kesehatan)

Proses Pemrosesan Gaji

  • Tahapan dalam pemrosesan gaji
  • Verifikasi dan validasi data gaji
  • Menerbitkan slip gaji dan laporan penggajian

Manajemen Penggajian

  • Pelaporan dan pengelolaan biaya gaji
  • Perencanaan anggaran gaji perusahaan
  • Analisis tren dan proyeksi pengeluaran gaji

Aspek Hukum dan Kepatuhan

  • Kebijakan perusahaan terkait gaji
  • Kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan dan perpajakan
  • Perlindungan data pribadi karyawan

Troubleshooting dan Penyelesaian Masalah

  • Identifikasi dan penyelesaian masalah umum dalam penggajian
  • Penanganan keluhan dan sengketa terkait gaji
  • Perkembangan dan Tren dalam Sistem Administrasi Gaji

Teknologi terbaru dalam pengelolaan gaji E-payroll dan penggunaan perangkat lunak terkait Praktik terbaik dan inovasi dalam sistem administrasi gaji Materi-materi tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kompleksitas perusahaan yang akan mengikuti pelatihan.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

PELATIHAN STRATEGI PEMASARAN MEDIA SOSIAL
TRAINING MERANCANG OJT PROGRAM

Apakah Anda Seorang:

  • Manajer atau supervisor: Para manajer dan supervisor bertanggung jawab untuk mengarahkan dan mengawasi karyawan dalam melaksanakan tugas mereka. Pelatihan merancang OJT program akan membantu mereka dalam menyusun program pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan.
  • Departemen Sumber Daya Manusia (SDM): Tim SDM memiliki peran penting dalam merancang dan melaksanakan program pelatihan di organisasi. Pelatihan merancang OJT program akan memberikan mereka pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana merancang program pelatihan yang berfokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan karyawan.
  • Spesialis pelatihan dan pengembangan: Para profesional yang khusus bertanggung jawab dalam merancang program pelatihan dan pengembangan akan mendapatkan manfaat besar dari pelatihan merancang OJT program. Ini akan membantu mereka memperluas pengetahuan mereka tentang berbagai metode dan strategi dalam merancang program OJT yang efektif.
  • Karyawan yang menjadi mentor OJT: Karyawan yang bertanggung jawab sebagai mentor dalam program OJT juga akan mendapatkan manfaat dari pelatihan merancang OJT program. Ini akan membantu mereka memahami cara terbaik untuk mendesain dan memberikan pelatihan kepada karyawan baru atau rekan kerja yang memerlukan bimbingan.
  • Pemimpin tim atau kepala departemen: Pemimpin tim atau kepala departemen bertanggung jawab atas kesuksesan tim atau departemen mereka. Pelatihan merancang OJT program akan membantu mereka dalam mengidentifikasi kebutuhan pelatihan tim mereka dan menyusun program pelatihan yang sesuai untuk meningkatkan kinerja tim secara keseluruhan.

Perlu diingat bahwa siapa pun yang memiliki tanggung jawab dalam merancang, melaksanakan, atau mengawasi program OJT di organisasi dapat mendapatkan manfaat dari pelatihan merancang OJT program.

Fakta Mengenai Training Merancang OJT Program:

Training merancang OJT program adalah jenis pelatihan yang bertujuan untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan kepada peserta agar mereka mampu merancang program On-the-Job Training (OJT) yang efektif di lingkungan kerja. Dalam Training merancang OJT program, peserta akan belajar tentang prinsip-prinsip dasar merancang program pelatihan, pemetaan kebutuhan pelatihan, identifikasi tujuan dan sasaran pelatihan, serta pengembangan materi dan metode pelatihan yang sesuai. Pelatihan merancang OJT program juga akan membahas tentang evaluasi dan penilaian hasil dari program pelatihan yang telah dirancang, sehingga peserta dapat meningkatkan dan memperbaiki program OJT yang ada.

Selama Training merancang OJT program, peserta akan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang aspek-aspek penting dalam merancang OJT program, seperti analisis pekerjaan, pengembangan modul pelatihan, pemilihan metode instruksional yang tepat, serta penyusunan jadwal dan evaluasi program. Mereka juga akan belajar tentang bagaimana mengidentifikasi kebutuhan pelatihan individu dan kelompok dalam organisasi, serta memahami pentingnya keterlibatan manajemen dan dukungan yang diperlukan untuk kesuksesan program OJT. Pelatihan merancang OJT program memberikan peserta keterampilan yang diperlukan untuk menghasilkan program pelatihan yang relevan, efektif, dan berfokus pada pengembangan karyawan.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Meningkatkan keterampilan merancang program OJT: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang metode, teknik, dan prinsip-prinsip dalam merancang program OJT yang efektif. Dengan demikian, mereka dapat mengembangkan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan karyawan.
  • Mengoptimalkan penggunaan sumber daya: Pelatihan merancang OJT program bertujuan untuk membantu peserta dalam mengidentifikasi dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia dengan baik, seperti pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh karyawan yang sudah berpengalaman. Hal ini akan memungkinkan organisasi untuk menghemat biaya pelatihan dan memaksimalkan efisiensi program OJT.
  • Meningkatkan efektivitas program pelatihan: Tujuan utama dari pelatihan merancang OJT program adalah untuk membantu peserta dalam merancang program pelatihan yang efektif dan relevan. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan pelatihan dan metode pengajaran yang tepat, peserta dapat menghasilkan program pelatihan yang mampu meningkatkan kinerja dan pengembangan karyawan.
  • Memperkuat keterlibatan manajemen: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan manajemen dalam program OJT. Peserta akan belajar tentang pentingnya dukungan dan komitmen manajemen dalam menjalankan program pelatihan yang sukses. Hal ini akan memastikan bahwa program OJT mendapatkan sumber daya yang cukup dan mendapatkan pengakuan yang tepat di tingkat manajemen.
  • Meningkatkan evaluasi dan pengukuran program: Pelatihan merancang OJT program juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan evaluasi dan pengukuran efektivitas program pelatihan. Dengan mempelajari alat evaluasi yang tepat dan teknik pengukuran kinerja, peserta dapat mengidentifikasi area perbaikan dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk meningkatkan program OJT secara berkelanjutan.

Definisi Merancang OJT Program:

PELATIHAN STRATEGI PEMASARAN MEDIA SOSIAL

Merancang OJT (On-the-Job Training) program adalah proses pembuatan dan penyusunan program pelatihan yang dilakukan di tempat kerja. Dalam merancang OJT program, langkah-langkah diperlukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan, menetapkan tujuan yang jelas, dan memilih metode serta materi yang sesuai. Tujuan dari merancang OJT program adalah untuk menyusun rencana pelatihan yang efektif dan relevan, yang dapat membantu karyawan mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan yang dibutuhkan dalam pekerjaan mereka.

Dalam merancang OJT program, perlu dilakukan analisis pekerjaan untuk memahami tugas dan tanggung jawab karyawan. Selanjutnya, berdasarkan analisis tersebut, program pelatihan dirancang dengan menetapkan kompetensi yang ingin dicapai, memilih metode pengajaran yang sesuai, dan menyusun materi pelatihan yang relevan. Pelatihan OJT yang dirancang dengan baik akan memungkinkan karyawan untuk belajar secara langsung di tempat kerja, dengan bimbingan mentor atau rekan kerja yang berpengalaman. Dengan demikian, merancang OJT program adalah proses penting dalam memastikan pelatihan yang efektif dan pengembangan karyawan yang berkelanjutan.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Merancang OJT Program ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Merancang OJT Program baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Merancang OJT Program ini adalah sebagai berikut:

Pengantar OJT Program:

  • Definisi dan tujuan OJT Program.
  • Manfaat dan keunggulan OJT Program dalam pengembangan karyawan.
  • Peran merancang OJT Program dalam meningkatkan efektivitas pelatihan.

Analisis Pekerjaan:

  • Proses analisis pekerjaan untuk memahami tugas dan tanggung jawab karyawan.
  • Identifikasi kompetensi yang diperlukan dalam pekerjaan.
  • Penggunaan hasil analisis pekerjaan dalam merancang OJT Program.

Identifikasi Kebutuhan Pelatihan:

  • Metode untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan individu dan kelompok.
  • Menggunakan data dan umpan balik untuk menentukan area pelatihan yang perlu ditingkatkan.
  • Penentuan prioritas kebutuhan pelatihan.

Tujuan dan Sasaran OJT Program:

  • Menyusun tujuan dan sasaran yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan terbatas waktu.
  • Hubungan antara tujuan OJT Program dengan tujuan organisasi.

Metode Pengajaran dalam OJT Program:

  • Pemilihan metode pengajaran yang sesuai dengan tujuan dan konteks OJT Program.
  • Metode pengajaran yang efektif, seperti demonstrasi, observasi, latihan praktis, dan diskusi.

Pengembangan Materi Pelatihan:

  • Menyusun modul pelatihan yang mencakup materi, tugas, dan aktivitas yang relevan dengan OJT Program.
  • Penyusunan urutan pembelajaran yang logis dan terstruktur.
  • Penggunaan media dan alat bantu yang tepat untuk mendukung pembelajaran.

Pembimbingan dan Pemantauan OJT Program:

  • Peran mentor atau pembimbing dalam mendukung pelaksanaan OJT Program.
  • Strategi pemantauan dan evaluasi untuk memastikan kemajuan peserta OJT Program.
  • Dukungan dan umpan balik kepada peserta selama OJT Program.

Evaluasi dan Pengukuran Efektivitas OJT Program:

  • Pendekatan dan metode evaluasi yang efektif untuk mengukur hasil OJT Program.
  • Penggunaan data evaluasi dalam perbaikan dan peningkatan OJT Program.
  • Menilai dampak OJT Program terhadap kinerja karyawan dan pencapaian tujuan organisasi.

Manajemen dan Dukungan Pihak Terkait:

  • Peran manajemen dalam mendukung dan melaksanakan OJT Program.
  • Mengatasi hambatan dan tantangan dalam implementasi OJT Program.
  • Kolaborasi dengan departemen terkait dalam menyusun OJT Program yang holistik.

Perencanaan dan Implementasi OJT Program:

  • Tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi OJT Program.
  • Pengaturan jadwal dan alokasi sumber daya yang tepat.
  • Komunikasi dan promosi OJT Program kepada karyawan dan pihak terkait.

Materi-materi di atas dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan konteks organisasi yang mengadakan pelatihan merancang OJT Program.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

TRAINING MASTERING PERSONNEL ADMINISTRATION

Apakah Anda Seorang:

  • Profesional Sumber Daya Manusia (HR Professionals): Pelatihan ini akan memberikan pengetahuan mendalam tentang administrasi personel, termasuk kebijakan, prosedur, perundang-undangan, dan praktik terbaik yang terkait dengan manajemen sumber daya manusia. Hal ini akan membantu mereka menjadi ahli dalam bidang ini dan meningkatkan keterampilan mereka dalam mengelola aspek-aspek administratif karyawan.
  • Manajer HR (HR Managers): Manajer HR bertanggung jawab untuk mengawasi fungsi-fungsi sumber daya manusia di organisasi mereka. Pelatihan Mastering Personnel Administration akan membantu mereka memahami konsep dan teknik yang diperlukan untuk mengelola administrasi personel dengan efisien. Mereka akan belajar tentang pengembangan kebijakan, pengelolaan data karyawan, kompensasi, manajemen kinerja, dan aspek penting lainnya dalam administrasi personel.
  • Staf Administrasi Sumber Daya Manusia (HR Administrative Staff): Pelatihan ini juga akan memberikan manfaat bagi staf administrasi sumber daya manusia yang bertanggung jawab untuk menjalankan tugas-tugas sehari-hari terkait administrasi personel. Mereka akan mempelajari teknik pengelolaan dokumen, peraturan ketenagakerjaan, pengelolaan data karyawan, dan praktik terbaik dalam administrasi personel.
  • Pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Bagi pemilik usaha kecil dan menengah yang tidak memiliki departemen sumber daya manusia yang terpisah, mengikuti pelatihan ini akan memberikan pemahaman yang mendalam tentang administrasi personel. Mereka akan mempelajari cara mengelola proses perekrutan, pengelolaan karyawan, kebijakan dan prosedur, serta aspek hukum terkait ketenagakerjaan. Hal ini akan membantu mereka mengelola sumber daya manusia dengan lebih efektif.
  • Individu yang ingin memulai Karir di Bidang Sumber Daya Manusia: Bagi mereka yang ingin memulai karir di bidang sumber daya manusia, pelatihan Mastering Personnel Administration akan menjadi langkah awal yang baik. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman menyeluruh tentang aspek-aspek penting dalam administrasi personel, yang akan membantu mereka membangun dasar pengetahuan yang kuat dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi sukses dalam karir di bidang ini.

Harap dicatat bahwa kelompok-kelompok ini hanyalah contoh dan tidak membatasi siapa pun yang dapat mengikuti pelatihan ini. Siapa pun yang tertarik untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam administrasi personel dapat mengambil manfaat dari pelatihan ini.

Fakta Mengenai Pelatihan Mastering Personnel Administration:

Training Mastering Personnel Administration adalah program pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan yang mendalam dalam mengelola administrasi personel di suatu organisasi. Dalam Training Mastering Personnel Administration, peserta akan mempelajari berbagai aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia, termasuk kebijakan, prosedur, peraturan ketenagakerjaan, dan praktik terbaik yang terkait dengan administrasi personel. Peserta akan dibekali dengan pengetahuan yang diperlukan untuk mengelola proses perekrutan, pengelolaan data karyawan, kompensasi, manajemen kinerja, serta penanganan masalah administratif lainnya yang terkait dengan sumber daya manusia. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta menjadi ahli dalam bidang administrasi personel dan meningkatkan keterampilan mereka dalam mengelola aspek-aspek administratif karyawan dengan efisien dan efektif.

Dalam pelatihan Mastering Personnel Administration, peserta akan mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang fungsi-fungsi penting dalam administrasi personel. Mereka akan belajar tentang pentingnya memiliki kebijakan yang jelas dan konsisten dalam organisasi, serta bagaimana mengelola proses perekrutan yang efektif untuk mendapatkan karyawan yang berkualitas. Selain itu, peserta akan mempelajari pentingnya menjaga dan mengelola data karyawan dengan akurat dan aman, serta mengimplementasikan sistem manajemen kinerja yang efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja karyawan. Pelatihan ini juga akan membahas tentang aspek hukum dan peraturan ketenagakerjaan yang relevan, yang akan membantu peserta memahami kewajiban dan tanggung jawab organisasi dalam hal administrasi personel. Dengan mengikuti Training Mastering Personnel Administration, peserta akan diberikan alat dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjadi profesional yang kompeten dalam mengelola administrasi personel dengan sukses.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Mengembangkan pemahaman mendalam tentang administrasi personel: Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang aspek-aspek penting dalam administrasi personel, termasuk kebijakan, prosedur, peraturan ketenagakerjaan, dan praktik terbaik terkait manajemen sumber daya manusia.
  • Meningkatkan keterampilan dalam mengelola proses perekrutan dan seleksi: Salah satu tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan keterampilan dalam mengelola proses perekrutan, seleksi, dan penempatan karyawan yang efektif. Peserta akan mempelajari strategi perekrutan yang efisien dan teknik seleksi yang akurat untuk memastikan pengadaan karyawan berkualitas.
  • Memperkuat kemampuan dalam mengelola data karyawan: Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam mengelola data karyawan, termasuk pengumpulan, penyimpanan, pemeliharaan, dan penggunaan data karyawan yang akurat dan aman. Hal ini penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan perencanaan sumber daya manusia yang efektif.
  • Meningkatkan pemahaman tentang kompensasi dan manajemen kinerja: Tujuan lain dari pelatihan ini adalah meningkatkan pemahaman peserta tentang kompensasi karyawan dan manajemen kinerja. Peserta akan mempelajari praktik terbaik dalam mengelola kompensasi yang adil dan kompetitif serta mengimplementasikan sistem manajemen kinerja yang efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja karyawan.
  • Menyediakan pemahaman tentang aspek hukum dan peraturan ketenagakerjaan: Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang aspek hukum dan peraturan ketenagakerjaan yang relevan. Peserta akan mempelajari peraturan yang berlaku, kewajiban organisasi dalam hal administrasi personel, dan praktik terbaik untuk mematuhi aturan yang ada.

Dengan mencapai tujuan-tujuan ini, pelatihan Mastering Personnel Administration diharapkan dapat membantu peserta menjadi ahli dalam mengelola administrasi personel dengan baik, meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan sumber daya manusia, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.

 

Definisi Mastering Personnel Administration:

TRAINING MASTERING PERSONNEL ADMINISTRATION

Mastering Personnel Administration adalah suatu konsep yang mencakup pemahaman dan keterampilan yang mendalam dalam mengelola administrasi personel di suatu organisasi. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan komprehensif tentang kebijakan, prosedur, peraturan ketenagakerjaan, dan praktik terbaik terkait manajemen sumber daya manusia. Dalam pelatihan ini, peserta akan belajar tentang proses perekrutan, pengelolaan data karyawan, kompensasi, manajemen kinerja, dan aspek hukum yang relevan dalam administrasi personel. Tujuannya adalah untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi ahli dalam bidang ini dan mengelola administrasi personel dengan efisien dan efektif.

Dalam Mastering Personnel Administration, peserta akan mempelajari praktik terbaik dalam administrasi personel dengan tujuan mengoptimalkan sumber daya manusia organisasi. Pelatihan ini juga mengacu pada pemahaman yang mendalam tentang peraturan ketenagakerjaan yang berlaku dan bagaimana menerapkannya dalam kebijakan dan prosedur organisasi. Dengan menguasai administrasi personel, peserta diharapkan dapat mengelola proses perekrutan yang efektif, pengelolaan data karyawan yang akurat, kompensasi yang adil, serta implementasi sistem manajemen kinerja yang efisien. Dengan demikian, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pondasi pengetahuan yang kuat dan keterampilan praktis yang diperlukan untuk menjadi profesional yang kompeten dalam bidang administrasi personel.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Mastering Personnel Administration ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Mastering Personnel Administration baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Mastering Personnel Administration ini adalah sebagai berikut:

  • Pengantar Administrasi Personel: Pengenalan tentang pentingnya administrasi personel dan peranannya dalam manajemen sumber daya manusia.
  • Kebijakan dan Prosedur Administrasi Personel: Pemahaman tentang pengembangan, implementasi, dan pemeliharaan kebijakan dan prosedur administrasi personel yang efektif.
  • Proses Perekrutan dan Seleksi: Teknik dan strategi dalam mengelola proses perekrutan dan seleksi karyawan yang berkualitas.
  • Pengelolaan Data Karyawan: Praktik terbaik dalam pengumpulan, penyimpanan, pemeliharaan, dan penggunaan data karyawan yang akurat dan aman.
  • Kompensasi dan Manfaat Karyawan: Pemahaman tentang pengelolaan kompensasi, termasuk gaji, tunjangan, dan insentif, serta manfaat karyawan lainnya.
  • Manajemen Kinerja: Konsep dan teknik dalam mengimplementasikan sistem manajemen kinerja yang efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja karyawan.
  • Pengembangan Karyawan: Upaya untuk mengembangkan potensi dan keterampilan karyawan melalui pelatihan, pembinaan, dan pengembangan karir.
  • Hukum Ketenagakerjaan: Pemahaman tentang peraturan hukum yang berlaku dalam ketenagakerjaan, termasuk peraturan perburuhan dan perlindungan karyawan.
  • Komunikasi dan Hubungan Industrial: Keterampilan komunikasi yang efektif dalam konteks hubungan industrial, termasuk penyelesaian konflik dan negosiasi.
  • Etika Profesional dalam Administrasi Personel: Pemahaman tentang etika dan integritas dalam praktik administrasi personel serta tanggung jawab sosial sebagai profesional sumber daya manusia.

Catatan: Materi atau outline pelatihan dapat bervariasi tergantung pada penyelenggara pelatihan dan kebutuhan peserta.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23