Search for:
Pelatihan Effective Leadership For Manager Jakarta
PELATIHAN EFFECTIVE LEADERSHIP FOR MANAGER

PENGERTIAN TRAINING EFFECTIVE LEADERSHIP FOR MANAGER

Pelatihan Effective Leadership For Manager melibatkan kemampuan untuk memimpin dan menginspirasi tim dengan tujuan mencapai hasil yang optimal. Seorang pemimpin yang efektif mampu memberikan arahan yang jelas, mendengarkan dengan empati, dan memotivasi anggota timnya.

Keberhasilan seorang manajer terletak pada kemampuannya mengelola sumber daya, mengambil keputusan yang tepat, serta membangun hubungan kerja yang solid untuk mencapai tujuan bersama.

DESKRIPSI TRAINING EFFECTIVE LEADERSHIP FOR MANAGER

Pelatihan kepemimpinan yang efektif bagi manajer sangat penting untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan, memajukan produktivitas tim, dan mencapai tujuan perusahaan.

Dengan pelatihan yang baik, manajer dapat mengasah kemampuan dalam mengambil keputusan, berkomunikasi efektif, serta memotivasi dan membimbing tim menuju kesuksesan organisasional.

TUJUAN TRAINING LEADERSHIP FOR MANAGER

  • Meningkatkan Keterampilan Kepemimpinan.
  • Memperkuat Komunikasi.
  • Mengembangkan Kepemimpinan Transformasional.
  • Meningkatkan Kepemimpinan Situasional.
  • Mendorong Kolaborasi Tim.

MATERI TRAINING LEADERSHIP

  1. Dasar-dasar Kepemimpinan.
  2. Komunikasi Efektif.
  3. Pengambilan Keputusan.
  4. Manajemen Konflik.
  5. Motivasi Tim.
  6. Kepemimpinan Transformasional.
  7. Kepemimpinan Situasional.
  8. Pengelolaan Waktu.
  9. Pembangunan Tim.
  10. Evaluasi Kinerja.

PESERTA TRAINING LEADERSHIP JAKARTA

  • Manajer dan Supervisor.
  • Pemimpin Proyek.
  • Eksekutif Tingkat Menengah.
  • Pemimpin Fungsional.
  • Karyawan Berpotensi Kepemimpinan.

Pemateri/ Trainer Pelatihan Leadership For Manager Lombok

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

Metode Pelatihan Leadership Kuala Lumpur

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

Lokasi Pelatihan Manager Skill Medan

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

Jadwal Training Terbaru di Tahun 2024

Januari : 16-17 Januari 2024
Februari : 13-14 Februari 2024
Maret : 5-6 Maret 2024
April : 24-25 April 2024
Mei : 21-22 Mei 2024
Juni : 11-12 Juni 2024
Juli : 16-17 Juli 2024
Agustus : 20-21 Agustus 2024
September : 17-18 September 2024
Oktober : 8-9 Oktober 2024
November : 12-13 November 2024
Desember : 17-18 Desember 2024

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Investasi Training Manager Skill Jogja tahun 2024 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

Persiapan Masa Pensiun Pra-Purnabakti

DESKRIPSI TRAINING MASA PERSIAPAN PENSIUN

Masa pensiun atau purnabakti bagi sebagian orang seringkali dianggap sebagai sebuah kenyataan yang tidak menyenangkan sehingga menjelang masanya tiba, sebagian orang sudah merasa cemas karena tidak tahu kehidupan seperti apa yang akan dihadapi di kemudian hari.

Ketakutan akan kehilangan hal tersebut atau post power syndrome dapat dialami oleh para calon pensiun. Sering terjadi orang yang sudah masuk masa pensiun justru tidak bisa menikmati masa tua dengan hidup santai, sebaliknya, ada yang justru mengalami problem serius (kejiwaan atau pun fisik). Selain aspek psikologis, beberapa perubahan yang dapat berakibat kurang baik apabila tidak dikelola dengan baik adalah aspek kesehatan, baik kesehatan mental maupun fisik.

Salah satu yang perlu ditekankan kepada para calon pensiun adalah, masa pensiun bukanlah akhir dari segala-galanya sehingga tidak lagi melakukan aktivitas seperti sedia kala. Akan tetapi, dengan pensiun diharapkan para calon pensiun diharapkan dapat menciptakan aktivitas yang bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun lingkungan, utamanya jika dapat menciptakan alternatif pendapatan. Untuk menyiapkan hal tersebut dibutuhkan berbagai bekal pengetahuan maupun keterampilan termasuk di dalamnya pengetahuan berbagai tren usaha yang berkembang serta perencanan pengelolaan keuangan.

Pusat Training Indonesia baru saja menyelenggarakan In-House Training Persiapan Masa Pensiun Pra-Purnabakti pada tanggal 10-12 Januari 2024, diikuti oleh 12 peserta & pasangannya dari Enesis Group. Pelatihan diisi dengan pembekalan materi terkait persiapan secara psikologis, membangun sikap mental positif, pengelolaan keuangan setelah pensiun, penyesuaian tipe kepribadian dengan jenis kegiatan/usaha yang ingin dilakukan setelah pensiun, kunjungan ke lokasi usaha yang dapat menjadi opsi ataupun inspirasi untuk para peserta dalam rencananya membuka usaha.  

Pelatihan selama 3 hari ini menjadi bekal dan inspirasi peserta dalam persiapan menghadapi masa pensiun, baik yang sudah dekat maupun yang masih beberapa bulan lagi. Para peserta dan pasangan yang ikut, merasa cukup terbantu dengan diselenggarakannya pelatihan ini, sehingga mereka sedikit banyak sudah mendapatkan gambaran akan rencana pasca pensiun yang akan dilakukannya. Ibu Ervin selaku perwakilan dari pihak HR berharap untuk lokasi kunjungan usaha pada pelatihan pra-purnabakti selanjutnya adalah salah satu usaha yang dibangun oleh para calon purnabakti dari Enesis Group dan di aminkan bersama oleh para peserta.

PELATIHAN MASA PERSIAPAN PENSIUN JAKARTA

TUJUAN TRAINING MASA PERSIAPAN PENSIUN

Melalui training ini diharapkan peserta dapat:

  1. Mempersiapkan diri secara optimal dalam menghadapi MPP. Dengan pembekalan ini, peserta diharapkan terhindar atau paling tidak meminimalkan dari dampak-dampak yang berakibat kurang baik terutama dari aspek psikologis, sehingga lebih siap dalam menjalani masa purnabakti dengan penuh percaya diri dan bahagia.
  2. Mampu mengkaji dan mengembangkan kemampuan diri untuk bersikap arif dalam menghadapi kenyataan perubahan status dari karyawan ke purnabakti.
  3. Memahami gambaran tentang rencana-rencana keuangan yang aman, mengelola pendapatan pensiun dan pesangon, pertimbangan, dan pemilihan jenis investasi yang relatif aman. Selain itu juga memberikan motivasi sekaligus membuka wawasan peserta mengenai berbagai usaha yang dapat dijadikan referensi serta mampu menyusun rencana usaha secara melalui pemahaman materi selama pelatihan.
  4. Mendapat gambaran langsung tentang kewirausahaan dan bagaimana mengelola usaha dengan potensi yang sesuai pada bidang yang diminati, sehingga peserta memahami bagaimana memulai dan menjalankan suatu usaha dengan peluang yang ada.

PELATIHAN MASA PERSIAPAN PENSIUN JAKARTA

MATERI TRAINING USAHA PENSIUN

Materi yang disampaikan dalam training ini diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mental Switching: Perubahan pola kehidupan dari karyawan ke masa purnabakti
  • Perubahan pemanfaatan waktu, kebiasaan, komunikasi, relasi, keuangan, kekuasaan, status sosial, dll.
  • Bagaimana mempersiapkan mental, agar sukses dengan perubahan
  • Mengatasi stress, depresi dan kekalutan ketika terjadi perubahan
  1. Mengatasi ”Post-Power Syndrome”
  • Penyebab timbulnya Post Power Syndrome
  • Mengatasi Post Power Syndrome
  • Mengatasi adrenalin negatif dalam tubuh
  • Menjadi pribadi yang ”handal” di masa MPP
  • Meningkatkan kesehatan emosi, melalui beberapa aspek emosional
  • Membangun sikap positif dan bersyukur
  1. Pengelolaan Keuangan Pensiun Sukses
  • Bijak dalam penggunaan dana pension
  • Studi Kasus Model Pengelolaan Keuangan Pensiun Sukses
  1. Pengantar Enterpreneurship
  • Merubah mindset dan membentuk jiwa entrepreneur
  • Wirausaha yang handal
  • Kiat membidik dan evaluasi peluang usaha baru (analisis kelayakinan usaha)
  • Mensiasati pembiayaan usaha baru
  • Bentuk kepemilikan dan rencana pemasaran
  • Sumberdaya insani bagi wirausaha
  • Organisasi, kepemimpinan dan pengawasan usaha baru
  1. Membangun inovasi dan motivasi berusaha
  • Mencari energi abadi untuk tetap semangat
  • Menggali motivasi diri
  • Membangun will (kemauan), ability (kemampuan) dan creativity (kreativitas)
  • Motivasi penunjang wirausaha sukses
  • Kreativitas dan inovasi dalam wirausaha
  • Membangun jiwa kreatif dalam proses penyelarasan usaha
  1. Mengenal bisnis Franchise sebagai alternative usaha yang aman
  • Tips aman Investasi Bisnis Franchise dengan kondisi yang sesuai dengan kemampuan.
  1. Kunjungan/praktik/studi wisata ke lokasi usaha yang disesuaikan dengan minat peserta.

PELATIHAN MASA PERSIAPAN PENSIUN JAKARTA

Training Persiapan Masa Pensiun Pra-Purnabakti dapat diikuti oleh para peserta menjelang usia pensiun dari berbagai sektor dan industri. Dapatkan penawaran menarik dan kompetitif untuk training ini dengan menghubungi kami via WhatsApp di 081355460688, 081218600928, dan 081283928224 ataupun bisa menghubungi di 021-7477 7747.

INSTRUKTUR PELATIHAN PURNABHAKTI LOMBOK

Training akan dibawakan oleh trainer/pemateri yang berpengalaman di bidangnya.

METODE TRAINING PELATIHAN USAHA PENSIUN KUALA LUMPUR

  1. Presentation
  2. Discussion
  3. Case Study
  4. Evaluation
  5. Pre-Test & Post-Test
  6. Games

JADWAL TRAINING DI TAHUN 2024

19 – 21 Januari 2024

16 – 18 Februari 2024

5 – 7 Maret 2024

23 – 25 April 2024

21 – 23 Mei 2024

11 – 13 Juni 2024

16 – 18 Juli 2024

13 – 15 Agustus 2024

10 – 12 September 2024

8 – 10 Oktober 2024

5 – 7 November 2024

10 – 12 Desember 2024

*Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

LOKASI DAN INVESTASI TRAINING PRA PENSIUN ONLINE LOMBOK

Yogyakarta, Hotel Fortuna Grande Malioboro (IDR 6.000.000 / participant)*

Jakarta, Hotel Amaris Juanda (IDR 6.500.000 / participant)*

Bandung, Hotel Neo Dipatiukur (IDR 6.500.000 / participant)*

Bali, Hotel Ibis Kuta (IDR 7.500.000 / participant)*

Lombok, Hotel Jayakarta (IDR 7.500.000 / participant)*

*) Syarat & Ketentuan Berlaku

Investasi Training di tahun 2024:

  • Investasi training selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Silakan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.
  • Apabila perusahaan Anda membutuhkan paket in-house training, anggaran investasi training dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Training:

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)*
  • FREE Akomodasi Peserta ke tempat pelatihan.*
  • Modul/Handout
  • FREE Flashdisk*
  • Sertifikat
  • FREE Bag or Backpack (Tas Training)*
  • Training Kit (Dokumentasi, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1x Lunch & or Dinner.
  • FREE Exclusive Souvenir.

*) Syarat & Ketentuan Berlaku

Jadwal training masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

TRAINING AUDIT PROSES MANUFAKTUR

Apakah Anda Seorang:

  • Auditor Internal: Auditor internal bertanggung jawab untuk melakukan audit internal dalam perusahaan. Mereka harus mengikuti pelatihan audit proses manufaktur untuk memahami standar audit, proses manufaktur, dan metodologi audit yang tepat.
  • Manajer Produksi: Manajer produksi bertanggung jawab atas operasi sehari-hari di lantai pabrik. Dengan mengikuti pelatihan audit proses manufaktur, mereka dapat memahami praktik terbaik dalam proses manufaktur dan memastikan bahwa proses tersebut sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  • Insinyur Proses: Insinyur proses memiliki peran penting dalam merancang dan memperbaiki proses produksi. Dengan mengikuti pelatihan audit proses manufaktur, mereka dapat mempelajari metode audit yang berguna untuk mengidentifikasi masalah dan peluang perbaikan dalam proses manufaktur.
  • Staf Kualitas: Staf kualitas bertanggung jawab untuk memastikan produk memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Pelatihan audit proses manufaktur akan membantu mereka mengembangkan keterampilan audit yang diperlukan untuk memverifikasi kepatuhan terhadap standar kualitas dan menemukan peluang perbaikan.
  • Manajer Operasional: Manajer operasional memiliki tanggung jawab keseluruhan terhadap operasi manufaktur. Dengan mengikuti pelatihan audit proses manufaktur, mereka dapat memperluas pemahaman mereka tentang proses manufaktur, mengelola risiko, dan meningkatkan efisiensi operasional.
  • Perlu dicatat bahwa daftar ini tidaklah final, dan terdapat peran lain yang juga bisa mengambil manfaat dari pelatihan audit proses manufaktur, tergantung pada struktur dan kebutuhan perusahaan.

Fakta Mengenai Pelatihan Audit Proses Manufaktur:

Pelatihan Audit Proses Manufaktur adalah suatu program pembelajaran yang dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam melakukan audit terhadap proses manufaktur di dalam suatu perusahaan. Dalam pelatihan ini, peserta akan diajarkan tentang metodologi audit yang tepat, standar dan regulasi terkait dengan proses manufaktur, serta teknik penilaian untuk mengevaluasi efisiensi, kepatuhan, dan kualitas dalam proses tersebut. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai audit proses manufaktur agar mereka dapat mengidentifikasi potensi masalah, mengelola risiko, dan menerapkan perbaikan yang diperlukan guna meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi.

Selama pelatihan, peserta akan mempelajari langkah-langkah yang terlibat dalam proses audit, seperti pengumpulan dan analisis data, identifikasi ketidaksesuaian atau kegagalan dalam proses manufaktur, serta pengembangan rekomendasi perbaikan yang relevan. Mereka juga akan mempelajari bagaimana menyusun laporan audit yang jelas dan komprehensif, yang mencakup temuan, rekomendasi, dan tindakan perbaikan yang direkomendasikan. Pelatihan Audit Proses Manufaktur sangat penting bagi individu-individu yang terlibat dalam manajemen produksi, kualitas, dan kegiatan operasional, karena mereka akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana memantau, mengevaluasi, dan memperbaiki proses manufaktur secara efektif.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Meningkatkan pemahaman peserta tentang metodologi dan teknik audit proses manufaktur.
  • (Meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pendekatan dan metode audit yang digunakan dalam proses manufaktur.)
  • Mengembangkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi potensi masalah dan risiko dalam proses manufaktur.
  • (Memperkuat kemampuan peserta dalam mengenali dan menganalisis potensi masalah dan risiko yang mungkin muncul dalam proses manufaktur.)
  • Memperbaiki kepatuhan terhadap standar dan regulasi yang berlaku dalam proses manufaktur.
  • (Meningkatkan kepatuhan peserta terhadap standar dan peraturan yang relevan dalam proses manufaktur.)
  • Meningkatkan efisiensi dan kualitas proses manufaktur melalui identifikasi dan implementasi perbaikan yang diperlukan.
  • (Meningkatkan efisiensi dan kualitas proses manufaktur dengan mengidentifikasi dan melaksanakan tindakan perbaikan yang tepat.)
  • Mempersiapkan peserta untuk menghasilkan laporan audit yang jelas dan komprehensif, serta memberikan rekomendasi yang relevan.
  • (Menyiapkan peserta untuk menyusun laporan audit yang terperinci dan memberikan rekomendasi yang sesuai dengan hasil audit.)

Definisi Audit Proses Manufaktur:

TRAINING AUDIT PROSES MANUFAKTUR

Audit Proses Manufaktur adalah suatu proses penilaian independen yang dilakukan terhadap berbagai aspek yang terkait dengan proses produksi dan manufaktur di suatu perusahaan. Audit ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas, efisiensi, kepatuhan, dan kualitas dari proses yang dilakukan dalam menghasilkan produk. Audit Proses Manufaktur melibatkan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap berbagai langkah, metode, dan sistem yang digunakan dalam proses produksi, termasuk pemilihan bahan baku, pengelolaan inventaris, pengendalian kualitas, kepatuhan terhadap standar, dan kesesuaian dengan peraturan yang berlaku. Hasil audit ini memberikan wawasan yang berharga bagi perusahaan untuk meningkatkan proses manufaktur, mengidentifikasi peluang perbaikan, dan memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

Dalam Audit Proses Manufaktur, auditor independen akan melakukan pemeriksaan yang teliti dan sistematis terhadap setiap tahap produksi untuk memastikan bahwa proses tersebut berjalan sesuai dengan standar dan prosedur yang telah ditetapkan. Auditor akan melibatkan pengumpulan data, pengujian, dan analisis untuk mengidentifikasi kelemahan atau ketidaksesuaian dalam proses manufaktur. Selain itu, auditor juga akan meninjau pengendalian kualitas, pengelolaan risiko, dokumentasi yang relevan, dan efisiensi operasional. Dengan demikian, Audit Proses Manufaktur memberikan pandangan yang holistik tentang kinerja proses manufaktur dan membantu perusahaan dalam memperbaiki proses, meningkatkan efisiensi, dan menjaga kualitas produk yang dihasilkan.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Audit Proses Manufaktur ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Audit Proses Manufaktur baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Audit Proses Manufaktur ini adalah sebagai berikut:

Pengenalan tentang Audit Proses Manufaktur:

  • Definisi dan tujuan audit proses manufaktur.
  • Peran dan tanggung jawab auditor.

Standar dan Regulasi dalam Proses Manufaktur:

  • Pemahaman tentang standar dan regulasi terkait proses manufaktur.
  • Implementasi dan kepatuhan terhadap standar tersebut.

Metodologi Audit:

  • Pendekatan dan langkah-langkah dalam melakukan audit proses manufaktur.
  • Pengumpulan data dan analisis informasi yang relevan.

Identifikasi Risiko dan Pemeriksaan Pengendalian:

  • Mengidentifikasi risiko yang terkait dengan proses manufaktur.
  • Pemeriksaan pengendalian internal untuk mengurangi risiko.

Pengujian dan Verifikasi Proses Manufaktur:

  • Teknik dan alat yang digunakan untuk menguji kepatuhan proses manufaktur.
  • Verifikasi efisiensi dan efektivitas proses.

Pengendalian Kualitas dalam Proses Manufaktur:

  • Pengenalan tentang pengendalian kualitas dalam proses produksi.
  • Metode dan alat untuk mengukur dan memantau kualitas produk.

Identifikasi Ketidaksesuaian dan Non-Konformitas:

  • Identifikasi ketidaksesuaian atau non-konformitas dalam proses manufaktur.
  • Metode untuk mengelola dan menindaklanjuti ketidaksesuaian.

Perencanaan dan Implementasi Tindakan Perbaikan:

  • Proses perencanaan perbaikan berdasarkan hasil audit.
  • Implementasi tindakan perbaikan untuk meningkatkan proses.

Penyusunan Laporan Audit:

  • Struktur dan komponen laporan audit proses manufaktur.
  • Menyusun temuan, rekomendasi, dan tindakan perbaikan.

Audit Berkelanjutan dan Pemantauan:

  • Menerapkan audit proses manufaktur secara berkelanjutan.
  • Pemantauan dan evaluasi terhadap perbaikan yang telah dilakukan.

Perlu dicatat bahwa materi dan outline pelatihan dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan dan target peserta pelatihan.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

TRAINING ADVANCED WAREHOUSING AND INVENTORY MANAGEMENT (MANAJEMEN PERGUDANGAN LANJUT DAN PERSEDIAAN BARANG
TRAINING ADVANCED WAREHOUSING AND INVENTORY MANAGEMENT

Apakah Anda Seorang:

  • Manajer Pergudangan: Manajer pergudangan bertanggung jawab atas operasi sehari-hari pergudangan, termasuk pengelolaan persediaan, penyimpanan barang, distribusi, dan pengiriman. Pelatihan ini akan membantu mereka memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik terbaik dalam manajemen pergudangan dan mengoptimalkan kinerja pergudangan mereka.
  • Manajer Rantai Pasokan: Manajer rantai pasokan bertanggung jawab atas mengoordinasikan aliran barang dan informasi dari pemasok hingga konsumen. Pelatihan ini akan membantu mereka mengembangkan keterampilan dalam manajemen persediaan, pengaturan gudang, dan pengoptimalan rantai pasokan.
  • Analis Persediaan: Analis persediaan bertanggung jawab untuk menganalisis dan mengelola persediaan barang, mengidentifikasi tren, mengoptimalkan level persediaan, dan merencanakan kebutuhan persediaan di masa depan. Pelatihan ini akan memberi mereka pemahaman yang lebih baik tentang alat dan teknik analisis persediaan yang lebih lanjut.
  • Supervisor Operasional: Supervisor operasional memimpin dan mengawasi tim operasional yang terlibat dalam penyimpanan, pengemasan, dan pengiriman barang. Pelatihan ini akan memberi mereka pengetahuan yang diperlukan untuk mengelola pergudangan dengan efektif, memaksimalkan penggunaan ruang, meningkatkan efisiensi operasional, dan meminimalkan kesalahan.
  • Profesional Logistik: Profesional logistik yang terlibat dalam manajemen dan koordinasi aliran barang di seluruh rantai pasokan juga akan mendapatkan manfaat dari pelatihan ini. Mereka akan memperoleh pengetahuan lanjutan tentang manajemen pergudangan dan persediaan yang akan membantu mereka dalam perencanaan, pelacakan, dan pengawasan persediaan secara efisien.
  • Perlu dicatat bahwa daftar ini tidaklah eksklusif, dan orang lain yang terlibat dalam manajemen pergudangan dan persediaan juga dapat mengikuti pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka.

Fakta Mengenai Pelatihan Advanced Warehousing And Inventory Management (Manajemen Pergudangan Lanjut dan Persediaan Barang):

Pelatihan Advanced Warehousing and Inventory Management (Manajemen Pergudangan Lanjut dan Persediaan Barang) adalah program pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola pergudangan dan persediaan barang secara efisien dan efektif. Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari praktik terbaik dalam pengaturan dan pengelolaan gudang, pengendalian persediaan, serta strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja operasional. Pelatihan ini juga akan membahas alat dan teknik analisis persediaan yang lebih lanjut, membantu peserta dalam mengidentifikasi tren, mengoptimalkan level persediaan, dan merencanakan kebutuhan persediaan di masa depan. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan dapat mengembangkan kemampuan yang diperlukan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya pergudangan, dan mengoptimalkan aliran barang di seluruh rantai pasokan.

Dalam pelatihan Advanced Warehousing and Inventory Management (Manajemen Pergudangan Lanjut dan Persediaan Barang), peserta akan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengelolaan pergudangan dan persediaan. Mereka akan mempelajari berbagai strategi dan praktik terbaik untuk mengoptimalkan operasi pergudangan, termasuk pengaturan gudang yang efisien, pengendalian persediaan yang tepat, dan peningkatan kinerja operasional. Pelatihan ini juga akan membahas teknik analisis persediaan yang canggih untuk membantu peserta dalam mengidentifikasi pola dan tren dalam persediaan, serta mengambil keputusan yang lebih baik dalam perencanaan dan pengelolaan persediaan di masa depan. Dengan demikian, pelatihan ini akan memberikan peserta pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola pergudangan dengan efektif, meningkatkan efisiensi operasional, dan memaksimalkan aliran barang dalam rantai pasokan.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Meningkatkan Efisiensi Operasional: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dalam manajemen pergudangan dan persediaan barang. Peserta akan mempelajari praktik terbaik dalam pengaturan gudang, pengendalian persediaan, dan strategi yang dapat mengoptimalkan kinerja operasional.
  • Mengurangi Biaya Pergudangan: Salah satu tujuan pelatihan ini adalah untuk membantu peserta mengurangi biaya pergudangan. Mereka akan belajar bagaimana mengelola persediaan dengan lebih efisien, meminimalkan kehilangan dan kerusakan barang, serta mengoptimalkan penggunaan ruang gudang.
  • Meningkatkan Layanan Pelanggan: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan layanan pelanggan melalui manajemen pergudangan dan persediaan yang lebih baik. Peserta akan mempelajari strategi pengiriman yang efisien, pemenuhan pesanan yang tepat waktu, dan pengaturan persediaan yang optimal untuk memastikan kepuasan pelanggan yang lebih tinggi.
  • Mengoptimalkan Rantai Pasokan: Tujuan lainnya adalah untuk membantu peserta mengoptimalkan aliran barang di seluruh rantai pasokan. Mereka akan belajar bagaimana melakukan koordinasi yang efektif dengan pemasok dan mitra bisnis lainnya, serta menggunakan teknik analisis persediaan untuk mengidentifikasi dan mengatasi hambatan dalam rantai pasokan.
  • Mengembangkan Keterampilan dan Pengetahuan: Pelatihan ini juga bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan peserta dalam manajemen pergudangan dan persediaan. Mereka akan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik terbaik, alat analisis persediaan yang canggih, dan strategi pengelolaan yang efektif, sehingga dapat menjadi profesional yang lebih kompeten dan berdaya saing.

Definisi Advanced Warehousing And Inventory Management (Manajemen Pergudangan Lanjut dan Persediaan Barang):

TRAINING ADVANCED WAREHOUSING AND INVENTORY MANAGEMENT (MANAJEMEN PERGUDANGAN LANJUT DAN PERSEDIAAN BARANG

Advanced Warehousing and Inventory Management (Manajemen Pergudangan Lanjut dan Persediaan Barang) adalah pendekatan yang canggih dalam mengelola pergudangan dan persediaan barang. Konsep ini mencakup praktik terbaik dalam mengatur dan mengendalikan aliran barang, pengelolaan persediaan, serta pengoptimalan kinerja operasional pergudangan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang strategi dan teknik yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya pergudangan, dan mengoptimalkan aliran barang dalam rantai pasokan. Peserta pelatihan akan diajarkan tentang pengaturan gudang yang efisien, analisis persediaan yang canggih, serta pemenuhan pesanan dan pengiriman yang tepat waktu, dengan tujuan untuk meningkatkan layanan pelanggan dan mengoptimalkan kinerja rantai pasokan secara keseluruhan.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Advanced Warehousing And Inventory Management (Manajemen Pergudangan Lanjut dan Persediaan Barang) ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang nya baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Advanced Warehousing And Inventory Management (Manajemen Pergudangan Lanjut dan Persediaan Barang) ini adalah sebagai berikut:

  • Pengenalan Manajemen Pergudangan dan Persediaan: Konsep dasar manajemen pergudangan, peran penting persediaan dalam rantai pasokan, dan tujuan dari manajemen pergudangan dan persediaan.
  • Strategi Pengaturan Gudang: Praktik terbaik dalam pengaturan gudang yang efisien, termasuk desain layout gudang, penggunaan peralatan dan teknologi yang tepat, serta pemetaan aliran barang yang optimal.
  • Pengendalian Persediaan: Metode dan teknik pengendalian persediaan untuk memastikan ketersediaan barang yang tepat waktu, termasuk perencanaan persediaan, peramalan permintaan, pengelolaan siklus pemesanan, dan strategi pengendalian risiko.
  • Analisis Persediaan dan Penentuan Level Persediaan Optimal: Alat dan teknik analisis persediaan yang canggih, termasuk analisis ABC, EOQ (Economic Order Quantity), metode penggantian persediaan, dan pendekatan just-in-time (JIT).
  • Teknologi dalam Manajemen Pergudangan dan Persediaan: Pemanfaatan teknologi seperti sistem manajemen pergudangan (WMS), barcode, RFID, dan perangkat lunak manajemen persediaan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi operasional.
  • Pengelolaan Rantai Pasokan Terintegrasi: Peran manajemen pergudangan dan persediaan dalam rantai pasokan terintegrasi, koordinasi dengan pemasok, transportasi, dan mitra bisnis lainnya untuk memastikan aliran barang yang lancar.
  • Penyusunan dan Pemenuhan Pesanan: Strategi dan teknik untuk mengoptimalkan proses penyusunan pesanan, pemenuhan pesanan yang cepat dan akurat, serta pengelolaan retur barang (reverse logistics).
  • Manajemen Risiko dan Keamanan Pergudangan: Identifikasi, evaluasi, dan pengendalian risiko yang terkait dengan operasi pergudangan, serta penerapan langkah-langkah keamanan untuk melindungi aset dan mencegah kerugian.
  • Kinerja dan Evaluasi Pergudangan: Pengukuran kinerja pergudangan, metrik kinerja yang relevan, dan penggunaan data untuk mengidentifikasi peluang perbaikan dan mengoptimalkan efisiensi operasional.
  • Inovasi dan Tren Terkini dalam Manajemen Pergudangan dan Persediaan: Pemahaman tentang tren terkini, teknologi baru, dan inovasi dalam manajemen pergudangan dan persediaan, serta strategi untuk mengadaptasi dan mengambil keuntungan dari perubahan tersebut.
  • Harap dicatat bahwa materi dan urutan topik dalam pelatihan dapat bervariasi tergantung pada penyelenggara dan kebutuhan peserta pelatihan.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

TRAINING HUMAN RESOURCES BUSINESS PARTNER (HRBP)
TRAINING HUMAN RESOURCES BUSINESS PARTNER (HRBP)

Apakah Anda Seorang:

  • Profesional Sumber Daya Manusia (SDM): Pelatihan HRBP sangat penting bagi para profesional SDM yang ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam memahami dan mendukung strategi bisnis organisasi melalui fungsi SDM. Pelatihan ini membantu mereka menjadi mitra strategis bagi manajemen dalam pengambilan keputusan SDM yang efektif.
  • Manajer dan Pimpinan: Manajer dan pimpinan di semua tingkatan organisasi juga dapat mendapatkan manfaat dari pelatihan HRBP. Pelatihan ini membantu mereka memahami peran SDM dalam mencapai tujuan bisnis dan memberikan wawasan tentang praktik-praktik terbaik dalam manajemen SDM.
  • Profesional Non-SDM yang Terlibat dalam Pengambilan Keputusan SDM: Ada banyak profesional di luar departemen SDM yang terlibat dalam pengambilan keputusan SDM, seperti manajer operasional, kepala departemen, atau pemimpin tim. Pelatihan HRBP dapat membantu mereka memahami konsep dan prinsip dasar SDM, sehingga mereka dapat berkolaborasi secara lebih efektif dengan departemen SDM.
  • Karyawan yang Berminat dalam Karir di Bidang SDM: Bagi karyawan yang tertarik untuk beralih ke bidang SDM atau membangun karir di dalamnya, pelatihan HRBP merupakan langkah yang baik. Pelatihan ini akan membantu mereka memperoleh pengetahuan dasar tentang SDM dan memahami bagaimana fungsi SDM dapat memberikan nilai tambah bagi organisasi.
  • Pemilik Usaha atau Wirausahawan: Jika Anda adalah seorang pemilik usaha atau wirausahawan, pelatihan HRBP dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang manajemen SDM dalam skala yang lebih kecil. Ini akan membantu Anda dalam mengelola tim Anda, merancang kebijakan SDM yang efektif, dan memastikan pengelolaan sumber daya manusia yang baik di perusahaan Anda.
  • Catatan: Selain kelompok yang disebutkan di atas, ada juga orang lain yang dapat mendapatkan manfaat dari pelatihan HRBP, tergantung pada kebutuhan dan konteks mereka masing-masing.

Fakta Mengenai Training Human Resources Business Partner (HRBP) :

Training Human Resources Business Partner (HRBP) merupakan program pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan individu dalam peran HRBP. Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari konsep dan praktik terbaik dalam hal manajemen sumber daya manusia (SDM) dengan pendekatan yang lebih strategis. HRBP berfungsi sebagai mitra strategis bagi manajemen dalam mengelola SDM guna mencapai tujuan bisnis organisasi. Dalam pelatihan HRBP, peserta akan diperkenalkan pada berbagai aspek HRBP, seperti perencanaan strategis SDM, manajemen kinerja, rekrutmen dan seleksi, pengembangan karyawan, serta pemahaman tentang hukum ketenagakerjaan. Melalui pelatihan ini, peserta akan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang peran dan tanggung jawab HRBP dalam mendukung kesuksesan organisasi dalam hal manajemen SDM.

Pelatihan HRBP juga memberikan peserta alat dan pengetahuan yang diperlukan untuk berkolaborasi dengan berbagai departemen dalam organisasi. Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari bagaimana menjadi katalisator yang efektif antara departemen SDM dan manajemen lainnya. Mereka akan belajar tentang pentingnya berkomunikasi dengan baik, membangun hubungan kerja yang kuat, dan mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan SDM yang relevan dengan strategi bisnis organisasi. Selain itu, pelatihan HRBP juga akan membekali peserta dengan keterampilan analitis yang diperlukan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menggunakan data SDM dalam pengambilan keputusan yang lebih baik. Dengan demikian, pelatihan HRBP memberikan landasan yang kokoh bagi peserta untuk menjadi mitra strategis yang berharga bagi organisasi dalam hal pengelolaan SDM.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Meningkatkan Pengetahuan tentang Strategi Bisnis dan SDM: Pelatihan HRBP bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang hubungan antara strategi bisnis organisasi dan fungsi SDM. Peserta akan mempelajari bagaimana SDM dapat menjadi mitra strategis dalam mencapai tujuan bisnis melalui pengelolaan sumber daya manusia yang efektif.
  • Mengembangkan Keterampilan dalam Manajemen SDM: Pelatihan HRBP bertujuan untuk mengembangkan keterampilan peserta dalam hal manajemen SDM. Ini mencakup pemahaman tentang perencanaan, rekrutmen, seleksi, pengembangan, dan manajemen kinerja karyawan. Peserta akan diberikan alat dan teknik terbaik untuk mengelola tim dan memaksimalkan kontribusi karyawan.
  • Memperkuat Kemampuan Berkolaborasi: Pelatihan HRBP juga bertujuan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam berkolaborasi dengan departemen dan pemangku kepentingan lainnya dalam organisasi. Peserta akan belajar tentang pentingnya komunikasi yang efektif, membangun hubungan kerja yang baik, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
  • Meningkatkan Pemahaman tentang Hukum Ketenagakerjaan: Pelatihan HRBP memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang hukum ketenagakerjaan yang berlaku. Peserta akan mempelajari kebijakan, prosedur, dan praktik terkini yang berkaitan dengan hubungan kerja, penggajian, perlindungan karyawan, dan kepatuhan hukum dalam konteks SDM.
  • Memperoleh Keterampilan Analitis: Pelatihan HRBP juga bertujuan untuk memperoleh keterampilan analitis yang diperlukan dalam mengelola data SDM. Peserta akan belajar tentang pengumpulan, analisis, dan interpretasi data SDM untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan informasi yang berbasis bukti.

Definisi Human Resources Business Partner (HRBP):

TRAINING HUMAN RESOURCES BUSINESS PARTNER (HRBP)

Training Human Resources Business Partner (HRBP) adalah program pelatihan yang dirancang untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan individu dalam peran HRBP. Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari konsep dan praktik terbaik dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) dengan pendekatan yang lebih strategis. HRBP berfungsi sebagai mitra strategis bagi manajemen dalam mengelola SDM dengan tujuan mencapai kesuksesan bisnis organisasi. Melalui pelatihan HRBP, peserta akan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang peran dan tanggung jawab HRBP dalam mendukung keberhasilan organisasi dalam hal pengelolaan SDM.

Dalam pelatihan HRBP, peserta akan diperkenalkan pada berbagai aspek penting dalam manajemen SDM, termasuk perencanaan strategis SDM, manajemen kinerja, rekrutmen dan seleksi, pengembangan karyawan, serta pemahaman tentang hukum ketenagakerjaan. Peserta juga akan mempelajari keterampilan kolaborasi yang efektif dengan departemen lain dalam organisasi. Pelatihan HRBP bertujuan untuk mempersiapkan peserta agar menjadi mitra strategis yang berharga dalam pengambilan keputusan SDM yang efektif dan dalam menyumbangkan nilai tambah kepada organisasi melalui pengelolaan SDM yang baik.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Human Resources Business Partner (HRBP) Training ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Human Resources Business Partner (HRBP) Training baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Human Resources Business Partner (HRBP) Training ini adalah sebagai berikut:

  • Pengenalan Peran HRBP: Memahami peran HRBP sebagai mitra strategis dalam pengelolaan SDM dan hubungannya dengan tujuan bisnis organisasi.
  • Perencanaan Strategis SDM: Mempelajari bagaimana merumuskan strategi SDM yang mendukung pencapaian tujuan bisnis jangka panjang.
  • Rekrutmen dan Seleksi: Memahami proses rekrutmen dan seleksi yang efektif untuk mendapatkan karyawan berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
  • Pengembangan Karyawan: Membahas pentingnya pengembangan karyawan dan strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan dan performa mereka.
  • Manajemen Kinerja: Memahami prinsip-prinsip manajemen kinerja dan penggunaan alat-alat seperti penilaian kinerja dan umpan balik untuk meningkatkan performa karyawan.
  • Kompensasi dan Manfaat: Mempelajari pendekatan yang tepat dalam merancang program kompensasi dan manfaat yang adil dan menarik bagi karyawan.
  • Pengelolaan Hubungan Kerja: Memahami pentingnya membangun hubungan kerja yang baik dengan karyawan dan serikat pekerja (jika ada) serta mengelola konflik yang mungkin timbul.
  • Hukum Ketenagakerjaan: Menyampaikan pengetahuan tentang peraturan dan kebijakan hukum ketenagakerjaan yang relevan serta memastikan kepatuhan dalam pengelolaan SDM.
  • Analisis Data SDM: Memperoleh keterampilan analitis dalam mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data SDM untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
  • Peran HRBP dalam Transformasi Organisasi: Mempelajari bagaimana HRBP dapat berperan dalam mengelola perubahan organisasi dan merancang inisiatif strategis yang mendukung transformasi perusahaan.
  • Catatan: Materi dan konten pelatihan HRBP dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan peserta dan organisasi yang menyelenggarakan pelatihan tersebut.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

TRAINING PENYUSUNAN STANDAR KOMPETENSI

Apakah Anda Seorang:

  • Pengembang Kurikulum: Para pengembang kurikulum bertanggung jawab untuk merancang program pendidikan dan pelatihan yang memenuhi kebutuhan industri atau sektor tertentu. Mereka harus memahami bagaimana menyusun standar kompetensi yang relevan dan akurat untuk mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan.
  • Penyusun Program Pelatihan: Para penyusun program pelatihan bertugas merancang kurikulum dan materi pelatihan yang efektif. Mereka perlu mengikuti pelatihan penyusunan standar kompetensi untuk memastikan bahwa program pelatihan yang mereka buat sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  • Tenaga Pengajar dan Instruktur: Tenaga pengajar dan instruktur bertanggung jawab untuk menyampaikan materi pelatihan kepada peserta didik. Mereka perlu memiliki pemahaman yang baik tentang standar kompetensi agar dapat mengajar dengan tepat dan membantu peserta didik mencapai kompetensi yang diharapkan.
  • Praktisi Industri: Para praktisi industri, termasuk ahli dalam bidang tertentu, harus mengikuti pelatihan penyusunan standar kompetensi agar dapat memberikan masukan berharga dalam merancang standar kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan sektor industri tersebut.
  • Pemerintah dan Pihak Terkait: Pemerintah dan pihak terkait lainnya yang terlibat dalam kebijakan pendidikan dan pelatihan juga harus mengikuti pelatihan penyusunan standar kompetensi. Mereka memiliki peran penting dalam memastikan bahwa standar kompetensi yang disusun mencerminkan kebutuhan masyarakat, mengikuti perkembangan sektor industri, dan sesuai dengan kebijakan pendidikan nasional.
  • Perlu dicatat bahwa daftar ini tidaklah eksklusif dan kelompok-kelompok lain juga dapat diuntungkan dengan mengikuti pelatihan penyusunan standar kompetensi, tergantung pada konteks dan kebutuhan khusus.

Fakta Mengenai Training Penyusunan Standar Kompetensi:

Training penyusunan standar kompetensi adalah program pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta agar mereka dapat mengembangkan standar kompetensi yang tepat dan relevan untuk suatu bidang atau sektor tertentu. Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari konsep-konsep dasar dalam penyusunan standar kompetensi, termasuk identifikasi kebutuhan kompetensi, pengembangan unit kompetensi, dan penentuan kriteria penilaian. Mereka juga akan memahami pentingnya mempertimbangkan perkembangan industri dan kebutuhan pasar kerja dalam merancang standar kompetensi yang efektif. Pelatihan ini dapat melibatkan diskusi, studi kasus, dan latihan praktis untuk memberikan peserta pemahaman yang mendalam tentang bagaimana menyusun standar kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan yang berlaku.

Dalam pelatihan ini, peserta juga akan diajarkan tentang metode-metode evaluasi kompetensi, termasuk teknik penilaian dan instrumen yang digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi. Mereka akan mempelajari cara mengidentifikasi dan menggambarkan indikator kompetensi yang jelas dan terukur, sehingga standar kompetensi yang mereka susun dapat memberikan panduan yang jelas dalam menilai kemampuan individu. Selain itu, peserta akan diajarkan tentang pentingnya memperbarui dan memantau standar kompetensi secara berkala, agar tetap relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah. Dengan mengikuti pelatihan penyusunan standar kompetensi, peserta akan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi penyusun standar kompetensi yang efektif dan berkontribusi dalam pengembangan program pendidikan dan pelatihan yang berkualitas.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Mengembangkan pemahaman tentang penyusunan standar kompetensi: Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsep, prinsip, dan proses dalam penyusunan standar kompetensi. Peserta akan diberikan pengetahuan tentang langkah-langkah yang terlibat dalam menyusun standar kompetensi yang akurat dan relevan.
  • Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi kebutuhan kompetensi: Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dalam mengidentifikasi kebutuhan kompetensi yang diperlukan dalam suatu bidang atau sektor. Peserta akan belajar tentang metode dan teknik untuk menganalisis kebutuhan kompetensi, termasuk melibatkan pemangku kepentingan terkait.
  • Mengembangkan keterampilan dalam merancang unit kompetensi: Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta mengembangkan keterampilan dalam merancang unit kompetensi yang jelas dan terukur. Peserta akan belajar tentang pengelompokan kompetensi, penentuan tingkat kompleksitas, dan pengembangan deskripsi kompetensi yang spesifik.
  • Meningkatkan pemahaman tentang evaluasi kompetensi: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang metode evaluasi kompetensi yang efektif. Peserta akan mempelajari tentang teknik penilaian, instrumen evaluasi, dan penggunaan indikator yang jelas dan terukur untuk mengukur pencapaian kompetensi.
  • Mendorong pembaruan dan pemantauan standar kompetensi: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta tentang pentingnya memperbarui dan memantau standar kompetensi secara berkala. Peserta akan belajar tentang strategi pembaruan standar kompetensi untuk mengakomodasi perkembangan teknologi, tren industri, dan kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.
  • Melalui pelatihan penyusunan standar kompetensi, peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk merancang standar kompetensi yang relevan, mengukur pencapaian kompetensi, dan menjaga agar standar kompetensi tetap aktual dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

Definisi Penyusunan Standar Kompetensi:

TRAINING PENYUSUNAN STANDAR KOMPETENSI

Penyusunan standar kompetensi adalah proses merancang dan mengembangkan kriteria yang jelas dan terukur untuk menggambarkan kemampuan dan pengetahuan yang diperlukan dalam suatu bidang atau sektor tertentu. Hal ini melibatkan identifikasi kebutuhan kompetensi, pengelompokan kompetensi menjadi unit-unit yang terpisah, dan merumuskan indikator yang dapat digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi. Tujuan dari penyusunan standar kompetensi adalah untuk menyediakan panduan yang objektif dan konsisten dalam mengevaluasi kualifikasi seseorang dan memastikan bahwa individu yang mengikuti pelatihan atau bekerja di suatu bidang memiliki kemampuan yang diperlukan.

Dalam penyusunan standar kompetensi, penting untuk memperhatikan perkembangan industri, tren pasar kerja, dan kebutuhan masyarakat. Standar kompetensi yang baik harus relevan dengan tuntutan sektor atau bidang yang bersangkutan, serta mampu mengantisipasi perubahan dan inovasi dalam lingkungan kerja. Proses penyusunan standar kompetensi melibatkan kolaborasi antara praktisi industri, pengembang kurikulum, pemerintah, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan bahwa standar kompetensi yang disusun mencerminkan kebutuhan yang aktual dan berkelanjutan. Dengan adanya standar kompetensi yang jelas dan terukur, dapat tercipta pemahaman yang konsisten mengenai kompetensi yang diharapkan, memfasilitasi pengembangan program pelatihan yang efektif, dan memperkuat kualitas tenaga kerja di berbagai sektor.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Penyusunan Standar Kompetensi ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Penyusunan Standar Kompetensi baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Penyusunan Standar Kompetensi ini adalah sebagai berikut:

Pengantar dan Konsep Dasar:

  • Pengenalan tentang pentingnya standar kompetensi.
  • Definisi dan tujuan penyusunan standar kompetensi.
  • Prinsip-prinsip dalam penyusunan standar kompetensi.

Identifikasi Kebutuhan Kompetensi:

  • Metode untuk mengidentifikasi kebutuhan kompetensi di bidang atau sektor tertentu.
  • Melibatkan pemangku kepentingan dalam proses identifikasi.
  • Analisis tren industri dan perkembangan pasar kerja terkait.

Pengembangan Unit Kompetensi:

  • Pengelompokan kompetensi menjadi unit-unit yang terpisah.
  • Menentukan tingkat kompleksitas dan tingkat keahlian yang diperlukan.
  • Merumuskan deskripsi kompetensi yang jelas dan terukur.

Indikator dan Kriteria Penilaian:

  • Menentukan indikator yang digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi.
  • Merancang kriteria penilaian yang objektif dan relevan.
  • Penggunaan instrumen evaluasi yang tepat.

Proses Pembaruan dan Pemantauan:

  • Pentingnya pembaruan standar kompetensi sesuai dengan perubahan lingkungan kerja.
  • Strategi pembaruan dan pemantauan yang efektif.
  • Melibatkan praktisi industri dan pemangku kepentingan dalam pembaruan standar kompetensi.

Pengintegrasian Standar Kompetensi dalam Kurikulum:

  • Menghubungkan standar kompetensi dengan kurikulum pendidikan dan pelatihan.
  • Merancang dan mengembangkan program pembelajaran yang sesuai dengan standar kompetensi.
  • Membangun hubungan antara hasil belajar dengan standar kompetensi yang ditetapkan.

Implementasi Standar Kompetensi:

  • Proses implementasi dan penggunaan standar kompetensi di berbagai konteks.
  • Melibatkan tenaga pengajar dan instruktur dalam mengajar sesuai dengan standar kompetensi.
  • Memastikan kesesuaian program pelatihan dengan standar kompetensi yang ditetapkan.

Evaluasi dan Peningkatan Standar Kompetensi:

  • Metode evaluasi dan monitoring yang efektif.
  • Menggunakan umpan balik untuk memperbaiki dan meningkatkan standar kompetensi.
  • Pemantauan perkembangan industri dan kebutuhan pasar kerja.

Studi Kasus dan Latihan Praktis:

  • Analisis kasus nyata dalam penyusunan standar kompetensi.
  • Latihan dalam mengidentifikasi kebutuhan kompetensi dan merumuskan deskripsi kompetensi.

Diskusi dan Kolaborasi:

  • Diskusi kelompok untuk berbagi pengalaman dan ide.
  • Kolaborasi antara peserta untuk menyusun standar kompetensi secara bersama-sama.
  • Pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik dalam penyusunan standar kompetensi.

Materi pelatihan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan konteks spesifik yang relevan dengan peserta pelatihan.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

PELATIHAN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT FOR OIL AND GAS INDUSTRY

Apakah Anda Seorang:

  • Karyawan Departemen Sumber Daya Manusia: Pelatihan ini secara khusus ditujukan bagi profesional SDM yang bekerja di industri minyak dan gas. Pelatihan akan membantu mereka memahami peraturan, kebijakan, dan praktik terkini yang berkaitan dengan SDM di sektor tersebut.
  • Manajer Operasional: Manajer operasional di industri minyak dan gas seringkali bertanggung jawab untuk mengelola dan mengkoordinasikan tim kerja. Pelatihan HRM untuk industri ini akan membantu mereka memahami aspek-aspek kunci manajemen SDM, seperti perekrutan, pengembangan karyawan, manajemen kinerja, dan perencanaan suksesi.
  • Supervisor dan Pimpinan Tim: Pelatihan ini juga bermanfaat bagi supervisor dan pimpinan tim di industri minyak dan gas. Mereka akan belajar cara mengelola hubungan kerja dengan bawahan, memberikan umpan balik yang efektif, serta mengatasi masalah SDM yang mungkin muncul di lapangan.
  • Profesional Teknis: Meskipun fokus utama pelatihan ini adalah SDM, profesional teknis di industri minyak dan gas juga dapat mengambil manfaat dari pemahaman dasar tentang manajemen SDM. Ini dapat membantu mereka dalam mengelola tim dan berinteraksi dengan departemen SDM untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang diperlukan dalam proyek-proyek mereka.
  • Pemilik Usaha atau Pengusaha: Bagi mereka yang memiliki bisnis atau perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas, pelatihan HRM ini dapat memberikan wawasan penting tentang bagaimana mengelola SDM dengan efektif. Ini mencakup perekrutan dan seleksi karyawan yang tepat, strategi kompensasi yang sesuai, manajemen konflik, dan upaya membangun budaya kerja yang positif di organisasi mereka.
  • Namun, perlu diingat bahwa daftar ini bersifat umum dan setiap organisasi atau individu dapat memiliki kebutuhan yang berbeda. Penting untuk menyesuaikan pelatihan HRM dengan kebutuhan khusus setiap individu atau perusahaan dalam industri minyak dan gas.

Fakta Mengenai Pelatihan Human Resource Management For Oil And Gas Industry:

Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Industri Minyak dan Gas adalah program pendidikan yang dirancang khusus untuk mengajarkan konsep, praktik, dan strategi terkait manajemen SDM yang berlaku di sektor minyak dan gas. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang peraturan, kebijakan, dan dinamika yang khas dalam pengelolaan SDM di industri ini. Para peserta akan diajarkan tentang proses perekrutan dan seleksi karyawan yang kompeten, pengembangan karyawan, manajemen kinerja, kompensasi dan manfaat, serta tata kelola perusahaan yang berhubungan dengan SDM. Pelatihan ini juga dapat membantu peserta memahami masalah khusus yang terkait dengan aspek hukum, regulasi lingkungan, dan aspek keamanan yang unik dalam industri minyak dan gas.

Dalam pelatihan ini, peserta akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi profesional yang efektif di bidang manajemen SDM di industri minyak dan gas. Mereka akan mempelajari metode terbaik dalam merencanakan, mengimplementasikan, dan memantau kebijakan SDM yang sesuai dengan tujuan organisasi dan standar industri. Pelatihan ini juga dapat membantu peserta memahami pentingnya membangun budaya kerja yang positif, meningkatkan produktivitas, dan membangun tim yang kuat di tengah tantangan yang dihadapi oleh industri ini. Dengan memperoleh pengetahuan ini, peserta akan memiliki keterampilan yang relevan untuk menghadapi berbagai masalah dan kesempatan yang ada dalam industri minyak dan gas, serta membantu organisasi mencapai tujuan bisnisnya.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Memahami Konteks Industri: Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang lingkungan kerja, peraturan, dan praktik terkait SDM yang unik dalam industri minyak dan gas.
  • Meningkatkan Keterampilan Manajemen SDM: Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan peserta dalam berbagai aspek manajemen SDM, seperti perekrutan dan seleksi karyawan yang berkualitas, pengembangan karyawan, manajemen kinerja, dan pengelolaan konflik.
  • Mengoptimalkan Efektivitas Tim: Salah satu tujuan pelatihan ini adalah membantu peserta memahami cara mengelola hubungan kerja yang efektif, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan membangun tim yang kuat di industri minyak dan gas.
  • Memperkuat Pengetahuan Hukum dan Peraturan: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang aspek hukum, regulasi lingkungan, dan persyaratan keamanan yang berlaku dalam industri minyak dan gas.
  • Meningkatkan Kinerja Organisasi: Pelatihan HRM ini bertujuan untuk membantu peserta dalam mengembangkan kebijakan, prosedur, dan strategi SDM yang tepat guna untuk meningkatkan kinerja organisasi, mencapai tujuan bisnis, dan memperoleh keunggulan kompetitif di industri minyak dan gas.

Definisi Human Resource Management For Oil And Gas Industry:

PELATIHAN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT FOR OIL AND GAS INDUSTRY

Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) untuk Industri Minyak dan Gas adalah program pendidikan yang difokuskan pada pengembangan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola tenaga kerja di sektor minyak dan gas. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang praktik dan kebijakan SDM yang berlaku khususnya dalam konteks industri ini. Peserta akan mempelajari konsep-konsep penting seperti perekrutan, pengembangan, dan pengelolaan karyawan, serta aspek hukum, regulasi lingkungan, dan keamanan yang berkaitan dengan industri minyak dan gas. Pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta meningkatkan efektivitas manajemen SDM mereka, membangun tim yang kuat, dan mengoptimalkan kinerja organisasi dalam industri yang khas ini.

Dengan mengikuti pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Industri Minyak dan Gas, peserta akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang bagaimana mengelola aspek SDM secara efektif dalam konteks industri minyak dan gas. Mereka akan dilengkapi dengan keterampilan dalam merencanakan, melaksanakan, dan memantau kebijakan SDM yang sesuai dengan tujuan bisnis dan kebutuhan organisasi. Pelatihan ini juga membantu peserta memahami persyaratan hukum dan regulasi yang berlaku, serta memberikan wawasan tentang bagaimana membangun budaya kerja yang positif di sektor ini. Dengan demikian, pelatihan ini berperan penting dalam mempersiapkan peserta untuk menghadapi tantangan dan peluang di industri minyak dan gas, serta membantu mereka mencapai keberhasilan dalam mengelola sumber daya manusia dalam lingkup tersebut.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Human Resource Management For Oil And Gas Industry ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang nya baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Human Resource Management For Oil And Gas Industry ini adalah sebagai berikut:

  • Pengantar Industri Minyak dan Gas: Pemaparan tentang karakteristik, tantangan, dan tren industri minyak dan gas, serta peran penting manajemen SDM dalam konteks ini.
  • Kebijakan dan Peraturan SDM: Pemahaman tentang peraturan, kebijakan, dan praktik SDM yang relevan dengan industri minyak dan gas, termasuk aspek hukum, regulasi lingkungan, dan keamanan.
  • Perekrutan dan Seleksi Karyawan: Metode dan strategi untuk merekrut dan memilih karyawan yang berkualitas, termasuk teknik wawancara, penilaian kompetensi, dan penempatan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
  • Pengembangan Karyawan: Pemahaman tentang pentingnya pengembangan karyawan dalam industri ini, termasuk perencanaan karir, pelatihan dan pengembangan, serta program pengenalan perusahaan.
  • Manajemen Kinerja: Prinsip-prinsip dan teknik dalam mengelola kinerja karyawan, termasuk penetapan sasaran, umpan balik, evaluasi kinerja, dan pengelolaan kinerja yang buruk.
  • Kompensasi dan Manfaat: Pengetahuan tentang strategi kompensasi yang sesuai dengan industri minyak dan gas, termasuk sistem insentif, tunjangan, dan program kesejahteraan karyawan.
  • Manajemen Konflik dan Penyelesaian Sengketa: Teknik untuk mengelola konflik di tempat kerja, menangani keluhan, dan menyelesaikan sengketa antara karyawan atau dengan pihak lain.
  • Pengelolaan Hubungan Kerja: Pemahaman tentang hubungan antara manajemen dan serikat pekerja, negosiasi kolektif, dan proses arbitrase dalam konteks industri minyak dan gas.
  • Aspek Kepemimpinan dan Pengembangan Tim: Pembahasan tentang kepemimpinan yang efektif dalam industri ini, membangun tim yang kuat, serta strategi pengembangan kepemimpinan di dalam organisasi.
  • Etika dan Budaya Kerja: Pentingnya etika kerja, nilai-nilai organisasi, dan budaya kerja yang positif dalam mencapai keberhasilan di industri minyak dan gas.
  • Perlu diingat bahwa materi pelatihan dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan dan preferensi peserta serta lamanya program pelatihan yang tersedia.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

TRAINING NEED ANALYSIS AND TRAINING EVALUATION

Apakah Anda Seorang:

  • Manajer dan Kepala Departemen SDM (Sumber Daya Manusia): Manajer dan kepala departemen SDM bertanggung jawab untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program pelatihan di organisasi. Mereka harus memiliki pemahaman yang baik tentang TNA dan evaluasi pelatihan untuk memastikan bahwa program pelatihan yang diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan organisasi dan dapat memberikan hasil yang diharapkan.
  • Tim Pengembangan SDM: Tim pengembangan SDM, termasuk profesional di bidang pelatihan dan pengembangan, harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang TNA dan evaluasi pelatihan. Mereka bertanggung jawab untuk merancang dan mengimplementasikan program pelatihan, dan menggunakan metode evaluasi untuk mengukur dampak dan efektivitasnya.
  • Karyawan yang terlibat dalam pelaksanaan program pelatihan: Karyawan yang akan mengikuti program pelatihan perlu mengikuti pelatihan TNA dan evaluasi pelatihan. Dengan pemahaman yang baik tentang TNA, mereka dapat memberikan masukan yang berharga dalam mengidentifikasi kebutuhan pelatihan mereka sendiri. Mereka juga perlu memahami evaluasi pelatihan untuk dapat memberikan umpan balik yang bermanfaat dan membantu meningkatkan program pelatihan di masa depan.
  • Manajer dan supervisor: Manajer dan supervisor memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program pelatihan dan memastikan penerapannya yang efektif di tempat kerja. Mereka harus terlibat dalam TNA untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan tim mereka. Selain itu, mereka juga perlu memahami evaluasi pelatihan untuk memastikan bahwa karyawan mereka mendapatkan manfaat maksimal dari program pelatihan.
  • Konsultan pelatihan dan evaluator: Para konsultan pelatihan dan evaluator yang bekerja secara eksternal atau sebagai bagian dari tim internal juga harus mengikuti pelatihan TNA dan evaluasi pelatihan. Mereka memainkan peran penting dalam membantu organisasi dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program pelatihan. Memiliki pemahaman yang kuat tentang TNA dan evaluasi pelatihan akan memungkinkan mereka untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada klien mereka.

Fakta Mengenai Training Need Analysis And Training Evaluation:

Training Need Analysis (TNA) adalah proses pengumpulan dan analisis informasi untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan di dalam organisasi. Melalui TNA, organisasi dapat menentukan area di mana karyawan membutuhkan pengembangan keterampilan atau pengetahuan tambahan. TNA melibatkan pengumpulan data tentang keahlian dan kinerja karyawan, serta pemetaan kebutuhan pelatihan dengan tujuan organisasi. Dengan melakukan TNA, organisasi dapat mengidentifikasi gap antara keterampilan yang dimiliki karyawan dan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan bisnis. Hasil dari TNA dapat digunakan untuk merancang program pelatihan yang tepat, sesuai dengan kebutuhan individu dan organisasi.

Pelatihan Evaluation (Evaluasi Pelatihan) adalah proses pengukuran dan penilaian efektivitas program pelatihan. Evaluasi pelatihan dilakukan untuk menentukan apakah program pelatihan telah mencapai tujuan yang ditetapkan dan memberikan manfaat yang diharapkan. Proses evaluasi melibatkan pengumpulan data tentang reaksi peserta pelatihan, peningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta pengaruh pelatihan terhadap kinerja dan hasil bisnis. Evaluasi pelatihan dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti angket, wawancara, atau observasi langsung. Dengan melakukan evaluasi pelatihan, organisasi dapat mengevaluasi efektivitas investasi mereka dalam pelatihan, mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, dan membuat perbaikan untuk meningkatkan hasil pelatihan di masa depan.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan: TNA bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk mengidentifikasi kekurangan keterampilan dan pengetahuan karyawan di dalam organisasi. Hal ini memungkinkan organisasi untuk merancang program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan individu dan organisasi.
  • Memastikan relevansi dan efektivitas program pelatihan: TNA membantu memastikan bahwa program pelatihan yang diselenggarakan sesuai dengan tujuan organisasi dan memberikan manfaat yang diharapkan. Dengan menganalisis kebutuhan pelatihan, organisasi dapat merancang program yang relevan dan efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan.
  • Mengukur dampak dan efektivitas pelatihan: Evaluasi pelatihan bertujuan untuk mengukur sejauh mana program pelatihan telah mencapai tujuan yang ditetapkan. Hal ini melibatkan pengumpulan data untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan karyawan setelah mengikuti pelatihan, serta pengaruhnya terhadap kinerja dan hasil bisnis.
  • Menyediakan umpan balik kepada peserta pelatihan: Evaluasi pelatihan memberikan kesempatan bagi peserta pelatihan untuk memberikan umpan balik tentang kepuasan mereka terhadap program pelatihan. Hal ini membantu organisasi untuk memahami persepsi dan pengalaman peserta pelatihan, serta melakukan perbaikan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas program pelatihan di masa depan.
  • Mengoptimalkan investasi dalam pelatihan: Dengan melakukan TNA dan evaluasi pelatihan, organisasi dapat memastikan bahwa investasi mereka dalam pelatihan memberikan hasil yang diharapkan. Hal ini membantu mengidentifikasi area di mana perbaikan dapat dilakukan, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, dan meningkatkan efisiensi program pelatihan dalam mencapai tujuan organisasi.

Definisi Need Analysis And Training Evaluation:

TRAINING NEED ANALYSIS AND TRAINING EVALUATION

Training Need Analysis (TNA) adalah proses pengumpulan dan analisis informasi untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan di dalam organisasi. Dalam TNA, data tentang keterampilan dan kinerja karyawan dikumpulkan dan dianalisis untuk menentukan gap antara keterampilan yang dimiliki dan yang dibutuhkan. Tujuan dari TNA adalah untuk merancang program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan individu dan organisasi, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan bisnis yang diinginkan.

Training Evaluation (Evaluasi Pelatihan) adalah proses pengukuran dan penilaian efektivitas program pelatihan. Evaluasi pelatihan dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana program pelatihan mencapai tujuan yang ditetapkan dan memberikan manfaat yang diharapkan. Dalam evaluasi pelatihan, data tentang reaksi peserta pelatihan, peningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta pengaruhnya terhadap kinerja dan hasil bisnis dikumpulkan dan dianalisis. Tujuan dari evaluasi pelatihan adalah untuk memastikan bahwa investasi dalam pelatihan memberikan hasil yang diharapkan dan untuk melakukan perbaikan dalam program pelatihan di masa depan.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Need Analysis And Training Evaluation ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Need Analysis And Training Evaluation baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Need Analysis And Training Evaluation ini adalah sebagai berikut:

Pengenalan tentang TNA dan Evaluasi Pelatihan:
a. Definisi dan tujuan dari TNA dan Evaluasi Pelatihan.
b. Peran penting TNA dan Evaluasi Pelatihan dalam pengembangan sumber daya manusia.

Proses TNA:
a. Identifikasi kebutuhan pelatihan.
b. Pengumpulan data tentang keterampilan dan kinerja karyawan.
c. Analisis data dan identifikasi gap keterampilan.
d. Penentuan prioritas kebutuhan pelatihan.

Metode Pengumpulan Data dalam TNA:
a. Wawancara dengan karyawan dan manajer.
b. Observasi langsung di tempat kerja.
c. Angket dan survei.
d. Tinjauan dokumen dan data yang tersedia.

Desain Program Pelatihan:
a. Merancang program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan yang diidentifikasi.
b. Menentukan tujuan dan hasil yang diharapkan dari pelatihan.
c. Memilih metode dan strategi pelatihan yang efektif.

Pengukuran dan Evaluasi Pelatihan:
a. Pengenalan tentang evaluasi pelatihan.
b. Identifikasi indikator keberhasilan dan metode evaluasi yang sesuai.
c. Pengumpulan data evaluasi, termasuk reaksi peserta, peningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta dampak pada kinerja dan hasil bisnis.

Analisis dan Interpretasi Hasil Evaluasi Pelatihan:
a. Menganalisis data evaluasi pelatihan secara menyeluruh.
b. Mengevaluasi pencapaian tujuan pelatihan.
c. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan program pelatihan.
d. Memberikan umpan balik dan rekomendasi untuk perbaikan.

Membuat Rencana Tindak Lanjut:
a. Merencanakan tindakan perbaikan berdasarkan hasil evaluasi pelatihan.
b. Mengembangkan rencana pelatihan lanjutan untuk mengisi gap keterampilan yang diidentifikasi.

Penerapan dan Monitorisasi Program Pelatihan:
a. Melaksanakan program pelatihan dengan mempertimbangkan hasil dari TNA dan evaluasi.
b. Memantau dan mengukur keberhasilan implementasi program pelatihan.

Evaluasi Berkelanjutan:
a. Pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan program pelatihan di masa depan.
b. Menggunakan umpan balik dan pengalaman dari program pelatihan sebelumnya.

Komunikasi dan Pelaporan Hasil:
a. Menyajikan hasil TNA dan evaluasi pelatihan secara efektif kepada manajemen dan pemangku kepentingan terkait.
b. Mengomunikasikan keputusan dan rekomendasi untuk tindakan lanjut kepada pihak terkait.

Catatan: Outline pelatihan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan konteks organisasi yang akan melaksanakan pelatihan TNA dan Evaluasi Pelatihan.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

TRAINING KOMPETENSI JABATAN

Apakah Anda Seorang:

  • Karyawan baru: Pelatihan kompetensi jabatan seringkali diperlukan untuk mempersiapkan karyawan baru agar dapat memenuhi persyaratan pekerjaan dan memahami tugas-tugas yang harus mereka lakukan.
  • Karyawan yang memperoleh promosi: Jika seorang karyawan dipromosikan ke posisi baru dengan tanggung jawab yang lebih besar, mereka mungkin perlu mengikuti pelatihan kompetensi jabatan untuk mempelajari keterampilan dan pengetahuan baru yang relevan dengan peran mereka yang baru.
  • Karyawan yang ingin mengembangkan diri: Beberapa karyawan mungkin ingin mengikuti pelatihan kompetensi jabatan untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam pekerjaan saat ini atau untuk mempersiapkan diri mereka untuk kemungkinan peran yang lebih tinggi di masa depan.
  • Karyawan yang menghadapi perubahan dalam pekerjaan mereka: Jika ada perubahan dalam tugas atau teknologi yang mempengaruhi pekerjaan seorang karyawan, mereka mungkin perlu mengikuti pelatihan kompetensi jabatan untuk mempelajari keterampilan baru yang diperlukan untuk mengatasi perubahan tersebut.
  • Karyawan yang membutuhkan sertifikasi atau lisensi: Beberapa pekerjaan memerlukan sertifikasi atau lisensi khusus untuk dapat bekerja secara legal. Pelatihan kompetensi jabatan sering kali menjadi persyaratan untuk memperoleh sertifikasi atau lisensi ini.
  • Namun, penting untuk dicatat bahwa kebutuhan pelatihan kompetensi jabatan dapat bervariasi tergantung pada industri, perusahaan, atau peran pekerjaan yang spesifik.

Fakta Mengenai Training Kompetensi Jabatan:

Training kompetensi jabatan adalah program pendidikan dan pengembangan yang dirancang untuk membantu individu meningkatkan kemampuan dan pengetahuan yang spesifik dalam pekerjaan atau jabatan mereka. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan, pemahaman, dan kinerja individu dalam melaksanakan tugas-tugas yang terkait dengan pekerjaan mereka. Pelatihan kompetensi jabatan dapat meliputi berbagai aspek, seperti pengetahuan teknis, keterampilan praktis, pemahaman tentang kebijakan dan prosedur organisasi, serta kemampuan interpersonal yang dibutuhkan dalam menjalankan peran dan tanggung jawab pekerjaan.

Dalam pelatihan kompetensi jabatan, individu akan diberikan materi pelatihan yang relevan dengan pekerjaan mereka, seperti pengenalan terhadap peraturan, teknik kerja, atau pemahaman tentang produk atau layanan yang ditawarkan oleh organisasi. Pelatihan ini juga dapat mencakup metode praktis, simulasi, studi kasus, dan diskusi untuk membantu individu memahami dan menguasai konsep-konsep yang diajarkan. Dengan mengikuti pelatihan kompetensi jabatan, individu dapat meningkatkan keterampilan mereka, mengoptimalkan kinerja dalam pekerjaan, dan meningkatkan peluang untuk pengembangan karir di masa depan.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan: Pelatihan kompetensi jabatan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktis dan pengetahuan teknis individu dalam menjalankan tugas-tugas yang terkait dengan pekerjaan atau jabatan mereka.
  • Meningkatkan kinerja: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja individu dalam melaksanakan tanggung jawab pekerjaan dengan lebih efektif dan efisien, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar kepada organisasi.
  • Mengembangkan keahlian khusus: Pelatihan kompetensi jabatan dapat membantu individu mengembangkan keahlian khusus yang diperlukan dalam bidang pekerjaan mereka, seperti kemampuan analisis data, manajemen proyek, atau keterampilan komunikasi yang efektif.
  • Meningkatkan adaptabilitas: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan individu dalam menghadapi perubahan lingkungan kerja, teknologi, atau tuntutan pekerjaan yang berubah, sehingga mereka dapat tetap relevan dan berkinerja baik.
  • Meningkatkan peluang karir: Dengan mengikuti pelatihan kompetensi jabatan, individu dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan promosi, kenaikan gaji, atau kesempatan pengembangan karir yang lebih baik, karena mereka memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang dalam pekerjaan mereka.

Definisi Kompetensi Jabatan:

TRAINING KOMPETENSI JABATAN

Kompetensi jabatan merujuk pada kumpulan keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang diperlukan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam suatu jabatan atau pekerjaan. Ini mencakup pemahaman tentang tugas yang harus dilakukan, keterampilan teknis yang relevan, serta kemampuan interpersonal dan konseptual yang dibutuhkan untuk berhasil dalam peran tersebut. Kompetensi jabatan mencerminkan standar atau persyaratan yang diharapkan dari individu yang mengisi jabatan tertentu, dan mereka digunakan sebagai acuan dalam mengukur kemampuan dan kinerja individu dalam pekerjaan mereka. Pelatihan kompetensi jabatan dirancang untuk membantu individu memperoleh atau mengembangkan kompetensi ini agar mereka dapat menjalankan tugas-tugas mereka dengan baik dan mencapai hasil yang diinginkan.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Kompetensi Jabatan ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Kompetensi Jabatan baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Kompetensi Jabatan ini adalah sebagai berikut:

  • Pengenalan terhadap peran dan tanggung jawab jabatan: Memahami tugas dan tanggung jawab yang terkait dengan posisi jabatan yang sedang diikuti.
  • Keterampilan teknis: Mengembangkan keterampilan praktis yang diperlukan dalam menjalankan tugas-tugas pekerjaan, seperti keterampilan komputer, penggunaan perangkat lunak khusus, atau teknik kerja tertentu.
  • Pemahaman tentang kebijakan dan prosedur organisasi: Memahami kebijakan, aturan, dan prosedur organisasi yang relevan untuk menjalankan tugas dengan benar dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  • Komunikasi efektif: Meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif dengan rekan kerja, atasan, atau pelanggan, baik secara lisan maupun tulisan.
  • Manajemen waktu: Mempelajari strategi dan teknik untuk mengelola waktu dengan efisien, mengatur prioritas, dan meningkatkan produktivitas.
  • Kemampuan analisis dan pemecahan masalah: Mengembangkan kemampuan untuk menganalisis situasi, mengidentifikasi masalah, dan menemukan solusi yang efektif dan inovatif.
  • Pemimpin dan manajemen tim: Memahami konsep kepemimpinan yang efektif, manajemen tim, dan kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama.
  • Adaptabilitas dan fleksibilitas: Mengembangkan keterampilan untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan kerja, teknologi, atau tuntutan pekerjaan yang berubah dengan cepat.
  • Etika kerja: Membahas prinsip-prinsip etika kerja, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas-tugas pekerjaan.
  • Pengembangan diri: Mendorong individu untuk terus mengembangkan diri, belajar secara mandiri, dan mencari peluang pengembangan karir yang relevan dengan pekerjaan mereka.
  • Materi atau outline pelatihan kompetensi jabatan dapat bervariasi tergantung pada spesifikasi pekerjaan, industri, dan kebutuhan organisasi.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

TRAINING ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK

Apakah Anda Seorang:

  • Pegawai pemerintah: Pegawai di lembaga pemerintah, seperti kementerian, badan atau dinas yang terlibat dalam pembuatan, implementasi, dan evaluasi kebijakan publik perlu mengikuti pelatihan analisis kebijakan publik. Mereka akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk memahami dan menganalisis dampak kebijakan yang diimplementasikan.
  • Peneliti: Peneliti yang tertarik pada bidang kebijakan publik perlu mengikuti pelatihan analisis kebijakan publik untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam merancang dan mengimplementasikan penelitian kebijakan yang efektif. Pelatihan ini akan membantu mereka memahami metodologi analisis kebijakan, pengumpulan dan analisis data, serta cara menginterpretasikan hasil penelitian secara tepat.
  • Aktivis dan advokat masyarakat: Pelatihan analisis kebijakan publik akan memberikan alat dan pengetahuan kepada aktivis dan advokat masyarakat untuk memahami dan menganalisis kebijakan yang diusulkan atau diterapkan oleh pemerintah. Hal ini akan memungkinkan mereka untuk mengadvokasi kebijakan yang lebih efektif dan berdampak positif bagi masyarakat.
  • Mahasiswa dan akademisi: Mahasiswa dan akademisi yang belajar atau mengajar di bidang kebijakan publik juga akan mendapat manfaat besar dari pelatihan analisis kebijakan publik. Pelatihan ini akan memberikan fondasi yang kuat dalam pemahaman teori dan praktik analisis kebijakan, yang akan memperkaya pengetahuan dan pemahaman mereka tentang bidang ini.
  • Praktisi sektor swasta: Meskipun sektor swasta mungkin tidak langsung terlibat dalam pembuatan kebijakan publik, mereka seringkali terpengaruh oleh kebijakan tersebut. Pelatihan analisis kebijakan publik dapat membantu praktisi sektor swasta untuk memahami dan mengevaluasi dampak kebijakan publik terhadap operasi bisnis mereka. Hal ini akan memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi peluang dan mengelola risiko yang timbul akibat perubahan kebijakan publik.
  • Perlu diingat bahwa daftar ini tidaklah lengkap dan terdapat banyak pihak lain yang dapat mengambil manfaat dari pelatihan analisis kebijakan publik, tergantung pada konteks dan kebutuhan spesifik.

Fakta Mengenai Training Analisis Kebijakan Publik:

Training analisis kebijakan publik adalah program pembelajaran yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam menganalisis dan memahami proses pembuatan kebijakan publik serta dampaknya terhadap masyarakat. Dalam pelatihan ini, peserta akan diajarkan tentang metodologi dan alat-alat analisis kebijakan yang digunakan untuk mempelajari kebijakan publik yang ada, mengevaluasi keberhasilan implementasinya, dan merumuskan rekomendasi perbaikan. Peserta juga akan mempelajari teknik pengumpulan dan analisis data, serta cara mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pembuatan kebijakan publik. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang proses kebijakan publik kepada peserta agar mereka dapat menjadi pemangku kepentingan yang lebih kompeten dan efektif dalam berkontribusi dalam pembuatan kebijakan publik.

Selama pelatihan analisis kebijakan publik, peserta akan mempelajari berbagai konsep dan teori yang terkait dengan kebijakan publik, seperti analisis kebutuhan, analisis dampak kebijakan, evaluasi kebijakan, dan pemetaan pemangku kepentingan. Mereka juga akan dilatih dalam menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif untuk mengumpulkan dan menganalisis data terkait dengan kebijakan publik. Dengan demikian, pelatihan ini memberikan peserta dengan alat-alat dan keterampilan yang diperlukan untuk menganalisis secara objektif kebijakan publik yang ada, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahannya, serta menyusun rekomendasi yang berdasarkan bukti-bukti yang solid. Dengan pemahaman yang mendalam tentang analisis kebijakan publik, peserta akan dapat berkontribusi secara lebih efektif dalam menyusun kebijakan yang lebih baik, mempengaruhi perubahan positif, dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Apa Manfaat Mengikuti Pelatihan Ini?

  • Meningkatkan pemahaman peserta tentang proses pembuatan kebijakan publik serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dengan pemahaman yang lebih baik, peserta dapat memahami konteks dan dinamika kebijakan publik yang ada.
  • Mengembangkan keterampilan analisis peserta dalam menganalisis kebijakan publik secara kritis. Peserta akan dilatih untuk menggunakan alat-alat dan metode analisis yang relevan dalam mempelajari dampak kebijakan dan mengevaluasi keberhasilan implementasinya.
  • Meningkatkan kemampuan peserta dalam merumuskan rekomendasi perbaikan kebijakan yang didasarkan pada analisis yang objektif dan berdasarkan bukti. Peserta akan diajarkan cara menyusun rekomendasi yang praktis dan bermanfaat bagi proses perumusan kebijakan publik.
  • Memperkuat keterampilan peserta dalam pengumpulan dan analisis data terkait kebijakan publik. Peserta akan mempelajari teknik pengumpulan data yang efektif dan metode analisis yang dapat digunakan untuk menghasilkan informasi yang berkualitas untuk mendukung analisis kebijakan.
  • Mempersiapkan peserta untuk berperan aktif dalam proses pembuatan kebijakan publik dan menjadi pemangku kepentingan yang kompeten. Peserta akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk berkontribusi dalam perumusan, implementasi, dan evaluasi kebijakan publik, baik sebagai pegawai pemerintah, peneliti, aktivis masyarakat, atau praktisi sektor swasta.
  • Dengan mencapai tujuan-tujuan ini, pelatihan analisis kebijakan publik bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menghadapi kompleksitas dan tantangan dalam analisis kebijakan publik, serta membantu mereka berkontribusi secara lebih efektif dalam perumusan kebijakan yang lebih baik dan berdampak positif bagi masyarakat.

Definisi Training Analisis Kebijakan Publik:

TRAINING ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK

Analisis kebijakan publik adalah suatu proses sistematis yang digunakan untuk memahami, mengevaluasi, dan merumuskan kebijakan publik yang telah ada atau yang akan diimplementasikan oleh pemerintah. Dalam analisis kebijakan publik, dilakukan pendekatan yang mendalam terhadap kebijakan tersebut dengan menggunakan metode-metode analisis yang relevan, seperti analisis kebutuhan, analisis dampak, dan evaluasi kebijakan. Tujuan dari analisis kebijakan publik adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang konteks dan konsekuensi dari kebijakan publik serta merumuskan rekomendasi perbaikan yang berdasarkan bukti-bukti yang solid. Analisis kebijakan publik melibatkan pengumpulan dan analisis data yang relevan, serta mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi kebijakan, termasuk aspek sosial, ekonomi, politik, dan lingkungan. Dengan melakukan analisis kebijakan publik, diharapkan kebijakan publik yang dihasilkan dapat lebih efektif, efisien, dan dapat memenuhi kebutuhan serta kepentingan masyarakat secara lebih baik.

Siapa Yang Akan Menjadi Pembicara Pada Pelatihan ini?

Instruktur yang mengajar Pelatihan Training Analisis Kebijakan Publik ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Training Analisis Kebijakan Publik baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Materi Pelatihan Apa Yang Akan Didapatkan?

Yang akan dibahas dalam Pelatihan Training Analisis Kebijakan Publik ini adalah sebagai berikut:

Pengantar Kebijakan Publik
a. Definisi kebijakan publik
b. Proses pembuatan kebijakan publik
c. Peran dan tanggung jawab analisis kebijakan publik

Metode Analisis Kebijakan Publik
a. Analisis kebutuhan: Mengidentifikasi masalah dan kebutuhan masyarakat yang perlu diatasi oleh kebijakan publik
b. Analisis dampak: Mengevaluasi dampak kebijakan terhadap berbagai aspek, seperti sosial, ekonomi, dan lingkungan
c. Evaluasi kebijakan: Menilai keberhasilan implementasi kebijakan dan efektivitasnya dalam mencapai tujuan yang diinginkan

Pengumpulan dan Analisis Data
a. Teknik pengumpulan data: Survei, wawancara, observasi, dan penelusuran literatur
b. Analisis kuantitatif: Pengolahan data menggunakan statistik dan teknik analisis kuantitatif lainnya
c. Analisis kualitatif: Menggunakan pendekatan interpretatif untuk memahami makna di balik data kualitatif

Faktor-Faktor Pengaruh Kebijakan Publik
a. Faktor politik: Pengaruh partai politik, opini publik, dan kepentingan kelompok
b. Faktor ekonomi: Dampak kebijakan terhadap pertumbuhan ekonomi, investasi, dan redistribusi kekayaan
c. Faktor sosial dan budaya: Implikasi kebijakan terhadap kesetaraan, keadilan, dan nilai-nilai masyarakat

Komunikasi Kebijakan Publik
a. Strategi komunikasi: Merancang pesan yang efektif dan mencapai target audiens
b. Manajemen perubahan: Mempersiapkan masyarakat untuk menerima dan mendukung perubahan kebijakan
c. Mekanisme umpan balik: Mengumpulkan masukan dan tanggapan dari pemangku kepentingan terkait kebijakan yang diusulkan atau diterapkan

Etika dalam Analisis Kebijakan Publik
a. Prinsip-prinsip etika yang relevan dalam analisis kebijakan publik
b. Konflik kepentingan dan penanganannya dalam analisis kebijakan
c. Pertimbangan etika dalam penggunaan data dan interpretasi hasil analisis

Studi Kasus dan Latihan
a. Menganalisis studi kasus kebijakan publik yang relevan
b. Latihan pemodelan dan simulasi analisis kebijakan publik
c. Diskusi dan penyelesaian masalah terkait dengan analisis kebijakan publik

Penyusunan Rekomendasi Kebijakan
a. Merumuskan rekomendasi berdasarkan hasil analisis dan bukti yang ada
b. Menyusun argumen yang kuat untuk mendukung rekomendasi kebijakan
c. Mempertimbangkan aspek politik dan keterkaitan dengan kebijakan lain dalam menyusun rekomendasi

Implementasi dan Evaluasi Kebijakan Publik
a. Peran dan tantangan dalam implementasi kebijakan publik
b. Metode evaluasi kebijakan untuk mengukur dampak dan kelayakan kebijakan yang telah diimplementasikan
c. Penggunaan hasil evaluasi untuk memperbaiki kebijakan dan proses kebijakan di masa depan

Kesimpulan dan Pemantapan Materi
a. Merangkum materi pelatihan dan poin-poin penting yang telah dipelajari
b. Diskusi refleksi tentang pengalaman dan pemahaman peserta
c. Penyusunan rencana tindak lanjut untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam analisis kebijakan publik di lingkungan kerja masing-masing

Perlu diketahui bahwa materi pelatihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat keahlian peserta.

Metode Pelatihan

Presentasi

Pelatihan dengan metode Presentation untuk matrikulasi dan penyampaian materi

Diskusi

Komunikasi interaktif antara trainer dan peserta didalam kelas​

Studi Kasus

Membahas contoh permasalahan yang ada dan berbagi pengalaman

Praktek

Praktek Lapangan untuk peserta belajar dan berlatih secara mandiri

Selain Materi Pelatihan Benefit Apa Lagi Yang Akan Didapatkan

Sertifikat

Lunch

Coffee Break

USB Flasdisk

Modul

Souvenir

Transport

Jogja Dinner

Training Kit

Affrodable Investment

Lokasi Pelatihan

Berapa Investasi Jika Saya Upgrade Skill?

Investasi pelatihan selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket lain IN HOUSE TRAINING, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan

Jadwal Pelatihan Tahun 2023

Januari

18-19 / 26-27

Februari

15-16 / 23-24​

Maret

8-9 / 23-24

April

18-19 / 20-21

Mei

19-20 / 24-25

Juni

15-16 / 22-23

Juli

18-19 / 26-27

Agustus

11-12 / 24-25

September

14-15 / 21-22

Oktober

12-13 / 26-27

November

16-17 / 26-27

Desember

7-8 / 22-23

Tanyakan pada kami ?

Kami di sini untuk membantu Anda! Jangan ragu untuk menanyakan apapun kepada kami. Klik di bawah untuk memulai obrolan.

Customer Support

Tari

Online

Marketing

Cindy

Online

Tari

Hi, What can i do for you? 00.00

Cindy

Hai, tanyakan pada kami ? 00.00