Search for:
PELATIHAN WORKLOAD ANALYSIS & MANPOWER PLANNING
PELATIHAN WORKLOAD ANALYSIS & MANPOWER PLANNING

PENGERTIAN WORKLOAD ANALYSIS & MANPOWER PLANNING DI JAKARTA

Analisis beban kerja dan perencanaan kekuatan kerja merupakan aspek penting dari manajemen organisasi yang efektif.

Pada intinya, praktik-praktik ini berfungsi sebagai kompas bagi kesuksesan organisasi, menyelaraskan sumber daya manusia dengan beban kerja untuk mencapai kinerja optimal dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

TUJUAN DAN MANFAAT WORKLOAD ANALYSIS & MANPOWER PLANNING DI BALI

Tujuan Workload Analysis:

  1. Identifikasi Beban Kerja: Menganalisis dan mengidentifikasi beban kerja yang dikenakan pada karyawan untuk memahami tugas dan tanggung jawab mereka.
  2. Optimalisasi Tugas: Mengoptimalkan distribusi tugas di antara karyawan untuk mencegah kelebihan atau kekurangan beban kerja.
  3. Identifikasi Ketidakseimbangan: Mengidentifikasi ketidakseimbangan beban kerja antara tim atau departemen yang dapat mempengaruhi produktivitas.
  4. Pengenalan Prioritas: Memahami prioritas tugas untuk menentukan kebutuhan sumber daya yang lebih baik.

Manfaat Workload Analysis:

  1. Efisiensi Operasional: Meningkatkan efisiensi operasional dengan mengelola dan mendistribusikan tugas secara lebih efektif.
  2. Pencegahan Burnout: Mencegah kelelahan kerja (burnout) dengan mengidentifikasi dan mengurangi beban kerja yang tidak seimbang.
  3. Penyesuaian Rencana Kerja: Memungkinkan organisasi untuk menyesuaikan rencana kerja sesuai dengan kebutuhan aktual dan memastikan sumber daya yang efektif.
  4. Perbaikan Produktivitas: Mengarah pada peningkatan produktivitas dengan fokus pada tugas yang lebih penting dan mendesak.

Tujuan Manpower Planning:

  1. Antisipasi Kebutuhan Tenaga Kerja: Mengantisipasi kebutuhan tenaga kerja di masa depan berdasarkan pertumbuhan organisasi atau perubahan strategis.
  2. Pengelolaan Turnover: Merencanakan untuk mengelola pergantian karyawan dan memastikan keberlanjutan operasional.
  3. Penyediaan Keterampilan Tertentu: Memastikan ketersediaan keterampilan dan kompetensi yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi.
  4. Penyusunan Anggaran Sumber Daya Manusia: Mendukung penyusunan anggaran sumber daya manusia dengan memperhitungkan kebutuhan tenaga kerja.

Manfaat Manpower Planning:

  1. Pemenuhan Kebutuhan Strategis: Memastikan organisasi memiliki jumlah dan jenis tenaga kerja yang sesuai dengan tujuan dan strategi jangka panjang.
  2. Pencegahan Kekurangan atau Kelebihan Tenaga Kerja: Mencegah kekurangan atau kelebihan tenaga kerja yang dapat mempengaruhi produktivitas dan efisiensi.
  3. Pengelolaan Biaya Tenaga Kerja: Mengoptimalkan biaya tenaga kerja dengan menghindari pemborosan akibat kekurangan atau kelebihan karyawan.
  4. Pengembangan Karyawan: Memungkinkan pengembangan karyawan melalui pelatihan dan pengembangan untuk memenuhi kebutuhan organisasi di masa depan.

MATERI  WORKLOAD ANALYSIS & MANPOWER PLANNING DI JOGJA

  • I. Pendahuluan
  • A. Pengenalan konsep Workload Analysis dan Manpower Planning
  • B. Relevansi dan urgensi dalam konteks manajemen organisasi
  • II. Workload Analysis
  • A. Definisi dan ruang lingkup Workload Analysis
  • B. Metode dan alat analisis beban kerja
  • 1. Job analysis
  • 2. Time and motion studies
  • 3. Work sampling
  • C. Identifikasi dan klasifikasi tugas-tugas kerja
  • D. Pengumpulan data: kuesioner, observasi, wawancara
  • III. Manpower Planning
  • A. Pengertian dan peran Manpower Planning
  • B. Hubungan Manpower Planning dengan strategi organisasi
  • C. Proses Manpower Planning
  • 1. Perencanaan kebutuhan sumber daya manusia
  • 2. Perkiraan penawaran tenaga kerja
  • 3. Identifikasi kesenjangan dan strategi penyelesaiannya
  • D. Pengukuran dan evaluasi efektivitas Manpower Planning
  • IV. Integrasi Workload Analysis & Manpower Planning
  • A. Bagaimana Workload Analysis mendukung Manpower Planning
  • B. Studi kasus: Implementasi sukses integrasi di organisasi tertentu
  • V. Tantangan dan Strategi Mengatasi
  • A. Tantangan umum dalam pelaksanaan Workload Analysis dan Manpower Planning
  • B. Strategi mengatasi hambatan dan peningkatan keberhasilan
  • VI. Studi Kasus dan Diskusi
  • A. Analisis kasus nyata dalam Workload Analysis
  • B. Diskusi tentang implementasi Manpower Planning yang efektif
  • VII. Peran Teknologi dalam Workload Analysis & Manpower Planning
  • A. Penggunaan software dan teknologi terkini
  • B. Keuntungan dan risiko penggunaan teknologi
  • VIII. Evaluasi dan Penilaian
  • A. Ujian tertulis
  • B. Tugas individu atau kelompok
  • C. Partisipasi dalam diskusi dan studi kasus
  • IX. Kesimpulan dan Tindak Lanjut
  • A. Rangkuman materi
  • B. Pemantapan konsep melalui latihan praktis
  • C. Sumber daya dan referensi tambahan

PESERTA PELATIHAN  WORKLOAD ANALYSIS & MANPOWER PLANNING

PELATIHAN WORKLOAD ANALYSIS & MANPOWER PLANNING

  1. Manajer SDM dan Personalia: Untuk meningkatkan kemampuan dalam perencanaan sumber daya manusia dan analisis beban kerja guna mendukung kebutuhan organisasi.
  2. Analis Kinerja Organisasi: Agar dapat menyusun laporan kinerja organisasi dengan landasan analisis beban kerja dan perencanaan tenaga kerja yang akurat.
  3. Konsultan Manajemen: Yang ingin menyediakan layanan konsultasi terkait perencanaan sumber daya manusia dan optimalisasi tugas-tugas kerja di berbagai organisasi.
  4. Pemimpin Tim atau Supervisor: Untuk memahami cara mendistribusikan tugas dengan seimbang dan memastikan tim beroperasi pada kapasitas optimal.
  5. Pengembang Karyawan: Untuk merancang program pengembangan karyawan yang sesuai dengan analisis beban kerja dan kebutuhan organisasi.
  6. Pemilik Usaha atau Pengusaha: Untuk mengelola sumber daya manusia dan merencanakan tenaga kerja dengan efektif guna mendukung pertumbuhan bisnis.
  7. Mahasiswa dan Peminat Studi Manajemen Sumber Daya Manusia: Untuk mendapatkan pemahaman yang kuat tentang konsep-konsep Workload Analysis dan Manpower Planning sebagai bekal dalam dunia kerja.
  8. Staf Perencanaan Strategis: Yang bertanggung jawab merumuskan strategi organisasi agar dapat memperhitungkan kebutuhan sumber daya manusia dengan akurat.

Pemateri/ Trainer Pelatihan di Jakata

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

Metode Pelatihan di Bandung

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

Lokasi Pelatihan diseluruh Indonesia

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

Jadwal Training Terbaru di Tahun 2024

Januari : 16-17 Januari 2024
Februari : 13-14 Februari 2024
Maret : 5-6 Maret 2024
April : 24-25 April 2024
Mei : 21-22 Mei 2024
Juni : 11-12 Juni 2024
Juli : 16-17 Juli 2024
Agustus : 20-21 Agustus 2024
September : 17-18 September 2024
Oktober : 8-9 Oktober 2024
November : 12-13 November 2024
Desember : 17-18 Desember 2024

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Investasi Pelatihan terbaik di tahun 2024 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

PELATIHAN KONSEP DASAR PERPAJAKAN INTERNASIONAL
PELATIHAN KONSEP DASAR PERPAJAKAN INTERNASIONAL

PENGERTIAN KONSEP DASAR PERPAJAKAN INTERNASIONAL DI JAKARTA

Konsep dasar perpajakan internasional merujuk pada kerangka hukum dan prinsip yang mengatur sistem perpajakan antarnegara.

Dengan demikian, pemahaman dan pengikutan konsep dasar perpajakan internasional menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan perpajakan yang adil, efisien, dan mendukung pertumbuhan ekonomi global.

TUJUAN DAN MANFAAT KONSEP DASAR PERPAJAKAN INTERNASIONAL DI JOGJA

Tujuan dan Manfaat Mengikuti Konsep Dasar Perpajakan Internasional:

  1. Menghindari Pajak Ganda: Konsep dasar perpajakan internasional membantu menghindari fenomena pajak ganda, di mana subjek pajak dikenakan pajak oleh lebih dari satu negara untuk penghasilan yang sama.
  2. Mendorong Investasi Asing: Dengan adopsi konsep dasar perpajakan internasional, negara dapat menciptakan kepastian dan konsistensi dalam kebijakan perpajakan, yang dapat menarik investasi asing dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
  3. Mengatasi Penghindaran Pajak: Konsep dasar perpajakan internasional bertujuan untuk mencegah penghindaran pajak, sehingga perusahaan tidak dapat memanipulasi struktur perpajakannya untuk mengurangi kewajiban pajak secara tidak adil.
  4. Meningkatkan Keadilan Fiskal: Dengan mematuhi prinsip perpajakan internasional, negara dapat mencapai tingkat keadilan fiskal yang lebih tinggi, memastikan bahwa semua pihak, termasuk perusahaan multinasional, memberikan kontribusi yang adil kepada pendapatan negara.
  5. Memfasilitasi Perdagangan Internasional: Konsep dasar perpajakan internasional membantu menciptakan lingkungan perpajakan yang mendukung perdagangan internasional dengan mengurangi hambatan dan memastikan konsistensi dalam perlakuan pajak terhadap transaksi lintas batas.
  6. Mendukung Kerja Sama Internasional: Adopsi konsep dasar perpajakan internasional memungkinkan negara-negara untuk bekerja sama dalam mengatasi tantangan perpajakan lintas batas, seperti pertukaran informasi pajak dan penanganan praktik perpajakan yang merugikan.
  7. Menciptakan Kestabilan Hukum: Dengan mengikuti konsep dasar perpajakan internasional, negara memberikan kepastian hukum kepada pelaku bisnis dalam hal peraturan perpajakan, menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan dapat diprediksi.
  8. Mengoptimalkan Penerimaan Pajak: Dengan menyesuaikan kebijakan perpajakan sesuai konsep dasar perpajakan internasional, negara dapat mengoptimalkan penerimaan pajak tanpa merugikan iklim investasi.
  9. Membentuk Harmonisasi Perpajakan: Konsep dasar perpajakan internasional membantu menciptakan harmonisasi dalam kebijakan perpajakan antarnegara, mengurangi ketidakpastian dan kesenjangan yang dapat dimanfaatkan untuk penghindaran pajak.
  10. Mendorong Transparansi: Adopsi konsep dasar perpajakan internasional mendukung transparansi dalam pelaporan keuangan perusahaan, memungkinkan pemantauan yang lebih baik oleh otoritas pajak dan pemangku kepentingan lainnya.

MATERI KONSEP DASAR PERPAJAKAN INTERNASIONAL DI BALI

  • I. Pendahuluan
  • A. Pengantar Perpajakan Internasional
  • B. Peran Konsep Dasar Perpajakan
  • II. Dasar-Dasar Hukum Perpajakan Internasional
  • A. Prinsip Kedaulatan Fiskal
  • B. Asas Pajak Penghasilan Internasional
  • C. Konsep Residensi Pajak
  • III. Pajak Ganda dan Penghindaran Pajak
  • A. Definisi dan Dampak Pajak Ganda
  • B. Prinsip Penghindaran Pajak
  • C. Upaya Mengatasi Penghindaran Pajak
  • IV. Konsep Perlakuan Pajak Transaksi Lintas Batas
  • A. Penentuan Dasar Pengenaan Pajak
  • B. Pajak atas Penghasilan dari Bisnis Internasional
  • C. Pajak atas Dividen, Royalti, dan Bunga Internasional
  • V. Perjanjian Perpajakan Internasional
  • A. Fungsi dan Tujuan Perjanjian Perpajakan
  • B. Negosiasi dan Implementasi Perjanjian Perpajakan
  • C. Studi Kasus Perjanjian Perpajakan Bilateral
  • VI. Perlindungan Terhadap Penghindaran Pajak dan Pajak Abusif
  • A. Peraturan Anti-Penghindaran Pajak
  • B. Tindakan Pencegahan Terhadap Pajak Abusif
  • VII. Organisasi Internasional dan Kerjasama Pajak
  • A. Peran Organisasi Internasional dalam Perpajakan
  • B. Kerjasama dan Pertukaran Informasi Pajak
  • VIII. Studi Kasus dan Analisis Kasus Perpajakan Internasional
  • A. Kasus-Kasus Kontemporer dalam Perpajakan Internasional
  • B. Analisis Dampak dan Implikasi
  • IX. Tantangan dan Isu Terkini dalam Perpajakan Internasional
  • A. Perubahan Global dalam Kebijakan Pajak
  • B. Tantangan Ekonomi dan Teknologi Terhadap Perpajakan Internasional
  • X. Evaluasi dan Kesimpulan
  • A. Analisis Efektivitas Konsep Dasar Perpajakan Internasional
  • B. Implikasi untuk Bisnis dan Negara

PESERTA PELATIHAN KONSEP DASAR PERPAJAKAN INTERNASIONAL

PELATIHAN KONSEP DASAR PERPAJAKAN INTERNASIONAL

  1. Praktisi Pajak Internasional: Pelatihan konsep dasar perpajakan internasional sangat penting bagi praktisi pajak yang berurusan dengan klien atau perusahaan yang terlibat dalam kegiatan lintas batas, membantu mereka memahami regulasi dan kewajiban perpajakan yang berlaku.
  2. Manajer Keuangan Internasional: Manajer keuangan yang bertanggung jawab atas operasi keuangan perusahaan yang beroperasi di berbagai negara perlu menguasai konsep dasar perpajakan internasional untuk mengelola risiko perpajakan dan memaksimalkan efisiensi pajak.
  3. Pemilik Bisnis Multinasional: Pemilik bisnis atau eksekutif perusahaan multinasional memerlukan pemahaman mendalam tentang konsep dasar perpajakan internasional untuk merancang strategi perpajakan yang optimal dan meminimalkan dampak pajak terhadap kinerja keuangan perusahaan.
  4. Auditor Internasional: Auditor yang beroperasi di tingkat internasional perlu memiliki pengetahuan konsep dasar perpajakan internasional untuk mengevaluasi dan mengaudit laporan keuangan perusahaan yang beroperasi lintas batas secara akurat.
  5. Mahasiswa dan Akademisi: Mahasiswa dan akademisi di bidang akuntansi, keuangan, atau hukum perlu memahami konsep dasar perpajakan internasional untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi kompleksitas perpajakan di dunia bisnis global.
  6. Pegawai Pajak Negara: Pegawai pajak yang bekerja di lembaga pajak negara memerlukan pelatihan konsep dasar perpajakan internasional agar dapat mengimplementasikan regulasi dan kebijakan perpajakan secara efektif serta mengatasi tantangan lintas batas.
  7. Konsultan Pajak Internasional: Konsultan pajak yang memberikan layanan kepada klien internasional perlu memahami konsep dasar perpajakan internasional untuk memberikan saran yang akurat dan relevan terkait perencanaan pajak global.
  8. Penasihat Hukum Bisnis Internasional: Penasihat hukum yang bekerja dalam konteks bisnis internasional memerlukan pemahaman tentang konsep dasar perpajakan internasional untuk memberikan nasihat yang holistik terkait struktur perusahaan dan transaksi lintas batas.
  9. Pegawai Keuangan Pemerintah: Pegawai keuangan di lembaga pemerintah yang terlibat dalam pengembangan kebijakan perpajakan dan perencanaan fiskal membutuhkan pengetahuan konsep dasar perpajakan internasional untuk mendukung kebijakan nasional yang efektif.
  10. Semua yang Terlibat dalam Bisnis Internasional: Siapa pun yang terlibat dalam aktivitas bisnis internasional, baik sebagai pemilik usaha, profesional keuangan, atau praktisi hukum, membutuhkan pemahaman konsep dasar perpajakan internasional untuk menjalankan kegiatan bisnis secara efisien dan sesuai dengan regulasi perpajakan yang berlaku.

Pemateri/ Trainer Pelatihan di Jakata

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

Metode Pelatihan di Bandung

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

Lokasi Pelatihan diseluruh Indonesia

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

Jadwal Training Terbaru di Tahun 2024

Januari : 16-17 Januari 2024
Februari : 13-14 Februari 2024
Maret : 5-6 Maret 2024
April : 24-25 April 2024
Mei : 21-22 Mei 2024
Juni : 11-12 Juni 2024
Juli : 16-17 Juli 2024
Agustus : 20-21 Agustus 2024
September : 17-18 September 2024
Oktober : 8-9 Oktober 2024
November : 12-13 November 2024
Desember : 17-18 Desember 2024

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Investasi Pelatihan terbaik di tahun 2024 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

PELATIHAN HUKUM PROPERTI
PELATIHAN HUKUM PROPERTI

PENGERTIAN DAN PENTINGNYA MENGIKUTI HUKUM PROPERTI

Hukum properti merupakan seperangkat aturan yang mengatur hak, kewajiban, dan transaksi yang terkait dengan kepemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan properti. 

Oleh karena itu, kesadaran dan pemahaman terhadap hukum properti sangat penting bagi semua pihak yang terlibat dalam transaksi properti guna mencapai keadilan, keberlanjutan, dan pertumbuhan ekonomi yang seimbang.

TUJUAN DAN MANFAAT MENGIKUTI HUKUM PROPERTI

Tujuan dan manfaat mengikuti hukum properti melibatkan berbagai aspek yang mencakup keadilan, kepastian hukum, dan pertumbuhan ekonomi. Berikut adalah beberapa tujuan dan manfaat dari kepatuhan terhadap hukum properti:

Tujuan Mengikuti Hukum Properti:

  1. Perlindungan Hak Individu: Menjamin perlindungan hak-hak kepemilikan properti individu, termasuk hak atas penggunaan, sewa, atau penjualan.
  2. Pencegahan Sengketa: Menghindari sengketa hukum dan konflik terkait properti dengan menyediakan kerangka hukum yang jelas.
  3. Pertumbuhan Ekonomi: Mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kepastian hukum, yang mendukung investasi dan pengembangan properti.
  4. Keadilan: Menjamin perlakuan yang adil dan setara bagi semua pihak yang terlibat dalam transaksi properti.

Manfaat Mengikuti Hukum Properti:

  1. Keberlanjutan Transaksi: Menjamin sahnya transaksi properti dan memastikan keberlanjutan operasi bisnis dan kegiatan properti.
  2. Investasi yang Aman: Memberikan keyakinan kepada investor bahwa properti mereka dilindungi oleh hukum, meningkatkan kepercayaan dan keamanan investasi.
  3. Pemulihan Hak: Memberikan sarana hukum untuk pemilik properti memulihkan hak mereka jika terjadi pelanggaran atau penyalahgunaan.
  4. Pengembangan yang Terencana: Mengarahkan pengembangan properti secara terencana, sesuai dengan regulasi lingkungan dan perencanaan kota.
  5. Keseimbangan Ekosistem: Menjamin bahwa pemanfaatan properti tidak merugikan lingkungan dan mendukung prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.
  6. Peningkatan Nilai Properti: Melalui kepastian hukum, properti cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi karena dianggap lebih aman secara hukum.

Dengan memahami dan mengikuti hukum properti, individu, bisnis, dan masyarakat secara keseluruhan dapat mendapatkan manfaat dari keberlanjutan, keadilan, dan pertumbuhan ekonomi yang teratur dan berkelanjutan.

MATERI HUKUM PROPERTI

Mata Pelajaran: Hukum Properti

  1. Pendahuluan
  2. Pengantar Hukum Properti
  3. Definisi dan Ruang Lingkup
  4. Sejarah Perkembangan Hukum Properti
  5. Hak-Hak Properti
  6. Hak Milik
  7. Hak Milik Penuh
  8. Hak Milik Terbatas
  9. Hak-Hak Penggunaan
  10. Hak Sewa
  11. Hak Guna Bangunan

III. Transaksi Properti

  1. Jual Beli Properti
  2. Persyaratan dan Prosedur
  3. Akta Jual Beli
  4. Sewa-Menyewa Properti
  5. Persyaratan Kontrak Sewa
  6. Hak dan Kewajiban Penyewa dan Pemilik
  7. Pemilikan Bersama dan Hak Tanggungan
  8. Pemilikan Bersama Properti
  9. Bentuk Pemilikan Bersama
  10. Pengelolaan Bersama Properti
  11. Hak Tanggungan
  12. Pengertian Hak Tanggungan
  13. Prosedur dan Akibat Pailit
  14. Sengketa Hukum Properti
  15. Penyelesaian Sengketa
  16. Mediasi
  17. Arbitrase
  18. Gugatan di Pengadilan
  19. Aspek Lingkungan dan Hukum Properti
  20. Regulasi Lingkungan
  21. Pengaruh Lingkungan pada Properti
  22. Kewajiban Pemilik terhadap Lingkungan

VII. Aspek Perencanaan Kota

  1. Rencana Tata Ruang
  2. Dampak Rencana Tata Ruang pada Properti
  3. Peran Pemerintah dalam Perencanaan Kota

VIII. Hukum Properti dalam Konteks Pembangunan Berkelanjutan

  1. Prinsip-Prinsip Pembangunan Berkelanjutan
  2. Keseimbangan Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan
  3. Kontribusi Hukum Properti pada Pembangunan Berkelanjutan
  4. Kasus Studi dan Analisis
  5. Studi Kasus Hukum Properti
  6. Analisis Putusan Pengadilan Terkait Properti
  7. Evaluasi dan Ujian
  8. Ujian Tengah Semester
  9. Ujian Akhir Semester
  10. Penugasan Individu
  11. Referensi
  12. Buku Referensi
  13. Jurnal dan Artikel Terkait
  14. Sumber Hukum dan Perundang-undangan

Silabus ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang hukum properti, mulai dari hak-hak properti hingga aspek lingkungan dan perencanaan kota. Kasus studi dan analisis digunakan untuk mengaplikasikan teori-teori yang dipelajari, sedangkan evaluasi dan ujian bertujuan untuk mengukur pemahaman mahasiswa terhadap materi hukum properti. Referensi yang disediakan mencakup sumber-sumber yang relevan untuk mendukung pembelajaran.

PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN HUKUM PROPERTI

PELATIHAN HUKUM PROPERTI

  1. Calon Pemilik Properti Baru:
    • Individu yang baru pertama kali akan memiliki properti dan memerlukan pemahaman tentang hak-hak dan kewajiban sebagai pemilik.
  2. Pengembang Properti:
    • Para pengembang yang terlibat dalam proyek-proyek pembangunan properti yang memerlukan pemahaman mendalam tentang regulasi dan transaksi properti.
  3. Pemilik Properti yang Ingin Menjual atau Menyewakan:
    • Individu yang berencana menjual atau menyewakan propertinya dan memerlukan pemahaman prosedur, kontrak, dan hak-hak terkait.
  4. Pemilik Bisnis Properti:
    • Pemilik bisnis yang memiliki aset properti dan perlu memahami implikasi hukum terkait kepemilikan dan pengelolaan properti.
  5. Profesional di Bidang Hukum:
    • Pengacara dan profesional hukum yang ingin mendalami atau mengkhususkan diri dalam hukum properti.
  6. Pegawai Bank atau Lembaga Keuangan:
    • Individu yang bekerja di sektor keuangan dan terlibat dalam pembiayaan atau penjaminan properti.
  7. Pegawai Pemerintah Bidang Tata Ruang dan Lingkungan:
    • Pegawai pemerintah yang terlibat dalam perencanaan kota dan regulasi lingkungan, membutuhkan pemahaman hukum properti.
  8. Mahasiswa Jurusan Hukum atau Properti:
    • Mahasiswa yang belajar hukum atau properti dan ingin memperluas pengetahuan mereka melalui pelatihan praktis.
  9. Konsultan Properti:
    • Konsultan atau ahli properti yang ingin tetap terkini dengan perkembangan hukum properti untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada klien.
  10. Pihak yang Terlibat dalam Penyelesaian Sengketa Properti:
    • Individu yang terlibat dalam proses penyelesaian sengketa properti, seperti mediator atau arbitrator.

Pelatihan hukum properti akan memberikan manfaat signifikan bagi berbagai pihak yang terlibat dalam berbagai aspek kepemilikan, pengelolaan, dan transaksi properti.

Pemateri/ Trainer Pelatihan di Jakata

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

Metode Pelatihan di Bandung

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

Lokasi Pelatihan diseluruh Indonesia

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

Jadwal Training Terbaru di Tahun 2024

Januari : 16-17 Januari 2024
Februari : 13-14 Februari 2024
Maret : 5-6 Maret 2024
April : 24-25 April 2024
Mei : 21-22 Mei 2024
Juni : 11-12 Juni 2024
Juli : 16-17 Juli 2024
Agustus : 20-21 Agustus 2024
September : 17-18 September 2024
Oktober : 8-9 Oktober 2024
November : 12-13 November 2024
Desember : 17-18 Desember 2024

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Investasi Pelatihan terbaik di tahun 2024 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

PELATIHAN SHIPPING AGENT MANAGEMENT
PELATIHAN SHIPPING AGENT MANAGEMENT

PENGERTIAN SHIPPING AGENT MANAGEMENT

Shipping Agent Management merupakan praktik pengelolaan dan koordinasi berbagai aktivitas terkait agen pelayaran.

Dengan demikian, keterlibatan yang efektif dalam Shipping Agent Management bukan hanya penting untuk efisiensi operasional, tetapi juga untuk memastikan kepuasan pelanggan dan keberlanjutan bisnis secara keseluruhan.

TUJUAN DAN MANFAAT SHIPPING AGENT MANAGEMENT

Tujuan:

  1. Optimalisasi Rute Pengiriman: Meningkatkan efisiensi perjalanan kapal dengan memilih rute yang paling efektif dan ekonomis.
  2. Kepatuhan Regulasi: Memastikan bahwa setiap pengiriman mematuhi regulasi dan standar internasional terkait perdagangan dan pengiriman barang melalui laut.
  3. Manajemen Risiko: Mengidentifikasi dan mengelola potensi risiko yang terkait dengan pengiriman, seperti cuaca buruk, kerusakan barang, atau masalah keamanan.
  4. Pengurangan Biaya: Menekan biaya operasional dengan melakukan pemilihan agen pelayaran yang efisien dan cost-effective.
  5. Peningkatan Ketepatan Waktu: Memastikan pengiriman barang sesuai jadwal yang telah ditentukan, menghindari keterlambatan yang dapat berdampak pada rantai pasokan.

Manfaat:

  1. Efisiensi Operasional: Meningkatkan efisiensi dalam proses logistik dan distribusi barang melalui perencanaan yang matang dan optimalisasi rute.
  2. Peningkatan Kepuasan Pelanggan: Mengamankan pengiriman tepat waktu dan dalam kondisi yang baik, meningkatkan kepuasan pelanggan dan menjaga reputasi perusahaan.
  3. Keamanan dan Kualitas Layanan: Memastikan keamanan barang selama pengiriman dan memberikan layanan berkualitas tinggi yang memenuhi standar internasional.
  4. Manajemen Dokumentasi: Mempermudah pengelolaan dokumen terkait pengiriman, seperti dokumen kepabeanan dan manifest, untuk mencegah hambatan di pelabuhan.
  5. Optimisasi Inventaris: Menyediakan informasi real-time tentang status pengiriman, membantu perusahaan dalam perencanaan inventaris yang lebih akurat.
  6. Keberlanjutan Bisnis: Meningkatkan daya saing perusahaan di pasar global dengan memastikan proses pengiriman yang efisien dan handal.
  7. Pengelolaan Krisis: Siap menghadapi dan mengatasi krisis atau kendala yang mungkin muncul selama perjalanan, seperti kecelakaan kapal atau perubahan regulasi.

MATERI SHIPPING AGENT MANAGEMENT

 1: Pengenalan Shipping Agent Management

  • Definisi dan peran agen pelayaran dalam manajemen pengiriman.
  • Sejarah dan evolusi agen pelayaran.
  • Perbedaan antara agen pelayaran dan operator kapal.

 2: Struktur Industri Pelayaran

  • Komponen utama dalam industri pelayaran.
  • Peran pemilik kapal, agen pelayaran, dan pelanggan.
  • Hubungan antara agen pelayaran dengan port dan pihak terkait lainnya.

 3: Tugas dan Tanggung Jawab Shipping Agent

  • Proses manajemen dokumen dan administrasi.
  • Pengaturan keberangkatan dan kedatangan kapal.
  • Pemrosesan dokumen kepabeanan dan perijinan.

 4: Regulasi dan Standar Internasional

  • Peraturan dan standar yang berlaku dalam industri pelayaran.
  • Kepatuhan terhadap ISPS Code dan SOLAS.
  • Peran agen pelayaran dalam memastikan kepatuhan.

 5: Manajemen Rute dan Optimasi Pengiriman

  • Perencanaan rute pengiriman yang efisien.
  • Pemilihan moda transportasi yang sesuai.
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan manajemen rute.

 6: Keamanan dan Manajemen Risiko

  • Identifikasi risiko dalam pengiriman barang.
  • Strategi untuk mengelola risiko keamanan.
  • Aspek hukum dan asuransi terkait manajemen risiko.

 7: Teknologi dalam Shipping Agent Management

  • Penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi.
  • Sistem manajemen rantai pasokan terkini.
  • Perkembangan terbaru dalam sistem manajemen agen pelayaran.

 8: Pelayanan Pelanggan dan Hubungan Interpersonal

  • Pentingnya pelayanan pelanggan dalam industri pelayaran.
  • Keterlibatan agen pelayaran dalam memahami kebutuhan pelanggan.
  • Keterampilan interpersonal dan komunikasi dalam manajemen agen pelayaran.

 9: Etika Bisnis dalam Agen Pelayaran

  • Standar etika dan integritas dalam industri pelayaran.
  • Tanggung jawab sosial perusahaan.
  • Studi kasus tentang situasi etika yang mungkin dihadapi agen pelayaran.

 10: Tantangan dan Peluang di Industri Pelayaran

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi industri pelayaran global.
  • Tantangan dan peluang yang dihadapi agen pelayaran.
  • Strategi untuk menghadapi perubahan pasar dan lingkungan.

 11: Studi Kasus dan Diskusi

  • Analisis studi kasus nyata dalam manajemen agen pelayaran.
  • Diskusi kelompok tentang solusi dan pendekatan yang efektif.

 12: Ujian dan Penilaian

  • Ujian pengetahuan tentang konsep-konsep dalam Shipping Agent Management.
  • Penilaian keterampilan melalui studi kasus atau proyek simulasi.
  • Penilaian partisipasi dan kontribusi dalam diskusi kelas.

PESERTA PELATIHAN SHIPPING AGENT MANAGEMENT

PELATIHAN SHIPPING AGENT MANAGEMENT

  1. Pegawai Perusahaan Logistik dan Ekspedisi: Mereka yang bekerja di perusahaan logistik dan ekspedisi yang terlibat dalam pengelolaan pengiriman barang melalui laut, termasuk manajer logistik dan staff operasional.
  2. Manajer Rantai Pasokan: Individu yang memiliki peran dalam manajemen rantai pasokan dan bertanggung jawab untuk mengoptimalkan proses pengiriman dan distribusi barang.
  3. Pemilik Bisnis Ekspor-Import: Pengusaha yang terlibat dalam perdagangan internasional dan memiliki kepentingan dalam memahami bagaimana agen pelayaran dapat mendukung operasional bisnis mereka.
  4. Staf Kepabeanan dan Kepatuhan Regulasi: Individu yang bekerja dalam departemen kepabeanan dan memiliki tanggung jawab memastikan kepatuhan terhadap regulasi perdagangan internasional.
  5. Profesional Teknologi Informasi (TI) dalam Logistik: Mereka yang bekerja dalam bidang TI dan ingin memahami cara teknologi dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dalam manajemen agen pelayaran.
  6. Pelaku Usaha Transportasi dan Distribusi: Individu yang terlibat dalam transportasi dan distribusi barang serta ingin memahami peran agen pelayaran dalam memastikan pengiriman yang lancar.
  7. Mahasiswa dan Akademisi Logistik dan Bisnis Internasional: Mereka yang sedang belajar atau mengajar di bidang logistik, manajemen rantai pasokan, atau bisnis internasional dan ingin mendapatkan pemahaman mendalam tentang Shipping Agent Management.
  8. Pegawai Pemerintah terkait Perdagangan dan Transportasi: Mereka yang bekerja di lembaga pemerintah yang terkait dengan regulasi perdagangan dan transportasi laut, untuk memahami cara agen pelayaran berkontribusi pada keberlanjutan dan keamanan nasional.
  9. Profesional yang Ingin Menyempurnakan Keterampilan Manajemen Agensi Pelayaran: Orang-orang yang saat ini bekerja di agen pelayaran dan ingin meningkatkan keterampilan manajerial mereka atau memperluas pemahaman mereka tentang praktik terbaik dalam industri.
  10. Eksekutif Bisnis yang Terlibat dalam Industri Pelayaran: Para pemimpin bisnis yang terlibat secara langsung atau tidak langsung dalam industri pelayaran dan ingin memiliki pemahaman strategis untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pengelolaan agen pelayaran.

Pemateri/ Trainer Pelatihan di Jakata

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

Metode Pelatihan di Bandung

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

Lokasi Pelatihan diseluruh Indonesia

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

Jadwal Training Terbaru di Tahun 2024

Januari : 16-17 Januari 2024
Februari : 13-14 Februari 2024
Maret : 5-6 Maret 2024
April : 24-25 April 2024
Mei : 21-22 Mei 2024
Juni : 11-12 Juni 2024
Juli : 16-17 Juli 2024
Agustus : 20-21 Agustus 2024
September : 17-18 September 2024
Oktober : 8-9 Oktober 2024
November : 12-13 November 2024
Desember : 17-18 Desember 2024

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Investasi Pelatihan terbaik di tahun 2024 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

PENYUSUNAN STANDAR KOMPETENSI JABATAN

Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan

Standar Kompetensi Jabatan merupakan deskripsi pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang diperlukan seorang Aparatur Sipil Negara dalam melaksanakan tugas jabatan. Penilaian Kompetensi adalah proses membandingkan antara kompetensi jabatan yang  dipersyaratkan dengan kompetensi yang dimiliki oleh pemegang jabatan atau calon pemegang jabatan.

Sumber Daya Manusia (SDM) adalah faktor  utama dan faktor kunci bagi  instansi Pemerintah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam melaksanakan   pelayanan publik. Untuk dapat  menjawab  tuntutan  masyarakat  dalam  melakukan  pelayanan  publik, pengembangan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mewujudkan ASN yang memiliki integritas, profesionalitas, kompeten dan mampu  berkinerja sesuai dengan  tugas  dan fungsinya  serta  sejahtera  menjadi  sebuah  kewajiban  yang harus dilakukan  oleh setiap  Instansi  Pemerintah.

Dalam  Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014  tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) disebutkan bahwa ASN merupakan   unsur  utama dalam mewujudkan tujuan nasional  yang  tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Dalam  UU ASN tersebut juga disebutkan   bahwa ASN memiliki tugas untuk melaksanakan pelayanan  publik, tugas pemerintahan dan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran seluruh  masyarakat. Untuk melaksanakan tugas tersebut, maka manajemen pengelolaan  ASN di Indonesia  diubah dengan  menekankan  sistem  merit dalam pelaksanaan manajemen  ASN. Manajemen  kepegawaian  berdasarkan   sistem  merit adalah manajemen kepegawaian yang dikelola berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja  secara  adil dan wajar  dengan  tanpa  membedakan latar  belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan.

Cara pandang dan pola pikir manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) telah  berubah menjadi manajemen ASN dengan sistem merit, mengikuti perkembangan ilmu manajemen dan  sesuai  dengan  tuntutan masyarakat,  yaitu Aparatur Negara yang  berintegritas dan profesional. Selain itu, ASN memegang peran utama dalam  menjalankan tugas pemerintahan wajib memiliki kualifikasi, kompetensi, dan  kinerja  yang  telah dipersyaratkan dalam jabatan. Permasalahan yang terjadi saat ini terkait kompetensi jabatan antara lain : masih banyak jabatan yang belum berbasis fungsi kerja, banyak fungsi jabatan yang belum dirumuskan standar kompetensinya, dan belum adanya pengukuran yang komprehensif terkait aspek kemampuan kompetensi.

Tuntutan ASN harus memiliki kompetensi antara lain: tugas, pokok, fungsi, kewenangan dan tanggungjawab yang harus dilaksanakan, yaitu memberikan pelayanan publik, pelaksanaan pemerintahan yang baik (Good Governance), dalam upaya mengimbangi perubahan lingkungan strategis yang cepat berubah, baik itu lingkungan internal organisasi, maupun lingkungan eksternal organisasi, perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan era globalisasi yang sedang berlangsung yang tidak bisa ditolak dan dicegah lagi, dan pelaksanaan otonomi daerah.

Mempertimbangkan kondisi dan tuntutan sebagaimana tersebut diatas maka dalam rangka peningkatan profesionalisme Aparatur Sipil Negara yang menduduki suatu jabatan perlu didasarkan pada suatu Standar Kompetensi Jabatan. Standar Kompetensi Jabatan terdiri dari 2 (dua) komponen, yaitu : Soft Skills (Kompetensi Manajerial) – Perka BKN No 7 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyusunan Standar Kompetensi Manajerial PNS dan Hard Skills (Kompetensi Teknis) – Perka BKN Nomor 8 Tahun 2013 tentang Pedoman Perumusan Standar Kompetensi Teknis PNS.

Pusat Training Indonesia baru saja menyelenggarakan In-House Training Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan pada tanggal 1-3 Oktober 2024, yang diikuti oleh 10 peserta dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Pelatihan diisi dengan terlebih dahulu dilakukan pre-test untuk menguji pengetahuan peserta terkait Standar Kompetensi Jabatan. Dalam pelatihan juga diisi dengan latihan praktik dan studi kasus penyusunan kompetensi jabatan oleh peserta dengan contoh kasus di lingkup BSSN. Instruktur juga mengarahkan peserta untuk membuat kelompok diskusi bersama yang terdiri dari 2 orang peserta dalam 1 kelompok. Selanjutnya peserta diminta mempresentasikan hasil diskusi bersama di hadapan para peserta lainnya. Pada hari terakhir dilakukan post-test sebagai perbandingan dengan hasil dari pre-test. Dari hasil post-test nilai beberapa peserta meningkat cukup signifikan, hal ini menunjukkan adanya dampak dari pelatihan yang sudah diberikan.

Pelatihan yang diadakan selama 3 hari tersampaikan dengan baik dan menambah wawasan serta pengetahuan baru seputar penyusunan standar kompetensi jabatan dimana harapannya dapat diterapkan pada pekerjaan peserta. Ibu Tri Ekolani selaku salah satu Analis SDM Aparatur Ahli Madya BSSN menyampaikan bahwa pelatihan Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan ini sedang dibutuhkan terkhusus karena dalam waktu dekat akan melaksanakan pengisian jabatan, untuk itu diperlukan percepatan penetapan SKJ sehingga memudahkan dalam proses pengisian jabatan.

Tujuan dari pelatihan ini antara lain:

  1. Kompetensi pegawai, baik teknis dan manajerial, dapat terukur secara akurat dan dapat diakui oleh organisasi;
  2. Setiap jabatan di lingkungan instansi pemerintah memiliki standar kompetensi dan kualifikasi jabatan yang sesuai dengan tuntutan fungsi jabatan/kerjanya;
  3. Setiap ASN dapat ditempatkan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Materi Training

  1. Pengantar: Pemahaman Dasar Standar Kompetensi Jabatan
  •   Definisi dan fungsi standar kompetensi jabatan
  •   Relevansi standar kompetensi dalam peningkatan kualitas layanan publik
  •   Peran ASN dalam mendukung standar kompetensi yang terukur
  1. Kerangka Regulasi dan Kebijakan Standar Kompetensi di Pemerintahan
  •   Kebijakan nasional tentang manajemen talenta ASN
  •   Peraturan Menteri PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN)
  •   Konsep “Competency-Based Human Resource Management” (CBHRM)
  1. Pendekatan dan Prinsip dalam Penyusunan Standar Kompetensi
  •   Prinsip-prinsip dasar: relevansi, akurasi, dan spesifisitas kompetensi
  •   Pendekatan berbasis tugas dan pendekatan berbasis perilaku
  •   Perbedaan antara kompetensi teknis, manajerial, dan sosiokultural
  1. Teknik Identifikasi Kebutuhan Kompetensi Jabatan
  •   Metode Job Analysis dan Competency Mapping
  •   Penggunaan data dalam identifikasi kebutuhan kompetensi
  •   Teknik pengumpulan data: Focus Group Discussion (FGD), wawancara, dan survei
  1. Penyusunan dan Perumusan Standar Kompetensi Jabatan
  •   Langkah-langkah merumuskan standar kompetensi: elemen, level, dan indikator
  •   Merancang deskripsi kompetensi berdasarkan hasil analisis
  •   Penyusunan matriks kompetensi: hubungan antara jabatan dan level kompetensi
  1. Validasi dan Implementasi Standar Kompetensi Jabatan
  •   Teknik validasi: expert review, uji coba lapangan, dan revisi
  •   Strategi implementasi di unit kerja dan integrasi ke dalam sistem manajemen SDM
  •   Evaluasi dampak dan pemantauan berkelanjutan
  1. Penggunaan Standar Kompetensi dalam Fungsi SDM Lainnya
  •   Rekrutmen berbasis kompetensi
  •   Pengembangan pelatihan dan rencana pengembangan karier
  •   Penilaian kinerja berbasis kompetensi: dari pengukuran hingga feedback
  1. Simulasi dan Praktik Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan
  •   Simulasi penyusunan standar kompetensi untuk jabatan tertentu
  •   Pengembangan indikator dan level kompetensi
  •   Penyusunan matriks kompetensi dalam kelompok dan presentasi hasil
  1. Refleksi dan Evaluasi Pelatihan
  •   Diskusi tentang tantangan dalam penerapan standar kompetensi
  •   Evaluasi hasil pembelajaran dan pemahaman peserta
  •   Rekomendasi untuk implementasi di lingkungan kerja

Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan dapat diikuti oleh para ASN terkhusus biro SDM yang ingin meningkatkan kompetensi dan ilmunya. Dapatkan penawaran menarik dan kompetitif dengan menghubungi via WhatsApp di 081355460688, 081218600928, dan 081283928224 ataupun bisa menghubungi di 021-7477 7747.

INSTRUKTUR TRAINING

Training akan dibawakan oleh trainer/pemateri yang berpengalaman di bidangnya.

METODE TRAINING

  1. Presentation
  2. Discussion
  3. Case Study
  4. Evaluation
  5. Pre-Test & Post-Test
  6. Games

JADWAL TRAINING DI TAHUN 2024

19 – 20 Januari 2024

16 – 17 Februari 2024

5 – 6 Maret 2024

23 – 24 April 2024

21 – 22 Mei 2024

11 – 12 Juni 2024

16 – 17 Juli 2024

13 – 14 Agustus 2024

10 – 11 September 2024

8 – 9 Oktober 2024

5 – 6 November 2024

10 – 11 Desember 2024

*Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

LOKASI DAN INVESTASI

Yogyakarta, Hotel Fortuna Grande Malioboro (IDR 6.000.000 / participant)*

Jakarta, Hotel Amaris Juanda (IDR 6.500.000 / participant)*

Bandung, Hotel Neo Dipatiukur (IDR 6.500.000 / participant)*

Bali, Hotel Ibis Kuta (IDR 7.500.000 / participant)*

Lombok, Hotel Jayakarta (IDR 7.500.000 / participant)*

*) Syarat & Ketentuan Berlaku

Investasi Training di tahun 2024:

  • Investasi training selama dua hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Silakan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.
  • Apabila perusahaan Anda membutuhkan paket in-house training, anggaran investasi training dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Training:

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)*
  • FREE Akomodasi Peserta ke tempat pelatihan.*
  • Modul/Handout
  • FREE Flashdisk*
  • Sertifikat

 

PELATIHAN SERTIFIKAT LAIK FUNGSI
PELATIHAN SERTIFIKAT LAIK FUNGSI

PENGERTIAN SERTIFIKAT LAIK FUNGSI

Sertifikat laik fungsi adalah dokumen resmi yang memberikan bukti bahwa suatu produk atau layanan telah memenuhi standar kelayakan dan keamanan yang ditetapkan oleh otoritas terkait.

Dengan demikian, melibatkan diri dalam proses sertifikasi laik fungsi bukan hanya suatu kewajiban, tetapi juga investasi jangka panjang yang dapat memberikan manfaat signifikan bagi semua pihak yang terlibat.

TUJUAN DAN MANFAAT SERTIFIKAT LAIK FUNGSI

Tujuan Mengikuti Sertifikat Laik Fungsi:

  1. Kepatuhan Regulasi: Memastikan produk atau layanan mematuhi standar dan regulasi yang berlaku.
  2. Keamanan: Menjamin bahwa produk atau layanan telah diuji dan aman untuk digunakan.
  3. Kualitas: Memastikan kualitas produk atau layanan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  4. Reputasi: Meningkatkan reputasi perusahaan dengan menunjukkan ketaatan terhadap standar industri.
  5. Kepercayaan Pelanggan: Memenangkan kepercayaan pelanggan dengan memberikan jaminan produk atau layanan yang dapat diandalkan.
  6. Kompetitivitas: Meningkatkan daya saing di pasar dengan memiliki sertifikasi yang diakui.
  7. Peningkatan Efisiensi: Menetapkan proses produksi atau penyediaan layanan yang lebih efisien.
  8. Pengelolaan Risiko: Mengurangi risiko terhadap masalah hukum atau klaim konsumen.
  9. Inovasi: Mendorong inovasi dalam pengembangan produk atau layanan.
  10. Akses Pasar Global: Membuka peluang untuk ekspansi bisnis ke pasar internasional.

Manfaat Mengikuti Sertifikat Laik Fungsi:

  1. Kepercayaan Konsumen: Konsumen lebih percaya pada produk atau layanan yang telah disertifikasi.
  2. Pasar yang Lebih Luas: Membuka peluang pasar baru dengan akses ke pelanggan yang memprioritaskan produk bersertifikasi.
  3. Perlindungan Merek: Melindungi reputasi merek dari potensi risiko dan klaim hukum.
  4. Peningkatan Efisiensi Operasional: Menetapkan proses operasional yang lebih efisien dan efektif.
  5. Daya Tawar Tinggi: Meningkatkan daya tawar perusahaan dalam negosiasi dengan mitra bisnis dan pemasok.
  6. Ketahanan Terhadap Perubahan: Membantu perusahaan untuk lebih tangguh menghadapi perubahan dalam regulasi atau standar industri.
  7. Peningkatan Inovasi Produk: Mendorong pengembangan produk yang lebih inovatif dan berkualitas.
  8. Kepatuhan Hukum: Memastikan bahwa perusahaan beroperasi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
  9. Keberlanjutan Bisnis: Menciptakan dasar yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang dan keberlanjutan bisnis.
  10. Dampak Positif pada Lingkungan: Beberapa sertifikasi juga mendorong praktik bisnis yang ramah lingkungan, menciptakan dampak positif pada lingkungan.

MATERI SERTIFIKAT LAIK FUNGSI

  1. Pendahuluan
  • Pengertian Sertifikat Laik Fungsi
  • Tujuan dan Manfaat Mengikuti Sertifikat Laik Fungsi
  • Peran Sertifikasi dalam Industri
  1. Jenis Sertifikat Laik Fungsi
  • Sertifikasi Produk
  • Sertifikasi Layanan
  • Sertifikasi Sistem Manajemen

III. Proses Sertifikasi

  • Persiapan untuk Sertifikasi
  • Evaluasi dan Pengujian Produk atau Layanan
  • Audit dan Inspeksi
  • Penilaian Kesesuaian
  1. Standar dan Regulasi yang Berkaitan
  • Menyelami Standar Industri
  • Kepatuhan terhadap Regulasi Nasional dan Internasional
  • Peran Otoritas Sertifikasi
  1. Kriteria Kesesuaian
  • Kriteria Keamanan
  • Kriteria Kualitas
  • Kriteria Lingkungan
  1. Manajemen Risiko dalam Sertifikasi
  • Identifikasi Risiko
  • Mitigasi Risiko
  • Strategi Pengelolaan Risiko

VII. Implementasi Sertifikat Laik Fungsi dalam Organisasi

  • Integrasi Sertifikasi dalam Proses Produksi atau Penyediaan Layanan
  • Pelibatan Karyawan dalam Proses Sertifikasi
  • Pemeliharaan Sertifikasi

VIII. Studi Kasus

  • Analisis Implementasi Sertifikat Laik Fungsi pada Kasus Nyata
  • Pembahasan Hasil dan Pembelajaran dari Kasus
  1. Ujian Praktik
  • Ujian Kesesuaian Produk atau Layanan
  • Simulasi Audit dan Inspeksi
  • Evaluasi Kesesuaian dengan Standar yang Ditetapkan
  1. Kesimpulan dan Evaluasi Akhir
  • Menganalisis Manfaat dan Tantangan dari Sertifikasi Laik Fungsi
  • Evaluasi Diri dan Perencanaan Langkah Selanjutnya
  1. Diskusi dan Tanya Jawab
  • Sesuai kebutuhan peserta, memberikan ruang untuk diskusi dan pertanyaan.

XII. Penutup

  • Penyampaian Sertifikat Peserta
  • Motivasi untuk Terus Mengembangkan Kepemahaman tentang Sertifikasi Laik Fungsi.

PESERTA PELATIHAN SERTIFIKAT LAIK FUNGSI

PELATIHAN SERTIFIKAT LAIK FUNGSI

  1. Manajer Produksi dan Operasional:
    • Penting bagi mereka yang bertanggung jawab atas produksi dan operasional untuk memahami standar kelayakan dan keamanan produk.
  2. Ahli Kualitas dan Keamanan Produk:
    • Diperlukan bagi individu yang bekerja dalam bidang pengendalian kualitas dan keamanan produk untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang sertifikasi.
  3. Staf Teknis dan Insinyur Produk:
    • Bagi mereka yang terlibat dalam pengembangan dan perancangan produk, pemahaman terhadap sertifikasi laik fungsi sangat penting.
  4. Manajer Proyek dan Pengembangan Produk:
    • Manajer proyek perlu memahami persyaratan sertifikasi untuk memastikan bahwa produk yang dikembangkan memenuhi standar yang diperlukan.
  5. Pengawas Kepatuhan dan Audit:
    • Individu yang terlibat dalam pengawasan kepatuhan dan audit perlu memiliki pengetahuan tentang proses sertifikasi untuk melaksanakan tugas mereka secara efektif.
  6. Pemilik Bisnis dan Pengusaha:
    • Pemilik bisnis dan pengusaha perlu memahami keuntungan strategis yang dapat diperoleh melalui sertifikasi laik fungsi untuk pertumbuhan bisnis mereka.
  7. Profesional Bidang Hukum dan Kepatuhan:
    • Bagi mereka yang bergerak di bidang hukum dan kepatuhan, pemahaman tentang aspek hukum sertifikasi sangat penting.
  8. Tenaga Penjualan dan Pemasaran:
    • Pemasar dan tenaga penjualan dapat memanfaatkan pengetahuan tentang sertifikasi untuk meningkatkan daya tarik produk di pasar.
  9. Konsultan Bisnis:
    • Konsultan bisnis dapat memberikan nilai tambah kepada klien mereka dengan memberikan saran tentang proses sertifikasi laik fungsi.
  10. Pegawai Administrasi dan Manajemen Personalia:
    • Administrasi dan manajemen personal perlu memahami proses sertifikasi untuk memastikan bahwa staf di perusahaan memiliki pengetahuan yang diperlukan.

Pemateri/ Trainer Pelatihan di Jakata

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

Metode Pelatihan di Bandung

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

Lokasi Pelatihan diseluruh Indonesia

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

Jadwal Training Terbaru di Tahun 2024

Januari : 16-17 Januari 2024
Februari : 13-14 Februari 2024
Maret : 5-6 Maret 2024
April : 24-25 April 2024
Mei : 21-22 Mei 2024
Juni : 11-12 Juni 2024
Juli : 16-17 Juli 2024
Agustus : 20-21 Agustus 2024
September : 17-18 September 2024
Oktober : 8-9 Oktober 2024
November : 12-13 November 2024
Desember : 17-18 Desember 2024

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Investasi Pelatihan terbaik di tahun 2024 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

PELATIHAN K3 LISTRIK
PELATIHAN K3 LISTRIK

PENGERTIAN TRAINING  K3 LISTRIK

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam dunia listrik menjadi aspek yang krusial untuk dipahami dan diterapkan oleh setiap pekerja atau individu yang berhubungan dengan aktivitas listrik.

Dengan memprioritaskan keselamatan listrik, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan kerja yang aman dan efisien.

TUJUAN DAN MANFAAT K3 LISTRIK

Tujuan Mengikuti K3 Listrik:

  1. Mencegah Kecelakaan Kerja: Tujuan utama K3 Listrik adalah mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang disebabkan oleh listrik, seperti sengatan listrik, kebakaran, atau ledakan peralatan listrik.
  2. Melindungi Kesehatan Pekerja: K3 Listrik bertujuan untuk melindungi kesehatan pekerja dari dampak negatif listrik, termasuk radiasi elektromagnetik, penurunan kualitas udara, dan dampak kesehatan jangka panjang.
  3. Mengurangi Risiko Kecelakaan Fatal: Dengan mengikuti K3 Listrik, tujuannya adalah mengurangi risiko kecelakaan fatal yang dapat menyebabkan cedera serius atau bahkan kematian akibat eksposur terhadap listrik.
  4. Menyediakan Lingkungan Kerja Aman: K3 Listrik bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan bebas risiko, yang dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja.
  5. Kepatuhan terhadap Peraturan dan Standar: Mengikuti K3 Listrik juga memiliki tujuan untuk memastikan bahwa organisasi atau individu mematuhi peraturan dan standar keselamatan listrik yang berlaku.

Manfaat Mengikuti K3 Listrik:

  1. Pekerjaan Lebih Efisien: K3 Listrik dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan dengan meminimalkan gangguan dan risiko kecelakaan, sehingga pekerja dapat fokus pada tugas mereka tanpa khawatir akan keamanan.
  2. Pengurangan Biaya Operasional: Dengan menghindari kecelakaan dan kerusakan peralatan, mengikuti K3 Listrik dapat mengurangi biaya perawatan dan perbaikan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan klaim asuransi.
  3. Peningkatan Produktivitas: Keselamatan yang dikelola dengan baik dapat meningkatkan produktivitas karena pekerja dapat bekerja dengan keyakinan dan kenyamanan, tanpa ketakutan akan risiko keselamatan.
  4. Peningkatan Reputasi Perusahaan: Mengikuti K3 Listrik dapat meningkatkan reputasi perusahaan, karena menunjukkan tanggung jawab terhadap keselamatan pekerja dan lingkungan.
  5. Pertahankan Karyawan yang Sehat: Keselamatan yang baik di tempat kerja dapat membantu menjaga kesehatan karyawan, mengurangi absensi, dan mempertahankan tenaga kerja yang produktif.
  6. Memenuhi Tanggung Jawab Sosial: Mengikuti K3 Listrik mencerminkan tanggung jawab sosial perusahaan atau individu terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

MATERI K3 LISTRIK

  1. Pendahuluan
  • Definisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
  • Pengenalan K3 Listrik
  • Tujuan dan Manfaat Mengikuti K3 Listrik
  1. Risiko dan Bahaya Listrik
  • Identifikasi Risiko Listrik
  • Potensi Bahaya Listrik pada Tempat Kerja
  • Konsekuensi Kecelakaan Listrik

III. Peraturan dan Standar Keselamatan

  • Overview Peraturan dan Standar Keselamatan Listrik
  • Peraturan Keselamatan Listrik Nasional dan Internasional
  • Kepatuhan terhadap Peraturan Keselamatan Listrik
  1. Alat Pelindung Diri (APD)
  • Jenis-jenis APD untuk Keselamatan Listrik
  • Cara Pemakaian dan Perawatan APD
  • Pengenalan Alat Pelindung Listrik Spesifik
  1. Prosedur Keselamatan Operasional
  • Prosedur Keselamatan saat Pemasangan dan Perawatan Peralatan Listrik
  • Tindakan Keselamatan pada Sistem Listrik Tertentu
  • Identifikasi dan Penanganan Darurat Listrik
  1. Pengelolaan Resiko
  • Evaluasi dan Pengelolaan Resiko Listrik
  • Prinsip Dasar Pengurangan Resiko
  • Penilaian Resiko dan Strategi Pengendalian

VII. Kesehatan Pekerja pada Lingkungan Listrik

  • Dampak Radiasi Elektromagnetik
  • Pencegahan dan Perlindungan Kesehatan Pekerja
  • Pemeriksaan Kesehatan Berkala

VIII. Studi Kasus dan Analisis Kecelakaan

  • Penelitian Kecelakaan Listrik Terkenal
  • Analisis Kecelakaan untuk Pencegahan di Tempat Kerja
  1. Program Pelatihan Keselamatan Listrik
  • Pengembangan Program Pelatihan K3 Listrik
  • Pelaksanaan dan Evaluasi Program Pelatihan
  • Peningkatan Kesadaran Keselamatan
  1. Praktik Terbaik dalam Keselamatan Listrik
  • Keselamatan pada Konstruksi dan Instalasi Listrik
  • Prinsip-prinsip Keselamatan di Lingkungan Listrik Industri
  • Keselamatan dalam Penggunaan Peralatan Listrik Sehari-hari
  1. Penutup
  • Pentingnya Keselamatan Listrik dalam Keseharian
  • Komitmen terhadap K3 Listrik
  • Evaluasi Keseluruhan dan Pertanyaan Peserta

PESERTA PELATIHAN K3 LISTRIK

PELATIHAN K3 LISTRIK

  1. Pekerja di Industri Listrik
    • Operator Pembangkit Listrik
    • Teknisi Perbaikan dan Pemeliharaan Listrik
    • Pemasangan dan Instalasi Peralatan Listrik
  2. Kontraktor Konstruksi
    • Pekerja Konstruksi yang Terlibat dalam Proyek Listrik
    • Tukang Listrik dan Elektrisi
  3. Pegawai di Lingkungan Industri
    • Karyawan yang Berinteraksi dengan Peralatan Listrik
    • Pekerja pada Pabrik atau Fasilitas Produksi
  4. Manajer Keamanan dan Kesehatan Kerja
    • Manajer atau Staf Keamanan dan Keselamatan Kerja
    • Pemimpin Tim Keselamatan di Tempat Kerja
  5. Mahasiswa atau Peserta Pelatihan
    • Mahasiswa Teknik Elektro atau Ilmu Terkait
    • Individu yang Sedang Menjalani Pelatihan K3
  6. Pemilik Usaha Mikro dan Kecil
    • Pemilik Bisnis dengan Peralatan Listrik
    • Pengusaha yang Perlu Memahami Keselamatan Listrik
  7. Petugas Pemadam Kebakaran
    • Anggota Pemadam Kebakaran yang Bertugas di Lokasi dengan Potensi Bahaya Listrik
    • Pelatihan Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Akibat Listrik
  8. Pekerja Layanan Umum
    • Petugas Perawatan Gedung atau Fasilitas
    • Pekerja Layanan Umum yang Terlibat dengan Sistem Listrik
  9. Inspektur Keselamatan
    • Individu yang Melakukan Inspeksi Keselamatan di Tempat Kerja
    • Auditor Keselamatan yang Berfokus pada Listrik
  10. Pekerja Freelance atau Mandiri
    • Profesional Mandiri yang Terlibat dengan Peralatan Listrik
    • Pengusaha Mandiri yang Membutuhkan Kesadaran Keselamatan Listrik.

Pemateri/ Trainer Pelatihan di Jakata

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

Metode Pelatihan di Bandung

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

Lokasi Pelatihan diseluruh Indonesia

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

Jadwal Training Terbaru di Tahun 2024

Januari : 16-17 Januari 2024
Februari : 13-14 Februari 2024
Maret : 5-6 Maret 2024
April : 24-25 April 2024
Mei : 21-22 Mei 2024
Juni : 11-12 Juni 2024
Juli : 16-17 Juli 2024
Agustus : 20-21 Agustus 2024
September : 17-18 September 2024
Oktober : 8-9 Oktober 2024
November : 12-13 November 2024
Desember : 17-18 Desember 2024

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Investasi Pelatihan terbaik di tahun 2024 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT FOR INTERNAL AUDITOR
PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT FOR INTERNAL AUDITOR

PENGERTIAN PROJECT MANAGEMENT FOR INTERNAL AUDITOR

Pelatihan Project Management For Internal Auditor adalah suatu pendekatan sistematis untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan proyek dengan efektif.

Dengan demikian, pemahaman dan penerapan konsep project management oleh internal auditor menjadi krusial dalam memastikan keberhasilan proyek dan meningkatkan nilai tambah organisasi.

TUJUAN DAN MANFAAT PROJECT MANAGEMENT FOR INTERNAL AUDITOR

Tujuan Mengikuti Project Management for Internal Auditor:

  • Peningkatan Efisiensi Audit: Menyusun rencana audit yang terstruktur dengan metode project management dapat meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan audit internal.
  • Penetapan Tujuan dan Lingkup Audit: Menggunakan project management membantu internal auditor untuk secara jelas menetapkan tujuan, ruang lingkup, dan sasaran audit agar dapat terfokus dan terukur.
  • Manajemen Risiko: Tujuan internal auditor dalam project management adalah mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko yang mungkin timbul selama proyek berlangsung.
  • Peningkatan Kualitas Audit: Melalui project management, internal auditor dapat menyusun metodologi audit yang lebih baik, meningkatkan analisis risiko, dan memberikan rekomendasi yang lebih tepat.
  • Penjadwalan dan Pengendalian Waktu: Tujuan ini melibatkan kemampuan internal auditor dalam merencanakan dan mengendalikan waktu audit agar dapat menyelesaikan proyek sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Manfaat Mengikuti Project Management for Internal Auditor:

  • Tepat Waktu: Project management membantu internal auditor dalam menghormati batas waktu, sehingga laporan audit dapat disampaikan tepat waktu.
  • Penghematan Biaya: Manfaatnya termasuk pengelolaan anggaran yang lebih baik dan peningkatan efisiensi, mengurangi potensi biaya yang tidak terduga.
  • Peningkatan Komunikasi: Dengan memahami project management, internal auditor dapat meningkatkan komunikasi dengan stakeholder, sehingga setiap pihak terinformasi tentang kemajuan proyek.
  • Keberlanjutan Bisnis: Internal auditor yang terampil dalam project management mampu mendukung keberlanjutan bisnis dengan mengidentifikasi dan mengelola risiko yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
  • Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik: Internal auditor dapat membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan analisis risiko dan evaluasi proyek secara menyeluruh, mengoptimalkan hasil audit.
  • Peningkatan Kredibilitas: Dengan mengikuti project management, internal auditor dapat meningkatkan kredibilitasnya di mata manajemen dan stakeholder lainnya.

MATERI PROJECT MANAGEMENT FOR INTERNAL AUDITOR

I. Pendahuluan

  1. Pengenalan Project Management
  2. Definisi dan Konsep Dasar
  3. Perbedaan Antara Proyek dan Operasional Rutin

II. Manfaat Project Management bagi Internal Auditor

  1. Peningkatan Efisiensi dan Efektivitas Audit
  2. Pengelolaan Risiko dalam Konteks Audit Internal
  3. Hubungan Antara Project Management dan Peningkatan Kualitas Audit

III. Dasar-Dasar Project Management

  1. Tahapan Project Management
  2. Inisiasi
  3. Perencanaan
  4. Pelaksanaan
  5. Pemantauan dan Pengendalian
  6. Penutupan
  7. Pengertian Work Breakdown Structure (WBS)
  8. Penetapan Tujuan dan Lingkup Audit dengan Project Management

IV. Identifikasi dan Manajemen Risiko dalam Audit Internal

  1. Pengertian Risiko dalam Proyek Audit
  2. Identifikasi Risiko
  3. Evaluasi Risiko dan Prioritisasi
  4. Strategi Manajemen Risiko

V. Peran Internal Auditor dalam Penjadwalan dan Pengendalian Waktu

  1. Penjadwalan Audit Internal
  2. Estimasi Waktu dan Sumber Daya
  3. Pengendalian Waktu dan Penyelesaian Audit Sesuai Jadwal

VI. Pengelolaan Anggaran dalam Audit

  1. Perencanaan Anggaran
  2. Monitoring dan Pengendalian Anggaran
  3. Penghematan Biaya dalam Proyek Audit

VII. Komunikasi dan Keterlibatan Stakeholder

  1. Pentingnya Komunikasi Efektif
  2. Strategi Komunikasi dengan Stakeholder
  3. Mempertahankan Transparansi dalam Proyek Audit

VIII. Penutup

  1. Evaluasi Pelatihan
  2. Tanya Jawab dan Diskusi
  3. Kesimpulan dan Langkah-Langkah Selanjutnya

IX. Studi Kasus

  1. Analisis Proyek Audit Berdasarkan Konsep Project Management

X. Praktikum

  1. Penerapan Konsep Project Management dalam Simulasi Proyek Audit

XI. Sertifikasi

  1. Persiapan untuk Sertifikasi Project Management bagi Internal Auditor

PESERTA PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT FOR INTERNAL AUDITOR

PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT FOR INTERNAL AUDITOR

  • Internal Auditor Junior: Peserta yang baru memasuki dunia audit internal dan belum memiliki pemahaman mendalam tentang konsep project management dapat mengambil manfaat besar dari pelatihan ini untuk mempercepat kurva pembelajaran mereka.
  • Internal Auditor Senior: Internal auditor yang telah memiliki pengalaman namun belum terampil dalam menerapkan project management dalam tugas auditnya dapat memperdalam pengetahuannya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas.
  • Manajer Audit Internal: Manajer audit internal perlu memahami secara mendalam konsep project management untuk memimpin tim audit dengan lebih efektif, merencanakan strategi audit, dan mengelola sumber daya dengan lebih efisien.
  • Profesional Keuangan dan Akuntansi: Para profesional yang terlibat dalam bidang keuangan dan akuntansi dan memiliki tanggung jawab terkait audit internal dapat mengikuti pelatihan ini untuk memahami bagaimana project management dapat diterapkan dalam konteks audit.
  • Pimpinan Organisasi: Para eksekutif dan pimpinan organisasi yang ingin memahami bagaimana konsep project management dapat memberikan nilai tambah dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi audit internal di dalam organisasi mereka.
  • Praktisi Manajemen Risiko: Mereka yang terlibat dalam manajemen risiko akan mendapatkan manfaat besar dari pelatihan ini, karena mereka dapat memahami cara project management dapat digunakan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko dalam konteks audit internal.
  • Profesional Bidang Proyek: Individu yang telah berpengalaman dalam manajemen proyek namun ingin memahami cara menerapkan prinsip-prinsip project management secara khusus dalam audit internal.
  • Pegawai Organisasi yang Terlibat dalam Proyek Audit: Individu dari berbagai departemen dalam organisasi yang terlibat dalam proyek audit, seperti IT, keuangan, dan operasional, dapat memanfaatkan pengetahuan project management untuk mendukung keberhasilan proyek.

Pemateri/ Trainer Pelatihan di Jakata

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

Metode Pelatihan di Bandung

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

Lokasi Pelatihan diseluruh Indonesia

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

Jadwal Training Terbaru di Tahun 2024

Januari : 16-17 Januari 2024
Februari : 13-14 Februari 2024
Maret : 5-6 Maret 2024
April : 24-25 April 2024
Mei : 21-22 Mei 2024
Juni : 11-12 Juni 2024
Juli : 16-17 Juli 2024
Agustus : 20-21 Agustus 2024
September : 17-18 September 2024
Oktober : 8-9 Oktober 2024
November : 12-13 November 2024
Desember : 17-18 Desember 2024

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Investasi Pelatihan terbaik di tahun 2024 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

PELATIHAN PROCESS CONTROL & SYSTEM ENGINEERING
PELATIHAN PROCESS CONTROL & SYSTEM ENGINEERING

PENGERTIAN PROCESS CONTROL & SYSTEM ENGINEERING

Kontrol proses dan rekayasa sistem adalah disiplin penting dalam memastikan efisiensi dan keandalan proses industri.

Di lingkungan bisnis yang sangat kompetitif dan dinamis saat ini, menguasai kontrol proses dan rekayasa sistem sangat penting bagi organisasi yang ingin tetap unggul, mengoptimalkan sumber daya, dan memenuhi tuntutan pasar yang terus berkembang dengan cepat.

TUJUAN DAN MANFAAT PROCESS CONTROL & SYSTEM ENGINEERING

Tujuan Mengikuti Process Control & System Engineering:

  1. Optimisasi Proses: Meningkatkan efisiensi dan produktivitas melalui kontrol yang lebih baik terhadap variabel proses.
  2. Peningkatan Kualitas: Memastikan konsistensi dan kualitas produk dengan monitoring yang teliti dan penyesuaian parameter.
  3. Keamanan Operasional: Mengurangi risiko kecelakaan dan insiden dengan penerapan kontrol yang tepat pada sistem.
  4. Inovasi: Mendorong inovasi melalui perancangan sistem yang optimal, mendukung pengembangan produk dan layanan baru.
  5. Adaptabilitas: Memungkinkan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan pasar dan teknologi dengan lebih cepat dan efektif.
  6. Efisiensi Energi: Mengurangi konsumsi energi dan limbah dengan mengoptimalkan penggunaan sumber daya.
  7. Ketepatan Waktu: Memastikan produksi tepat waktu melalui kontrol yang akurat terhadap jadwal dan waktu siklus.
  8. Pemeliharaan Prediktif: Mengurangi downtime dan biaya pemeliharaan dengan pemantauan terus-menerus dan perawatan berdasarkan data.

Manfaat Mengikuti Process Control & System Engineering:

  1. Penurunan Biaya: Mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan mengurangi pemborosan untuk meningkatkan profitabilitas.
  2. Kepuasan Pelanggan: Menjamin kualitas produk yang konsisten, meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan memperkuat citra merek.
  3. Keunggulan Kompetitif: Mampu bersaing lebih efektif di pasar dengan sistem produksi yang efisien dan responsif.
  4. Keamanan Kerja: Mengurangi risiko kecelakaan dan melindungi kesejahteraan pekerja dengan sistem kontrol yang canggih.
  5. Kestabilan Produksi: Mencegah fluktuasi yang tidak diinginkan dalam proses produksi, memastikan kelancaran operasional.
  6. Inovasi Berkelanjutan: Mendorong inovasi terus-menerus dalam pengembangan produk dan proses.
  7. Pemeliharaan Efektif: Meminimalkan downtime dan biaya pemeliharaan melalui pendekatan yang lebih prediktif.
  8. Kepatuhan Regulasi: Memastikan kepatuhan terhadap standar industri dan regulasi lingkungan.

MATERI PROCESS CONTROL & SYSTEM ENGINEERING

  1. Pendahuluan
  • A. Definisi dan Konsep Dasar
  • B. Sejarah dan Perkembangan Process Control & System Engineering
  • C. Peran dan Signifikansi dalam Industri
  1. Dasar-dasar Process Control
  • A. Variabel Proses dan Parameter Kontrol
  • B. Sistem Kontrol Open Loop dan Closed Loop
  • C. Instrumentasi dan Sensor

III. Jenis-jenis Proses dan Sistem

  • A. Proses Kontinu dan Diskrit
  • B. Sistem Linear dan Nonlinear
  • C. Sistem Dinamis dan Statis
  1. Pemodelan dan Identifikasi Sistem
  • A. Metode-Metode Pemodelan
  • B. Analisis Frekuensi
  • C. Identifikasi Parameter Sistem
  1. Kontrol PID (Proportional, Integral, Derivative)
  • A. Prinsip dasar PID
  • B. Tuning PID
  • C. Aplikasi PID dalam Industri
  1. Sistem Instrumentasi dan Pengukuran
  • A. Jenis-jenis Alat Ukur dan Sensor
  • B. Prinsip Kerja dan Pemilihan Sensor
  • C. Teknik Pengukuran yang Tepat

VII. Human-Machine Interface (HMI)

  • A. Konsep dan Fungsi HMI
  • B. Desain Antarmuka Pengguna
  • C. Integrasi HMI dalam Sistem Kontrol

VIII. Sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition)

  • A. Pengenalan SCADA
  • B. Struktur dan Komponen
  • C. Manfaat dan Implementasi SCADA
  1. Pengendalian Kualitas dan Keamanan Proses
  • A. Teknik Pengendalian Kualitas
  • B. Pengendalian Keamanan Proses
  • C. Sistem Alarm dan Interlock
  1. Studi Kasus dan Proyek Implementasi
  • A. Analisis Kasus Implementasi Process Control
  • B. Proyek Implementasi Sistem Engineering di Industri
  • C. Evaluasi Hasil Implementasi
  1. Tantangan dan Inovasi Terkini
  • A. Tantangan dalam Process Control & System Engineering
  • B. Inovasi Terkini dan Trend Industri 4.0
  • C. Peran Teknologi Digital dalam Perkembangan Sistem

XII. Evaluasi dan Ujian Akhir

  • A. Ujian Tengah Semester
  • B. Proyek Akhir dan Presentasi
  • C. Ujian Akhir Semester

XIII. Diskusi dan Forum Interaktif

  • A. Sesi Tanya Jawab dan Diskusi
  • B. Sharing Pengalaman dan Studi Kasus
  • C. Forum Pertukaran Ide dan Informasi

XIV. Penutup

  • A. Ringkasan Materi
  • B. Evaluasi Kursus dan Umpan Balik Peserta
  • C. Sertifikat Pendidikan Process Control & System Engineering

PESERTA PELATIHAN PROCESS CONTROL & SYSTEM ENGINEERING

PELATIHAN PROCESS CONTROL & SYSTEM ENGINEERING

  1. Teknisi dan Operator Pabrik: Mempelajari keterampilan process control untuk mengoperasikan peralatan dan mesin industri dengan lebih efisien.
  2. Insinyur Proses: Mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang kontrol proses untuk merancang sistem produksi yang optimal.
  3. Manajer Produksi: Memahami konsep process control untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mengelola tim produksi dengan lebih baik.
  4. Mahasiswa Teknik atau Sistem Kontrol: Menambah pengetahuan teoritis dan praktis tentang process control & system engineering sesuai dengan perkembangan teknologi terkini.
  5. Ahli Instrumentasi: Memperdalam pengetahuan tentang sensor, alat ukur, dan peralatan instrumentasi yang digunakan dalam process control.
  6. Ahli Automasi Industri: Meningkatkan keahlian dalam merancang, mengimplementasikan, dan memelihara sistem otomasi industri.
  7. Profesional IT dan Teknologi Informasi: Menyelaraskan pengetahuan IT dengan kebutuhan process control dalam konteks Industri 4.0.
  8. Karyawan Teknis dan Non-Teknis yang Ingin Berkembang: Menyediakan peluang pembelajaran bagi karyawan dari berbagai latar belakang yang ingin memahami dasar-dasar process control dan system engineering.
  9. Manajer Keamanan dan Kualitas: Meningkatkan pemahaman tentang pengendalian keamanan dan kualitas dalam proses produksi.
  10. Pemilik Bisnis atau Pengusaha: Memahami bagaimana process control dapat meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan.

Pemateri/ Trainer Pelatihan di Jakata

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

Metode Pelatihan di Bandung

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

Lokasi Pelatihan diseluruh Indonesia

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

Jadwal Training Terbaru di Tahun 2024

Januari : 16-17 Januari 2024
Februari : 13-14 Februari 2024
Maret : 5-6 Maret 2024
April : 24-25 April 2024
Mei : 21-22 Mei 2024
Juni : 11-12 Juni 2024
Juli : 16-17 Juli 2024
Agustus : 20-21 Agustus 2024
September : 17-18 September 2024
Oktober : 8-9 Oktober 2024
November : 12-13 November 2024
Desember : 17-18 Desember 2024

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Investasi Pelatihan terbaik di tahun 2024 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

PELATIHAN PROCUREMENT EVALUATION AND MANAGEMENT KONFLIK
PELATIHAN PROCUREMENT EVALUATION AND MANAGEMENT KONFLIK

PENGERTIAN PROCUREMENT EVALUATION AND MANAGEMENT KONFLIK

Pelatihan Procurement Evaluation And Management Konflik dalam proses pengadaan barang atau jasa, dikenal sebagai Procurement Evaluation and Management Conflict (PEMC), sangat penting untuk memastikan bahwa organisasi dapat mencapai efisiensi dan keberlanjutan dalam operasionalnya.

Oleh karena itu, partisipasi aktif dalam PEMC dapat membantu organisasi menghindari hambatan hukum, mencapai tujuan strategis, dan membangun hubungan yang kuat dengan mitra bisnis.

TUJUAN DAN MANFAAT PROCUREMENT EVALUATION AND MANAGEMENT KONFLIK

Tujuan:

  1. Meningkatkan Kualitas Barang/Jasa: Memastikan bahwa produk atau layanan yang diperoleh melalui pengadaan memiliki standar kualitas yang tinggi.
  2. Optimalisasi Biaya: Menjaga efisiensi pengeluaran dengan memastikan bahwa proses pengadaan dilakukan secara hemat dan efektif.
  3. Pemilihan Pemasok Terbaik: Mengevaluasi penyedia untuk memilih mitra bisnis yang dapat memberikan nilai tambah dan memenuhi kebutuhan organisasi.
  4. Pencegahan Konflik: Mengidentifikasi potensi konflik sejak dini dan mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari masalah yang dapat merugikan organisasi.
  5. Transparansi dan Akuntabilitas: Menciptakan lingkungan yang transparan dan akuntabel dalam proses pengadaan untuk membangun kepercayaan dengan pihak terkait.

Manfaat:

  1. Efisiensi Operasional: Meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam operasional organisasi melalui proses pengadaan yang terencana dan terkelola dengan baik.
  2. Pengelolaan Risiko: Meminimalkan risiko terkait dengan konflik atau ketidaksepakatan selama proses pengadaan, sehingga mengurangi potensi kerugian organisasi.
  3. Penilaian Kinerja Pemasok: Memberikan pemahaman mendalam tentang kinerja pemasok, memungkinkan organisasi untuk membuat keputusan berbasis data.
  4. Peningkatan Hubungan Bisnis: Membangun hubungan yang kuat dengan pemasok dan mitra bisnis melalui komunikasi terbuka dan saling menguntungkan.
  5. Kepatuhan Hukum: Memastikan bahwa semua tahapan dalam proses pengadaan sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku, mencegah masalah hukum di masa depan.

MATERI PROCUREMENT EVALUATION AND MANAGEMENT KONFLIK

  1. Pendahuluan
  • Definisi dan Lingkup PEMC
  • Peran dan Pentingnya PEMC dalam Pengadaan
  1. Tahap-tahap Pengadaan
  • Identifikasi Kebutuhan
  • Perencanaan Pengadaan
  • Pengumuman dan Seleksi Pemasok
  • Evaluasi Penawaran
  • Penetapan Kontrak

III. Procurement Evaluation

  • Proses Evaluasi Kinerja Pemasok
  • Penggunaan KPI dalam Penilaian
  • Penciptaan dan Pengelolaan Daftar Hitam Pemasok
  1. Conflict Management in Procurement
  • Identifikasi Potensi Konflik dalam Pengadaan
  • Strategi Pengelolaan Konflik
  • Peran Negosiasi dalam Menyelesaikan Ketidaksepakatan
  1. Pengembangan Transparansi dan Akuntabilitas
  • Keterbukaan Informasi dalam PEMC
  • Akuntabilitas dalam Keputusan Pengadaan
  1. Pengelolaan Risiko dalam Pengadaan
  • Identifikasi Risiko Pengadaan
  • Strategi Pengelolaan Risiko
  • Aspek Hukum dalam Pengelolaan Risiko

VII. Studi Kasus dan Diskusi

  • Analisis Kasus Pengadaan dengan Konflik dan Solusi
  • Diskusi Kelompok tentang Pengalaman dan Tantangan

VIII. Peran Teknologi dalam PEMC

  • Penggunaan Sistem Informasi Pengadaan (e-Procurement)
  • Keamanan Data dan Privasi dalam Pengelolaan Konflik
  1. Evaluasi Pembelajaran
  • Ujian Tertulis
  • Penugasan Praktis
  • Partisipasi dalam Diskusi dan Studi Kasus
  1. Kesimpulan dan Rencana Aksi
  • Meringkas Materi dan Temuan
  • Membuat Rencana Tindak Lanjut untuk Meningkatkan Proses PEMC

PESERTA PELATIHAN PROCUREMENT EVALUATION AND MANAGEMENT KONFLIK

PELATIHAN PROCUREMENT EVALUATION AND MANAGEMENT KONFLIK

  1. Manajer Pengadaan:
    • Bertanggung jawab atas keberhasilan pengadaan dalam organisasi.
    • Perlu menguasai strategi evaluasi dan manajemen konflik untuk memastikan efisiensi proses pengadaan.
  2. Staf Pembelian:
    • Terlibat dalam pengadaan barang atau jasa.
    • Memerlukan pemahaman mendalam tentang evaluasi pemasok dan cara mengatasi konflik yang mungkin muncul.
  3. Pengelola Kontrak:
    • Bertugas mengelola kontrak dengan pemasok.
    • Perlu menguasai keterampilan manajemen konflik untuk menangani perbedaan pendapat atau masalah pelaksanaan kontrak.
  4. Profesional Bisnis dan Hukum:
    • Membutuhkan pengetahuan tentang aspek hukum dalam proses pengadaan dan manajemen konflik untuk memastikan kepatuhan dan mengelola risiko.
  5. Pegawai Pengadaan Publik:
    • Melibatkan proses pengadaan untuk kepentingan pemerintah atau lembaga publik.
    • Perlu memahami regulasi dan etika pengadaan, serta cara mengelola potensi konflik.
  6. Manajer Hubungan Pemasok:
    • Bertugas membangun dan menjaga hubungan dengan pemasok.
    • Diperlukan keterampilan dalam evaluasi kinerja pemasok dan manajemen konflik untuk menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan.
  7. Auditor Internal:
    • Memerlukan pemahaman yang mendalam tentang proses pengadaan dan kemampuan untuk mengevaluasi efektivitas manajemen konflik dalam organisasi.
  8. Karyawan yang Terlibat dalam Proses Pengadaan:
    • Semua individu yang terlibat dalam tahapan pengadaan seperti identifikasi kebutuhan atau penilaian penawaran.
    • Membutuhkan pemahaman dasar tentang evaluasi dan manajemen konflik untuk mendukung proses pengadaan yang efektif.

Pemateri/ Trainer Pelatihan di Jakata

Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.

Metode Pelatihan di Bandung

Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.

Lokasi Pelatihan diseluruh Indonesia

Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.

Jadwal Training Terbaru di Tahun 2024

Januari : 16-17 Januari 2024
Februari : 13-14 Februari 2024
Maret : 5-6 Maret 2024
April : 24-25 April 2024
Mei : 21-22 Mei 2024
Juni : 11-12 Juni 2024
Juli : 16-17 Juli 2024
Agustus : 20-21 Agustus 2024
September : 17-18 September 2024
Oktober : 8-9 Oktober 2024
November : 12-13 November 2024
Desember : 17-18 Desember 2024

Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta

Investasi Pelatihan terbaik di tahun 2024 ini :

Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.

Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or bagpack (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.

Tanyakan pada kami ?

Kami di sini untuk membantu Anda! Jangan ragu untuk menanyakan apapun kepada kami. Klik di bawah untuk memulai obrolan.

Customer Support

Tari

Online

Marketing

Cindy

Online

Tari

Hi, What can i do for you? 00.00

Cindy

Hai, tanyakan pada kami ? 00.00