TRAINING FRONT END ENGINEERING DESIGN PROJECT CONTROL
DESKRIPSI TRAINING FRONT END ENGINEERING DESIGN PROJECT CONTROL
Training Front End Engineering Design (FEED) Project Control sangat penting untuk memastikan keberhasilan suatu proyek sejak tahap perencanaan awal. FEED merupakan fase kritis yang menentukan akurasi estimasi biaya, jadwal, spesifikasi teknis, serta risiko yang mungkin terjadi selama proyek berjalan. Tanpa pengendalian yang kuat pada tahap FEED, proyek berisiko mengalami pembengkakan anggaran, keterlambatan, hingga kegagalan implementasi. Melalui pelatihan ini, peserta akan memahami metodologi pengendalian proyek, analisis risiko, manajemen perubahan, serta teknik evaluasi desain yang tepat. Dengan penguasaan kompetensi tersebut, perusahaan dapat meningkatkan akurasi perencanaan, meminimalkan potensi deviasi, dan memastikan proyek berjalan efektif, efisien, serta sesuai standar keselamatan dan kualitas yang ditetapkan. Pelatihan ini menjadi fondasi penting bagi profesional yang ingin meningkatkan kemampuan dalam mengelola proyek berbiaya besar dan berisiko tinggi, terutama di industri konstruksi, minyak dan gas, energi, dan manufaktur.

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING FRONT END ENGINEERING DESIGN PROJECT CONTROL
Berikut Tujuan dan Manfaat Training Front End Engineering Design (FEED) Project Control:
TUJUAN PELATIHAN
- Memahami konsep dan proses FEED sebagai tahap krusial dalam menentukan keberhasilan proyek secara keseluruhan.
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan estimasi biaya dan jadwal proyek secara akurat berdasarkan data engineering yang tersedia.
- Mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko proyek sejak tahap perencanaan awal.
- Menguasai teknik pengendalian perubahan (change management) selama fase FEED.
- Meningkatkan pemahaman mengenai integrasi dokumen teknis, spesifikasi, dan standar proyek dengan aspek kontrol biaya dan jadwal.
- Meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan strategis berdasarkan hasil pemantauan dan analisis FEED.
MANFAAT PELATIHAN
- Mengurangi potensi cost overrun dan schedule delay, karena peserta memahami bagaimana memastikan keakuratan perencanaan sejak awal.
- Meningkatkan efisiensi proses engineering dan perencanaan proyek, sehingga perusahaan dapat menghemat waktu, biaya, dan sumber daya.
- Memperkuat kemampuan tim dalam mengelola proyek kompleks, terutama yang melibatkan aset bernilai tinggi dan risiko besar.
- Memperbaiki kualitas dokumentasi teknis dan administrasi proyek, termasuk deliverables FEED yang lebih sistematis dan mudah dievaluasi.
- Memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan, kualitas, dan regulasi industri, sehingga proyek lebih aman dan andal.
- Mendukung keberhasilan implementasi proyek EPC (Engineering, Procurement & Construction) karena fondasi perencanaannya lebih kuat dan matang.
OUTLINE MATERI TRAINING FRONT END ENGINEERING DESIGN PROJECT CONTROL
Berikut List Outline Materi Training Front End Engineering Design (FEED) Project Control yang lengkap dan profesional:
- Pendahuluan FEED Project Control
-
- Definisi FEED dan perannya dalam siklus hidup proyek
- Tujuan dan ruang lingkup FEED
- Keterkaitan FEED dengan Basic Engineering & EPC
- Definisi FEED dan perannya dalam siklus hidup proyek
- Tahapan dan Proses FEED
-
- FEED workflow dan interface antar departemen
- FEED deliverables: teknis & non-teknis
- Studi kelayakan dan konsep desain awal
- FEED workflow dan interface antar departemen
- Perencanaan Proyek pada Tahap FEED
-
- Work Breakdown Structure (WBS) untuk FEED
- Perencanaan jadwal (Scheduling) dan milestone utama
- Resource planning & man-hour estimation
- Work Breakdown Structure (WBS) untuk FEED
- Cost Engineering dalam FEED
- Prinsip estimasi biaya fase FEED
- Metode cost estimation (Class 3 & Class 4 Estimate)
- Penggunaan cost database dan faktor koreksi
- Cost control baseline
- Project Risk Management pada FEED
-
- Identifikasi risiko teknis dan ekonomis
- Analisis risiko: Qualitative & quantitative
- Mitigasi risiko dan contingency planning
- Pengaruh risiko terhadap biaya dan jadwal
- Identifikasi risiko teknis dan ekonomis
- Engineering Document Control
-
- Jenis-jenis dokumen FEED
- Sistem manajemen dokumen teknik
- Data & drawing deliverables requirement
- Document review, approval, dan transmittal
- Jenis-jenis dokumen FEED
- Change Management dalam FEED
-
- Mengelola perubahan desain awal
- Dampak perubahan terhadap biaya & jadwal
- Change Control Procedure & Change Log
- Tools untuk monitoring perubahan
- Schedule Control dalam FEED
-
- Metode pengendalian jadwal
- Critical Path Method (CPM) pada fase FEED
- Progress measurement & performance tracking
- Analisis keterlambatan dan tindakan korektif
- Metode pengendalian jadwal
- Cost Control dalam FEED
-
- Budgeting dan cost baseline
- Cost monitoring & cost reporting
- Earned Value Management (EVM) dalam FEED
- Analisis varians biaya
- Budgeting dan cost baseline
- Integrasi FEED dengan EPC
-
- Peran FEED sebagai dasar EPC
- Kualitas deliverables untuk EPC readiness
- Interface FEED → Procurement → Construction
- Lessons learned dan best practices
- Peran FEED sebagai dasar EPC
- Studi Kasus & Workshop
-
- Penyusunan WBS dan jadwal FEED
- Estimasi biaya FEED (praktik)
- Identifikasi risiko dan penyusunan risk register
- Simulasi change management & pengendalian biaya
- Penyusunan WBS dan jadwal FEED
- Evaluasi dan Penutup
-
- Review materi
- Diskusi dan tanya jawab
- Penilaian pemahaman peserta
- Review materi
PESERTA YANG MEMBUTUHKAN TRAINING FRONT END ENGINEERING DESIGN PROJECT CONTROL
Berikut daftar peserta yang membutuhkan Training Front End Engineering Design (FEED) Project Control:
- Project Engineer
Membutuhkan pemahaman mendalam mengenai perencanaan, pengendalian, dan integrasi desain awal untuk memastikan kelancaran proyek dari tahap FEED hingga EPC.
- Project Manager / Project Coordinator
Untuk meningkatkan kemampuan memimpin proyek pada fase awal, mengontrol perubahan, serta mengelola risiko biaya dan jadwal secara efektif.
- Cost Engineer / Cost Controller
Membutuhkan kemampuan estimasi biaya pada level FEED (Class 3–4 Estimate), penyusunan cost baseline, serta penggunaan metode cost control yang tepat.
- Planning Engineer / Scheduler
Untuk memperkuat keahlian membuat WBS, scheduling, critical path analysis, serta mengontrol jadwal proyek FEED.
- Process Engineer & Discipline Engineers (Mechanical, Electrical, Civil, Instrument, Piping)
Membutuhkan pemahaman mengenai deliverables FEED, interface engineering, dan bagaimana desain awal mempengaruhi biaya serta jadwal proyek.
- Document Control Specialist
Karena FEED menghasilkan banyak dokumen teknis yang harus dikelola, distandarkan, dan dikontrol perubahannya secara tepat.
- Risk Management Officer / Project Risk Analyst
Untuk memahami bagaimana mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko proyek sejak tahap awal desain.
- Procurement & Contract Personnel
Agar dapat menyelaraskan kebutuhan teknis FEED dengan strategi pengadaan serta memahami konsekuensi perubahan desain terhadap kontrak EPC.
- Quality Assurance / Quality Control (QA/QC)
Membutuhkan wawasan mengenai kualitas deliverables FEED, standar teknis, dan persyaratan untuk transisi ke fase EPC.
- Stakeholder perusahaan migas, energi, petrokimia, atau konstruksi industri
Terutama mereka yang terlibat langsung dalam proyek-proyek dengan investasi besar dan membutuhkan perencanaan matang sejak fase FEED.
- Fresh Graduate atau Junior Engineer yang akan terlibat dalam proyek EPC / industri energi
Untuk memperkuat dasar pengetahuan mengenai konsep desain teknik, kontrol proyek, serta pemahaman siklus hidup proyek.
Pemateri/ Trainer Pelatihan di Jakarta
Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.
Metode Pelatihan di Bandung
Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami. Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.
Lokasi Pelatihan diseluruh Indonesia
Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.
Jadwal Training Terbaru di Jogja Tahun 2026
- Januari : 20-21 Januari 2026
- Februari : 24-25 Februari 2026
- Maret : 05-06 Maret 2026
- April : 23-24 April 2026
- Mei : 19-20 May 2026
- Juni : 23-24 Juni 2026
- Juli : 23-24 Juli 2026
- Agustus : 27-28 Agustus 2026
- September : 15-16 September 2026
- Oktober : 20-21 October 2026
- November : 17-18 November 2026
- Desember : 15-16 December 2026
Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta
Investasi Pelatihan terbaik di Bali tahun 2026 ini :
Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):
- FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
- FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
- Module / Handout
- FREE Flashdisk
- Sertifikat
- FREE Bag or bagpack (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
- 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.







