TRAINING TAX PLANNING

 

TRAINING TAX PLANNING

 

TRAINING TAX PLANNING

Upaya-upaya manajemen dalam memenuhi kewajiban perpajakan yang benar, tetapi jumlah pajak dapat ditekan serendah mungkin untuk memperoleh laba dan likuiditas yang diharapkan. Tujuan Manajemen Pajak :

  • Umum:
    • Menerapkan peraturan perpajakan secara benar
    • Usaha efisiensi untuk mencapai laba dan likuiditas yang seharusnya.
  • Manfaat Manajemen Pajak
    • Menghilangkan/menghapus pajak sama sekali
    • Menghilangkan/menghapus pajak dalam tahun berjalan
    • Menunda pengakuan penghasilan
    • Mengubah penghasilan rutin berbentuk capital gain

 

Strategi Manajemen Pajak

  • Memperluas bisnis atau melakukan ekspansi usaha dalam bentuk badan usaha baru
  • Menghindari pengenaan pajak berganda
  • Menghindari bentuk penghasilan yang bersifat rutin atau teratur atau membentuk, memperbanyak atau mempercepat pengurangan pajak.
  • manajemen pajak dapat dicapai melalui fungsi-fungsi manajemen yang terdiri dari:
    • Perencanaan Pajak (Tax Planning)
    • Pelaksanaan Kewajiban Perpajakan (Tax Implemetation)
    • Pengendalian Pajak (Tax Control)

 

Acara Training Tax Planning di hadiri oleh Instruktur yang berpengalaman, serta 3 peserta yang mengikuti serangkaian acara.

Pelatihan Tax Planning  dilakukan 2 hari, yaitu pada hari Selasa dan Kamis tanggal 5 dan 6 November 2024 dimulai agak terlambat pukul 09.22 WIB, dikarenakan ada peserta yang terjebak macet. Pelatihan Tax Training dilaksanakan di Hotel Amaris La Codefin Kemang, Jakarta Selatan.

 

TRAINING TAX PLANNING

 

Acara hari pertama, Pelatihan Tax Planning berjalan dengan baik dan lancar, pembukaan dilakukan oleh CS berlangsung dengan tenang dan lancar. Training diawali dengan berdoa terlebih dahulu yang dipimpin oleh CS kemudian dilanjutkan dengan materi yang dijelaskan oleh Trainer Pelatihan berjalan dengan lancar dan penuh antusias. Selama pelatihan peserta aktif berdiskusi terkait pengalaman dan hal-hal yang terjadi di perusahaan. Kemudian dilanjutkan diskusi dan diskusi yang dibimbing oleh Pengajar. Training hari pertama selesai tepat waktu dengan baik dan tertib pada pukul 15.30 WIB.

Hari Kedua Training dimulai tepat waktu jam 09.12 WIB, training masih di lokasi yang sama yaitu di Hotel Amaris La Codefin Kemang, Jakarta Selatan. Pelatihan hari kedua dimulai dengan berdoa terlebih dahulu oleh CS, kemudian dilanjutkan dengan Trainer sebagai instruktur. Hari kedua training dilanjutkan dengan materi Tax Planning serta ada sesi latihan soal dan praktik latihan perhitungan pajak.

Diakhir training peserta mengisi form evaluasi yang telah disiapkan oleh Pusat Training Indonesia melalui Link google form, kemudian dilanjutkan pembagian sertifikat dan ditutup dengan foto bersama. Traning hari kedua selesai tepat waktu jam 15.30 WIB dengan lancar dan tertib, ditutup dengan doa dipandu oleh CS.

  • Perencanaan Pajak adalah langkah awal dalam manajemen pajak dimana pada tahap ini dilakukan pengumpulan dan penelitian terhadap peraturan perpajakan, dengan maksud dapat diseleksi jenis tindakan penghematan pajak yang akan dilakukan.
  • Tujuan perencanaan pajak adalah agar beban pajak (Tax Burden) serendah mungkin dengan memanfaatkan peraturan yang ada tetapi berbeda dengan tujuan pembuatan Undang-undang maka tax planning disini sama dengan tax avoidance karena secara hakikat ekonomis kedua-duanya berusaha untuk memaksimalkan penghasilan setelah pajak (after tax return) karena pajak merupakan unsur pengurang laba yang tersedia baik untuk dibagikan kepada pemegang saham maupun diinvestasikan kembali.

Dengan demikian, jika Anda terlibat dalam Tax Planning, pertimbangkan untuk mengikuti pelatihan yang relevan. Hal ini akan membantu Anda dan organisasi Anda dalam menghindari masalah yang berpotensi mahal dan berbahaya. Apabila perusahaan Anda membutuhkan pelatihan Tax Planning untuk menambah wawasan karyawan Anda dapat menghubungi tim marketing kami dengan mengunjungi website Pusat Training Indonesia.

Cindy : 0812-8392-8224

 

Testimoni Ibu Risa.

Peserta sangat terbantu adanya training Tax Planning, kemudian sangat antusias mengikuti training. Peserta tidak bersedia untuk divideokan.