EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT

Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) adalah kemampuan untuk merasa, mengenali, memahami, mengelola, dan mengarahkan manifestasi emosi yaitu perilaku diri sendiri dan kepada orang lain sehingga kita menjadi percaya diri, untuk memberikan rasa aman untuk diri sendiri. Jika sudah merasa aman untuk diri sendiri, maka akan memberi rasa aman untuk orang lain. Kecerdasan Emosional membantu membangun hubungan yang lebih baik mengambil keputusan yang lebih bijaksana dan efektif, dan menghadapi tantangan dengan lebih siap.

Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient) adalah kemampuan untuk memahami makna dan tujuan hidup, serta mengintegrasikan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari. Kecerdasan Spiritual membantu individu untuk mengembangkan dirinya secara utuh dan menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan.

Pusat Training Indonesia baru saja menyelenggarakan pelatihan Emotional Spiritual Quotient yang berlangsung selama 2  hari, pelaksanaan secara offline pada tanggal 8-9 Mei 2025, diadakan di Hotel Amaris Juanda, Jakarta Pusat. Pelatihan diikuti oleh 1 orang peserta dari PT Mesin Isuzu Indonesia. Pelatihan selama 2 hari diisi dengan pemberian materi yang bersifat membuka perspektif, cakrawala dan wawasan peserta yang dirasakan memberi pencerahan baru dan semangat bagi peserta baik untuk pribadi maupun pekerjaannya. Peserta menyampaikan, sebelumnya belum pernah mendapatkan materi ini dikarenakan background pekerjaan peserta yang bergerak di bidang teknik sehingga training ini merupakan hal baru yang menambah wawasan peserta, membangkitkan semangat peserta dan menginspirasi serta memotivasi peserta.

Banyak diskusi dan partisipasi aktif antara peserta dengan instruktur terkait situasi pekerjaan maupun pribadi peserta. Instruktur berdiskusi untuk menemukan apa yang menjadi hambatan dalam pribadi peserta dalam pekerjaan maupun pribadinya agar dapat diterapkan solusi yang aplikatif bagi peserta. Training bersifat membuka perspektif kepada peserta sehingga peserta memiliki gambaran tentang konsep ESQ yang harapannya dapat diterapkan sesuai dengan kondisinya.

Tujuan pelatihan:

  1. Meningkatkan Kecerdasan Emosional: Memberikan pemahaman mendalam tentang emosi, membantu peserta untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri sendiri dan orang lain. Dengan demikian, peserta dapat merespons secara positif terhadap situasi yang menantang dan membangun hubungan yang lebih sehat.
  2. Pengembangan Kecerdasan Spiritual: Mengajarkan nilai-nilai spiritual, tujuan hidup, dan makna keberadaan. Pelatihan ini membantu peserta untuk menemukan dan mengasah dimensi spiritual dalam diri mereka, meningkatkan kesadaran diri, dan memberikan landasan untuk pengambilan keputusan yang bermakna.
  3. Peningkatan Resiliensi Mental: Melatih peserta untuk mengatasi stres, tekanan, dan tantangan hidup dengan lebih baik. Dengan meningkatnya kecerdasan emosional dan spiritual, individu menjadi lebih tahan terhadap tekanan, mampu beradaptasi, dan tetap tenang dalam menghadapi situasi sulit.
  4. Peserta menyadari Emotional Intelligence penting dalam menunjang keberhasilan, sehingga akan terinspirasi untuk mengasah potensi EQ-nya.
  1. Peserta mengenal dirinya lebih baik dan mengidentifikasi kelebihan diri dan hambatan-hambatan diri dalam hal EQ yang berhubungan dengan efektifitas perilakunya.
  1. Peserta memiliki kemampuan mengatasi problem emosional dengan lebih efektif.
  2. Peserta berkomunikasi dengan lebih baik dan efektif kepada banyak pihak.
  3. Peserta mampu memiliki Kecerdasan Emosional dalam bidang pekerjaan, sosial maupun keluarga.

Materi pelatihan:

  1.   Pengenalan Kecerdasan Emosional:
  •   Definisi dan konsep kecerdasan emosional.
  •   Pengenalan lima komponen kecerdasan emosional: kesadaran diri, pengelolaan emosi, motivasi diri, empati, dan keterampilan sosial.
  1.   Analisis Emosi:
  •   Pengenalan jenis-jenis emosi.
  •   Latihan mengidentifikasi dan mengelola emosi dalam berbagai konteks.
  1.   Kecerdasan Spiritual:
  •   Definisi dan konsep kecerdasan spiritual.
  •   Pemahaman nilai-nilai spiritual, tujuan hidup, dan makna keberadaan.
  1.   Resiliensi Mental:
  •   Pengertian resiliensi dan pentingnya dalam kehidupan sehari-hari.
  •   Strategi untuk mengatasi stres, kekecewaan, dan tantangan hidup.
  1.   Pengembangan Kesadaran Diri:
  •   Refleksi diri untuk mengeksplorasi kekuatan, kelemahan, dan nilai-nilai personal.
  •   Keterkaitan antara kesadaran diri dengan kecerdasan emosional dan spiritual.
  1.   Keterampilan Komunikasi Empatik:
  •   Pentingnya mendengarkan aktif.
  •   Teknik komunikasi yang membangun empati dan kepedulian.
  1.   Pertumbuhan Pribadi dan Profesional:
  •   Perencanaan tujuan pribadi dan profesional.
  •   Pengembangan keterampilan untuk mencapai tujuan tersebut.
  1. Etika dan Moralitas:
  •   Hubungan antara kecerdasan spiritual dan perilaku etis.
  •   Pemahaman nilai-nilai moral dan etika dalam pengambilan keputusan.
  1.   Manajemen Konflik:
  •   Strategi untuk mengatasi konflik dengan bijaksana.
  •   Membangun hubungan yang sehat dalam situasi konflik.
  1. Keseimbangan Hidup:
  •   Menciptakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
  •   Penerapan prinsip kecerdasan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

 

Training Emotional Spiritual Quotient dapat diikuti oleh Profesional di Lingkungan Kerja, Individu dalam Proses Pertumbuhan Pribadi, Pelaku Bisnis dan Wiraswasta, Pemimpin Agama dan Pembimbing Rohani, serta Pendidik dan Pembimbing yang ingin mengembangkan kecerdasan emosionalnya. Dapatkan penawaran menarik dan kompetitif dengan menghubungi via WhatsApp di 081355460688, 081218600928, dan 081283928224 ataupun bisa menghubungi di 021-7477 7747.

 

INSTRUKTUR TRAINING

Training akan dibawakan oleh trainer/pemateri yang kompeten di bidangnya.