Pelatihan Maintenance Planning & Control Bersama Peserta dari PT Krakatau Tirta Industri
Pusat Training Indonesia Selenggarakan Pelatihan Maintenance Planning & Control pada 05–06 Oktober 2026

Pusat Training Indonesia kembali menyelenggarakan Pelatihan Maintenance Planning & Control pada 05–06 Oktober 2026 di Jakarta Selatan.
Pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta memahami prinsip Maintenance Planning & Control. Peserta juga dibekali kemampuan untuk merencanakan, mengendalikan, dan mengevaluasi aktivitas pemeliharaan secara sistematis dan terukur.
Melalui pelatihan ini, peserta mempelajari proses maintenance planning, penyusunan jadwal, penentuan prioritas pekerjaan, serta pengelolaan sumber daya dan material. Peserta juga memahami cara mengendalikan pekerjaan maintenance serta melakukan monitoring dan evaluasi.
Dengan pemahaman tersebut, kegiatan maintenance diharapkan dapat mendukung keandalan peralatan, efisiensi operasional, pengendalian biaya, dan efektivitas pemeliharaan secara berkelanjutan.
1. Mengapa Training Maintenance Planning & Control Sangat Penting?
Industri membutuhkan operasional yang efektif dan berkesinambungan. Karena itu, organisasi perlu memastikan peralatan dan fasilitas dapat beroperasi secara optimal serta memiliki tingkat keandalan yang baik.
Maintenance tidak hanya berkaitan dengan perbaikan peralatan saat terjadi kerusakan. Kegiatan ini juga mencakup perencanaan pekerjaan, penjadwalan, pengelolaan sumber daya, pengendalian material dan spare part, serta monitoring hasil pekerjaan.
Penerapan Maintenance Planning & Control membantu memastikan kegiatan pemeliharaan berjalan secara terencana dan sesuai prioritas. Perencanaan yang baik juga membantu organisasi mengoptimalkan tenaga kerja, peralatan, material, waktu, dan biaya.
Selain itu, perencanaan maintenance yang tepat dapat membantu mengurangi downtime dan gangguan terhadap proses operasional.
Melalui penerapan maintenance planning dan control yang tepat, organisasi dapat:
- Meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan pemeliharaan.
- Meningkatkan reliability dan availability peralatan.
- Memastikan pekerjaan maintenance direncanakan dan dijadwalkan secara sistematis.
- Menentukan prioritas pekerjaan berdasarkan kebutuhan dan risiko.
- Mengoptimalkan tenaga kerja, material, spare part, peralatan, dan sumber daya lainnya.
- Mengurangi downtime dan potensi gangguan terhadap operasional.
- Meningkatkan pengendalian biaya pemeliharaan.
- Mendukung preventive dan corrective maintenance secara lebih efektif.
- Meningkatkan monitoring dan evaluasi kinerja maintenance.
- Mendukung penerapan continuous improvement dalam pengelolaan pemeliharaan.
Oleh karena itu, penguasaan Maintenance Planning & Control menjadi kompetensi penting bagi profesional di bidang Maintenance, Engineering, Reliability, Production, Operations, dan fungsi terkait.
Kompetensi tersebut membantu profesional merencanakan dan mengendalikan kegiatan pemeliharaan, mengoptimalkan sumber daya, mengendalikan biaya dan downtime, serta mendukung operasional yang andal, efektif, dan berkelanjutan.
2. Materi yang Dibahas Selama Pelatihan

Selama pelatihan, peserta memperoleh pembahasan mengenai berbagai aspek penting dalam Maintenance Planning & Control.
Materi dimulai dari konsep dasar maintenance planning dan control. Selanjutnya, peserta mempelajari strategi pemeliharaan, perencanaan pekerjaan, penjadwalan, work order, backlog, material, spare parts, tools, dan sumber daya maintenance.
Pembahasan juga mencakup shutdown dan turnaround, pengukuran kinerja maintenance, penerapan Computerized Maintenance Management System (CMMS), continuous improvement, serta root cause analysis.
Materi yang dibahas antara lain:
1. Konsep Dasar Maintenance Planning and Control
Peserta mempelajari konsep dan prinsip dasar Maintenance Planning and Control. Materi membahas fungsi maintenance planning dan control, tujuan perencanaan pemeliharaan, serta alur kerja maintenance.
Peserta juga memahami pentingnya koordinasi antara fungsi maintenance, produksi, dan fungsi terkait lainnya.
2. Strategi Maintenance: Preventive, Predictive, Corrective, dan Proactive Maintenance
Peserta memahami berbagai strategi maintenance untuk menjaga keandalan dan ketersediaan peralatan.
Pembahasan meliputi Preventive, Predictive, Corrective, dan Proactive Maintenance. Peserta juga mempelajari pertimbangan dalam menentukan strategi yang sesuai berdasarkan kondisi peralatan, tingkat risiko, kebutuhan operasional, dan tujuan organisasi.
3. Perencanaan Pekerjaan Maintenance (Work Planning & Job Preparation)
Materi membahas proses Work Planning & Job Preparation untuk memastikan pekerjaan maintenance dapat dilaksanakan secara efektif.
Peserta mempelajari identifikasi kebutuhan pekerjaan, penentuan scope of work, penyusunan work plan, estimasi waktu dan sumber daya, serta persiapan material dan tools.
Aspek keselamatan dan informasi teknis yang dibutuhkan sebelum pekerjaan juga menjadi bagian dari pembahasan.
4. Penyusunan Jadwal Maintenance (Maintenance Scheduling)
Peserta mempelajari prinsip dan teknik Maintenance Scheduling.
Pembahasan mencakup penentuan prioritas pekerjaan, penyusunan jadwal, koordinasi dengan kegiatan produksi, serta alokasi sumber daya.
Peserta juga memahami monitoring jadwal untuk membantu mengurangi keterlambatan dan gangguan operasional.
5. Manajemen Work Order dan Backlog Maintenance
Peserta memahami pengelolaan Work Order dan Maintenance Backlog sebagai bagian dari pengendalian aktivitas maintenance.
Materi mencakup pembuatan, penentuan prioritas, pengelompokan, monitoring, dan penyelesaian work order.
Peserta juga mempelajari pengelolaan backlog berdasarkan urgensi, risiko, kebutuhan operasional, dan ketersediaan sumber daya.
6. Perencanaan Material, Spare Parts, Tools, dan Sumber Daya Maintenance
Materi membahas perencanaan dan pengelolaan sumber daya yang dibutuhkan dalam kegiatan maintenance.
Peserta mempelajari kebutuhan material, spare parts, tools, tenaga kerja, dan sumber daya pendukung lainnya.
Pembahasan juga mencakup identifikasi kebutuhan, ketersediaan, pemesanan, dan koordinasi sumber daya agar pekerjaan dapat berjalan tanpa hambatan yang tidak diperlukan.
7. Pengelolaan Shutdown, Turnaround, dan Planned Maintenance
Peserta mempelajari prinsip dan tahapan Shutdown, Turnaround, dan Planned Maintenance.
Materi mencakup perencanaan scope pekerjaan, penjadwalan, koordinasi antar fungsi, kebutuhan tenaga kerja dan material, serta pengendalian waktu pelaksanaan.
Peserta juga memahami monitoring pekerjaan untuk mendukung pelaksanaan shutdown dan turnaround yang aman, efektif, dan sesuai target.
8. Pengukuran Kinerja Maintenance (KPI): MTBF, MTTR, Availability, OEE, dan Maintenance Cost
Peserta memahami penggunaan Key Performance Indicators (KPI) untuk mengukur dan mengevaluasi efektivitas maintenance.
Materi mencakup Mean Time Between Failures (MTBF), Mean Time To Repair (MTTR), Availability, Overall Equipment Effectiveness (OEE), dan Maintenance Cost.
Data tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi kondisi peralatan, mengevaluasi efektivitas maintenance, dan menentukan peluang perbaikan.
9. Penerapan Computerized Maintenance Management System (CMMS) dalam Perencanaan dan Pengendalian Maintenance
Materi membahas penerapan Computerized Maintenance Management System (CMMS) dalam perencanaan dan pengendalian maintenance.
Peserta mempelajari pemanfaatan CMMS untuk pengelolaan asset dan equipment, work order, jadwal maintenance, maintenance history, spare parts, serta data dan laporan maintenance.
Pemanfaatan data tersebut mendukung koordinasi, monitoring, dan pengambilan keputusan berbasis data.
10. Continuous Improvement, Analisis Root Cause (RCA), dan Penyusunan Action Plan untuk Peningkatan Efektivitas Maintenance
Pada bagian akhir, peserta mempelajari Continuous Improvement, Root Cause Analysis (RCA), dan penyusunan Action Plan.
Materi mencakup identifikasi masalah dan penyebab utama gangguan, analisis akar penyebab, penentuan tindakan perbaikan, serta penyusunan action plan.
Peserta juga mempelajari monitoring hasil perbaikan untuk mendukung peningkatan reliability, availability, efisiensi, dan kinerja maintenance secara berkelanjutan.
3. Komitmen Pusat Training Indonesia dalam Pengembangan Kompetensi Profesional

Sebagai penyedia jasa pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, Pusat Training Indonesia terus berkomitmen menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan dunia industri.
Pelatihan Maintenance Planning & Control dirancang untuk membantu organisasi meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam merencanakan, menjadwalkan, mengendalikan, dan mengevaluasi kegiatan pemeliharaan.
Melalui program ini, peserta diharapkan mampu memahami strategi maintenance, mengelola work order, mengoptimalkan material dan sumber daya, serta mengukur kinerja maintenance.
Peserta juga diharapkan mampu menerapkan continuous improvement untuk meningkatkan reliability dan efektivitas kegiatan pemeliharaan.
4. Kesimpulan
Pelatihan Maintenance Planning & Control yang diselenggarakan oleh Pusat Training Indonesia pada 05–06 Oktober 2026 di Meeting Room Hotel Ibis Style Simatupang, Jakarta Selatan, diikuti oleh peserta dari PT Krakatau Tirta Industri.
Pelatihan memberikan pembekalan mengenai perencanaan dan pengendalian kegiatan maintenance secara sistematis, efektif, dan terukur.
Peserta memperoleh pemahaman mengenai:
- Konsep Dasar Maintenance Planning and Control.
- Strategi Preventive, Predictive, Corrective, dan Proactive Maintenance.
- Work Planning & Job Preparation.
- Maintenance Scheduling.
- Manajemen Work Order dan Backlog Maintenance.
- Perencanaan Material, Spare Parts, Tools, dan Sumber Daya Maintenance.
- Shutdown, Turnaround, dan Planned Maintenance.
- KPI Maintenance: MTBF, MTTR, Availability, OEE, dan Maintenance Cost.
- Penerapan CMMS dalam perencanaan dan pengendalian maintenance.
- Continuous Improvement, Root Cause Analysis (RCA), dan Action Plan.
Dengan kombinasi materi, diskusi, studi kasus, dan pembahasan aplikatif, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi peserta dalam merencanakan dan menjadwalkan pekerjaan maintenance.
Peserta juga diharapkan mampu mengelola work order dan backlog, mengoptimalkan material dan sumber daya, serta melakukan monitoring dan evaluasi kinerja maintenance.
Pada akhirnya, pemahaman tersebut dapat membantu organisasi meningkatkan reliability dan availability peralatan, mengurangi downtime, mengendalikan biaya pemeliharaan, dan meningkatkan efisiensi operasional.
5. FAQ Pelatihan Maintenance Planning & Control
Apa tujuan Pelatihan Maintenance Planning & Control?
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam memahami dan melaksanakan Maintenance Planning & Control secara sistematis, efektif, dan terukur.
Peserta mempelajari perencanaan dan penjadwalan pekerjaan maintenance, pengelolaan work order dan backlog, pengelolaan material dan sumber daya, serta pengendalian pekerjaan.
Materi juga mencakup pengukuran dan evaluasi kinerja maintenance untuk mendukung reliability dan availability peralatan.
Siapa yang perlu mengikuti Pelatihan Maintenance Planning & Control?
Pelatihan ini cocok untuk staf dan profesional di bidang Maintenance, Engineering, Reliability, Production, Operations, serta fungsi terkait.
Program ini ditujukan bagi pihak yang terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pengendalian kegiatan pemeliharaan.
Apa manfaat mengikuti Pelatihan Maintenance Planning & Control?
Peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar maintenance planning dan control serta berbagai strategi maintenance.
Peserta juga mempelajari work planning, maintenance scheduling, work order, backlog, material, spare parts, tools, dan sumber daya maintenance.
Selain itu, peserta memahami shutdown, turnaround, planned maintenance, KPI maintenance, CMMS, continuous improvement, RCA, dan action plan.
Berapa lama durasi pelatihan?
Program ini diselenggarakan selama dua hari.
Kegiatan mencakup penyampaian materi, diskusi, studi kasus, dan pembahasan aplikatif. Dengan metode tersebut, peserta dapat memahami konsep Maintenance Planning & Control sekaligus mengaitkannya dengan kegiatan pemeliharaan di lingkungan kerja.
Bagaimana cara mendaftar Pelatihan Maintenance Planning & Control?
Untuk informasi jadwal, biaya, maupun pendaftaran, silakan menghubungi Cindy, selaku Marketing Professional Pusat Training Indonesia, melalui WhatsApp di +62 812-8392-8224.