PT Pusat Training Indonesia Selenggarakan Training Business Feasibility Study & Investment Analysis pada 17–18 September 2026
Di tengah persaingan bisnis yang semakin dinamis, perusahaan perlu melakukan analisis yang matang sebelum mengambil keputusan investasi. Setiap proyek membutuhkan perencanaan, perhitungan, serta pemahaman terhadap berbagai faktor yang dapat memengaruhi keberhasilannya.
Kesalahan dalam menilai kelayakan bisnis dapat menyebabkan penggunaan sumber daya yang kurang optimal. Selain itu, perusahaan juga dapat menghadapi risiko finansial dan kerugian yang tidak diharapkan.
Untuk mendukung peningkatan kompetensi profesional, PT Pusat Training Indonesia kembali menyelenggarakan Training Business Feasibility Study & Investment Analysis pada 17–18 September 2026.
Training dilaksanakan secara online melalui Zoom dan diikuti oleh peserta dari PT. PBM Sarana Bandar Nasional.
Program ini membahas proses kajian kelayakan bisnis dan analisis investasi secara sistematis. Peserta mempelajari berbagai aspek, mulai dari pasar, operasional, finansial, hingga risiko investasi.
Selain penyampaian materi, training juga dilengkapi dengan diskusi dan studi kasus. Pendekatan tersebut membantu peserta memahami penerapan analisis dalam konteks pekerjaan profesional.

1. Mengapa Business Feasibility Study & Investment Analysis Penting?
Keputusan untuk menjalankan proyek, mengembangkan bisnis, membeli aset, melakukan ekspansi, atau menanamkan modal tidak cukup hanya berdasarkan intuisi.
Perusahaan membutuhkan analisis yang terstruktur untuk menjawab beberapa pertanyaan penting, seperti:
- Apakah proyek atau bisnis layak untuk dijalankan?
- Berapa besar investasi yang dibutuhkan?
- Berapa potensi pendapatan dan keuntungan?
- Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik balik investasi?
- Apa saja risiko yang mungkin muncul?
- Bagaimana perubahan biaya dan pendapatan memengaruhi kelayakan investasi?
- Apakah investasi memberikan nilai ekonomi yang sesuai dengan sumber daya yang digunakan?
Business Feasibility Study & Investment Analysis membantu perusahaan menjawab pertanyaan tersebut melalui proses analisis yang sistematis.
1.1. Mendukung Pengambilan Keputusan Berbasis Data
Studi kelayakan membantu perusahaan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang terstruktur.
Data pasar, operasional, teknis, finansial, dan risiko dapat menjadi bahan pertimbangan sebelum perusahaan menjalankan suatu proyek atau investasi.
1.2. Mengidentifikasi Risiko Sejak Awal
Setiap investasi memiliki risiko. Melalui feasibility study, perusahaan dapat mengidentifikasi berbagai potensi hambatan sebelum proyek dijalankan.
Dengan demikian, perusahaan dapat menyiapkan langkah mitigasi sejak tahap awal.
1.3. Mengukur Potensi Keuntungan Investasi
Analisis investasi membantu perusahaan memahami potensi hasil dari modal yang dikeluarkan.
Berbagai indikator finansial dapat digunakan untuk mengevaluasi kelayakan suatu investasi berdasarkan proyeksi arus kas dan tingkat pengembaliannya.
1.4. Mengoptimalkan Penggunaan Sumber Daya
Investasi membutuhkan berbagai sumber daya, seperti modal, tenaga kerja, waktu, teknologi, dan fasilitas.
Studi kelayakan membantu perusahaan menilai apakah sumber daya tersebut akan digunakan untuk proyek yang telah melalui proses analisis secara sistematis.
1.5. Mengantisipasi Perubahan Kondisi Bisnis
Kondisi bisnis dapat berubah karena faktor ekonomi, persaingan, biaya, permintaan pasar, dan faktor lainnya.
Karena itu, analisis sensitivitas dan skenario menjadi bagian penting dalam evaluasi investasi.
Dengan kompetensi yang memadai, profesional dapat membantu perusahaan menyusun kajian yang lebih terstruktur. Hasil analisis tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses pengambilan keputusan.
2. Materi Training Business Feasibility Study & Investment Analysis
Selama dua hari pelaksanaan training, peserta mendapatkan pembahasan mengenai konsep dasar hingga penerapan analisis kelayakan bisnis dan investasi.
Beberapa materi yang dibahas antara lain:
2.1. Konsep Dasar Business Feasibility Study
Peserta mempelajari konsep dan tujuan studi kelayakan bisnis.
Materi juga membahas fungsi feasibility study dalam pengambilan keputusan serta tahapan utama dalam melakukan kajian kelayakan.
2.2. Identifikasi Peluang dan Konsep Bisnis
Materi membahas cara mengidentifikasi peluang bisnis dan memahami kebutuhan pasar.
Peserta juga mempelajari bagaimana menerjemahkan peluang tersebut menjadi konsep bisnis yang dapat dianalisis.
2.3. Market & Demand Analysis
Peserta mempelajari cara menganalisis kondisi pasar dan karakteristik konsumen.
Pembahasan juga mencakup tingkat permintaan, kompetitor, serta faktor lain yang dapat memengaruhi prospek bisnis.
2.4. Technical & Operational Feasibility
Aspek teknis dan operasional merupakan bagian penting dalam feasibility study.
Peserta mempelajari cara mengevaluasi kebutuhan teknologi, kapasitas, fasilitas, proses kerja, sumber daya, dan kebutuhan operasional.
2.5. Organizational & Management Analysis
Kelayakan bisnis juga dipengaruhi oleh kesiapan organisasi dan manajemen.
Materi mencakup struktur organisasi, kebutuhan sumber daya manusia, pembagian tanggung jawab, serta kesiapan pengelolaan proyek atau bisnis.
2.6. Investment Cost & Financial Projection
Peserta mempelajari penyusunan estimasi kebutuhan investasi dan biaya operasional.
Materi juga membahas proyeksi pendapatan, cash flow, serta komponen penting lainnya dalam analisis finansial.
2.7. Capital Budgeting
Capital budgeting digunakan untuk membantu perusahaan mengevaluasi keputusan investasi jangka panjang.
Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan modal dan potensi pengembalian investasi.
2.8. Analisis NPV, IRR, Payback Period, dan Profitability
Peserta mempelajari berbagai indikator finansial yang digunakan dalam analisis investasi.
Materi membantu peserta memahami cara menggunakan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, dan indikator profitability dalam evaluasi investasi.
2.9. Risk & Sensitivity Analysis
Peserta mempelajari pengaruh perubahan asumsi terhadap hasil analisis.
Pembahasan dapat mencakup perubahan biaya, pendapatan, volume penjualan, maupun kondisi ekonomi.
2.10. Penyusunan Kesimpulan dan Rekomendasi Feasibility Study
Tahap akhir feasibility study adalah menyusun hasil analisis menjadi kesimpulan dan rekomendasi.
Hasil tersebut dapat digunakan oleh manajemen sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
3. Diskusi Studi Kasus Bersama PT. PBM Sarana Bandar Nasional

Salah satu bagian penting dalam Training Business Feasibility Study & Investment Analysis adalah sesi diskusi dan studi kasus.
Pembelajaran tidak hanya berfokus pada teori. Peserta juga diarahkan untuk memahami bagaimana konsep analisis kelayakan bisnis dan investasi dapat digunakan dalam dunia profesional.
Bersama PT. PBM Sarana Bandar Nasional, peserta mengikuti training secara online melalui Zoom selama dua hari, yaitu 17–18 September 2026.
Dalam sesi diskusi, peserta mendapatkan kesempatan untuk:
- Mendalami konsep business feasibility study.
- Membahas faktor yang perlu diperhatikan dalam investasi.
- Mengidentifikasi komponen biaya dan potensi pendapatan.
- Memahami hubungan antara asumsi bisnis dan hasil analisis finansial.
- Mendiskusikan potensi risiko dalam suatu proyek.
- Memahami penggunaan indikator investasi.
- Menghubungkan materi dengan kebutuhan pekerjaan.
- Bertukar perspektif melalui diskusi dan studi kasus.
Pendekatan studi kasus membuat proses pembelajaran menjadi lebih kontekstual.
Peserta tidak hanya memahami istilah seperti NPV, IRR, Payback Period, dan analisis sensitivitas. Peserta juga mempelajari bagaimana informasi tersebut digunakan dalam proses evaluasi investasi.
Interaksi selama training turut mendukung proses pembelajaran. Peserta dapat menyampaikan pertanyaan, mendiskusikan permasalahan, dan memperdalam materi berdasarkan perspektif pekerjaan masing-masing.
Dengan pendekatan tersebut, training tidak hanya berorientasi pada pemahaman konsep. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai penerapan konsep dalam konteks profesional.
4. Komitmen Pusat Training Indonesia dalam Pengembangan Kompetensi
Sebagai lembaga penyedia pelatihan profesional, PT Pusat Training Indonesia berkomitmen mendukung perusahaan dan profesional dalam meningkatkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Pelaksanaan Training Business Feasibility Study & Investment Analysis menjadi salah satu bentuk dukungan tersebut.
Program ini ditujukan untuk membantu profesional memahami proses analisis kelayakan bisnis dan investasi secara lebih terstruktur.
Pusat Training Indonesia juga menyediakan berbagai program pelatihan di bidang:
- Manajemen
- Keuangan
- Bisnis
- Sumber Daya Manusia
- Hukum
- Operasional
- Engineering
- Procurement
- Bidang profesional lainnya
Program pelatihan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan pengembangan kompetensi perusahaan.
5. Dokumentasi Training Business Feasibility Study & Investment Analysis

Training dilaksanakan secara online melalui Zoom. Format ini memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk mengikuti pembelajaran dari lokasi kerja masing-masing.
Dokumentasi kegiatan menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan training. Dokumentasi juga menjadi catatan kegiatan dan apresiasi atas partisipasi peserta.
Dokumentasi dapat mencakup:
- Sesi pembukaan training.
- Penyampaian materi oleh trainer.
- Sesi diskusi interaktif.
- Pembahasan studi kasus.
- Sesi tanya jawab.
- Interaksi antara trainer dan peserta.
- Sesi penutupan training.
- Dokumentasi peserta selama mengikuti training melalui Zoom.
Meskipun dilaksanakan secara online, proses pembelajaran tetap dapat berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab.
6. Kesimpulan Training Business Feasibility Study & Investment Analysis
Training Business Feasibility Study & Investment Analysis yang dilaksanakan pada 17–18 September 2026 secara online melalui Zoom bersama PT. PBM Sarana Bandar Nasional membahas berbagai aspek penting dalam analisis kelayakan bisnis dan investasi.
Peserta mendapatkan pemahaman mengenai proses feasibility study secara sistematis.
Materi mencakup:
- Identifikasi peluang bisnis.
- Analisis pasar.
- Aspek teknis dan operasional.
- Kebutuhan investasi.
- Proyeksi finansial.
- Capital budgeting.
- Indikator kelayakan investasi.
- Analisis risiko.
- Analisis sensitivitas.
Diskusi dan studi kasus juga membantu peserta memahami penerapan konsep tersebut dalam proses analisis dan pengambilan keputusan bisnis.
Melalui training ini, peserta diharapkan memiliki bekal untuk melakukan analisis bisnis dan investasi secara lebih terstruktur. Pemahaman tersebut juga dapat membantu peserta melihat berbagai faktor yang memengaruhi kelayakan suatu proyek.
Pusat Training Indonesia mengucapkan terima kasih kepada PT. PBM Sarana Bandar Nasional atas kepercayaan dan partisipasinya dalam pelaksanaan Training Business Feasibility Study & Investment Analysis.
7. FAQ Training Business Feasibility Study & Investment Analysis
1. Apa itu Training Business Feasibility Study & Investment Analysis?
Training ini membahas konsep dan metode analisis kelayakan bisnis serta evaluasi investasi dari aspek pasar, operasional, finansial, dan risiko.
2. Mengapa feasibility study penting bagi perusahaan?
Feasibility study membantu perusahaan mengevaluasi proyek atau investasi dengan mempertimbangkan kebutuhan sumber daya, potensi keuntungan, risiko, serta faktor yang memengaruhi kelayakan bisnis.
3. Apa saja aspek yang dibahas dalam feasibility study?
Analisis dapat mencakup aspek pasar, teknis, operasional, organisasi dan manajemen, finansial, legal, serta risiko sesuai karakteristik proyek atau bisnis.
4. Apa saja indikator investasi yang dipelajari?
Peserta dapat mempelajari indikator seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period untuk membantu mengevaluasi suatu investasi.
5. Siapa yang dapat mengikuti training ini?
Training ini dapat diikuti oleh profesional di bidang perencanaan bisnis, investasi, keuangan, project management, business development, strategic planning, dan manajemen. Program in-house training juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
8. Penutup
Kebutuhan perusahaan untuk mengambil keputusan bisnis secara lebih terukur terus meningkat.
Karena itu, kemampuan melakukan Business Feasibility Study & Investment Analysis menjadi salah satu kompetensi yang relevan bagi profesional yang terlibat dalam perencanaan dan evaluasi proyek.
Melalui training yang terstruktur, peserta dapat memahami bagaimana suatu peluang bisnis dianalisis dari berbagai perspektif.
Peserta juga dapat memahami hubungan antara aspek pasar, operasional, finansial, dan risiko dalam suatu proyek.
PT Pusat Training Indonesia terus berkomitmen menghadirkan program pelatihan profesional yang relevan, aplikatif, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi perusahaan.
Untuk informasi mengenai Training Business Feasibility Study & Investment Analysis, program in-house training, jadwal, silabus, maupun estimasi investasi pelatihan, silakan hubungi:
Cindy – Marketing Professional
PT Pusat Training Indonesia
WhatsApp: 0812-8392-8224